Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN! RESMI! H2D Daftarkan Gugatan Pilgub Kalsel Jilid II ke MK

Update Covid-19 di Indonesia: 2.092 Positif, 150 Sembuh, 191 Meninggal

- Apahabar.com Sabtu, 4 April 2020 - 17:37 WIB

Update Covid-19 di Indonesia: 2.092 Positif, 150 Sembuh, 191 Meninggal

Ilustrasi pasien terjangkit virus corona. Foto-Antara/Ari Bowo Sucipto

apahabar.com, JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat hingga Sabtu (04/04), total positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 2.092 kasus. Ada penambahan 106 kasus positif baru.

Sementara pasien yang sembuh 150 kasus dan meninggal dunia 191 kasus.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan pasien yang sembuh bertambah 16 kasus, sementara yang meninggal bertambah 10 kasus.

Sebelumnya pada Jumat (03/04), tercatat 1.986 kasus positif Covid-19, 181 orang meninggal dan 134 orang dinyatakan sembuh.

“Kita masih cukup prihatin pada hari ini masih terjadi penambahan kasus konfirmasi positif, kita bersyukur juga bahwa ada saudara kita yang sudah sembuh dan kondisinya bagus,” kata Yuri di Jakarta, Sabtu.

Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Keppres No. 11 tahun 2020 dalam menanggulangi virus corona. Keppres tersebut berisi penetapan status Kedaruratan Kesehatan akibat pandemi corona di Indonesia berdasarkan UU No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Kemudian, Presiden Jokowi juga menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 2020. PP itu mengatur soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di suatu daerah guna menekan laju penularan virus corona.

Nantinya, berdasarkan PP tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menetapkan suatu daerah untuk memberlakukan PSBB.

Penetapan juga harus melalui pertimbangan Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Namun, sejumlah pihak mengkritik langkah pemerintah dan menuntut agar diterapkan suatu karantina wilayah, bukan PSBB.(Ant/Cnn)

Editor: Aprianoor

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Awas! Ada Situs Web Tawarkan Vaksin Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Jemaah Takjub Jokowi Sempatkan Shalat Berjamaah di Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Nasional

Cerita dari Jacksen Tiago, Begini Situasi Covid-19 di Brasil
apahabar.com

Nasional

ACT Berangkatkan 20 Truk Bantuan ke Pandeglang dan Lampung Selatan

Nasional

Dunia Sastra Berduka, Umbu Landu Paranggi Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Boeing Akan Bayar Rp2 Miliar kepada Keluarga Korban Pesawat 737 Max
apahabar.com

Nasional

8 Rumah Sakit di Bogor Putus Kontrak dengan BPJS Kesehatan
Simpatisan Habib Rizieq

Nasional

Polisi Amankan Simpatisan Habib Rizieq di Depan PN Jakarta Timur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com