Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Update Covid-19 Batola: Sudah Menyebar ke Tamban, Penyebabnya Cukup Unik

- Apahabar.com Rabu, 22 April 2020 - 19:18 WIB

Update Covid-19 Batola: Sudah Menyebar ke Tamban, Penyebabnya Cukup Unik

Ilustrasi Covid-19. Foto-Pixabay

apahabar.com, MARABAHAN – Perlahan penyebaran Covid-19 di Barito Kuala mulai merata. Bahkan kasus baru di Kecamatan Tamban terbilang cukup unik.

Batola mengonfirmasi tambahan 5 pasien baru, Rabu (22/4), setelah melakukan swab test terhadap 12 orang.
3 dari pasien-pasien tersebut berjenis kelamin laki-lagi dengan rincian Btl-16 (51 tahun) dari Wanaraya, Btl-17 (66 tahun) warga Barambai dan Btl-18 (51 tahun) berdomisili di Rantau Badauh.

Sama seperti pasien-pasien positif sebelumnya, ketiga orang tersebut pernah melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan, untuk mengikuti Ijtima Ulama Dunia.

Sedangkan Btl-19 (50 tahun) dan Btl-20 (58) tahun berjenis kelamin wanita. Btl-20 yang bermukim di Wanaraya, dinyatakan tertular pasca-kontak erat dengan pasien positif.

Sementara kasus Btl-19 terbilang unik. Wanita warga Tamban ini berkontak erat dan dicurigai ditulari oleh Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang juga sempat mengikuti Ijtima Ulama Dunia di Gowa.

“ODP tersebut sudah menjalani rapid test dan hasilnya reaktif. Namun pasca-swab test pertama, hasil pemeriksaan negatif,” papar dr Azizah Sri Widari, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batola.

“Di sisi lain, hasil rapid test pertama Btl-19 sudah reaktif. Setelah dilakukan swab test, hasilnya juga positif,” imbuhnya.

Terdapat beberapa alasan hasil tes bisa menjadi negatif, ketika seseorang terinfeksi. Salah satunya masih dalam tahap awal, atau ketika jumlah virus di saluran napas masih sedikit.

Pun seiring penyebaran virus di masyarakat, carrier untuk Btl-19 bisa saja dari orang lain, bukan ODP yang terbukti berkontak erat.

“Kami belum bisa menarik kesimpulan penyebab kasus Btl-19. Tetapi yang pasti, kami masih akan melakukan swab kedua untuk ODP tersebut,” tukas Azizah.

Seiring penambahan pasien baru, sudah 20 warga Batola terkonfirmasi positif Covid-19. 14 di antaranya sudah dirawat di RSUD Abdul Aziz Marabahan, kemudian seorang lagi di RS Ansari Saleh Banjarmasin.

“Kelima pasien baru juga secepatnya dirujuk ke RSUD Abdul Aziz. Untuk sementara Btl-16, 17, 19 dan 20 menjalani isolasi di SKB Batola. Hanya Btl-18 yang masih melakukan isolasi mandiri,” tandas Azizah.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terindikasi Ikut Kampanye, 2 ASN Banjarmasin Dilaporkan ke Bawaslu
Dana

Kalsel

BPKAD Tapin Menanti SKPD Serap 64 Persen Sisa Anggaran Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Forum Anak Daerah HST Kembali Dibentuk
apahabar.com

Kalsel

Teror Buaya di Sebamban, Sudah Muncul Sejak 2018
apahabar.com

Kalsel

Pembangunan Gedung Baru Polda di Perkantoran Pemprov Kalsel Dimulai 2022

Kalsel

Dukung Haul ke-16 Abah Guru Sekumpul Ditiadakan, MUI Banjar Ajak Warga Berdoa Covid-19 Cepat Hilang
apahabar.com

Kalsel

Rapid Tes Corona 39 Warga Tanbu Reaktif, Berikut Sebarannya
Covid-19

Kalsel

Hari Ini, Pasien Sembuh Covid-19 di Tanbu Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com