Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

Update Covid-19 Kalsel 11 April: Pasien Positif Stabil, PDP Sesak Napas

- Apahabar.com Sabtu, 11 April 2020 - 20:14 WIB

Update Covid-19 Kalsel 11 April: Pasien Positif Stabil, PDP Sesak Napas

Ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin. Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kondisi mayoritas para pengidap Covid-19 di Kalimantan Selatan dilaporkan terus membaik. Namun tidak dengan sebagian besar pasien dalam pengawasan (PDP).

Per Sabtu (11/4), Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Kalsel melaporkan total ada 29 kasus positif.

Rinciannya, tiga orang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 4 orang meninggal dunia dan 2 lainnya dinyatakan sembuh.

Secara rinci, Juru Bicara Gugus Tugas Muhammad Muslim juga menjabarkan kondisi pasien positif yang saat ini menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan.

Di RSUD Ulin Banjarmasin, pasien dengan kode KS-Covid 01, 02, 03, 10, 11, 13, 14, 15, 16, 17, 29 dalam kondisi yang stabil. Sedangkan KS-Covid 06, 20 masih mengalami sesak nafas. Serta KS-Covid 25 dalam kondisi lemah.

Berikutnya 3 pasien positif yang dirawat di RSUD M Ansari Saleh yaitu KS-Covid 18, 26, 27 juga dalam kondisi stabil.

Pun, dua pasien yang dirawat di RSUD Boejasin Pelaihari yaitu KS-Covid 23 dan 24 juga dalam kondisi stabil.

Selanjutnya, 4 pasien yang menjalani isolasi mandiri secara ketat. Yaitu KS-Covid 08, 07, 22, 29 juga dilaporkan dalam kondisi baik dan stabil.

Gugus Tugas juga melaporkan kondisi PDP. Terdata hingga pukul 16.00, ada penambahan 4 pasien baru.

Yaitu 2 PDP dari RSUD Ulin Banjarmasin dan 2 PDP dari RSUD Hasan Basri Kandangan. Sehingga total tercatat sebanyak 13 PDP yang menjalani perawatan tim medis.

“Dari 13 pasien tersebut, di RS Ulin sebanyak 7 pasien, RS Ansari Saleh 2 pasien, RS Boejasin 1 pasien, RS Abdul Aziz 1 pasien dan RS Hasan Basri 2 pasien,” paparnya.

Di RSUD Ulin Banjarmasin, 2 PDP yaitu Ulin 27 dan 45 dalam kondisi stabil. Sedangkan Ulin 42, 43, 44, 46 dan 47 dilaporkan masih mengalami gangguan sesak nafas.

“Tambahan Ulin-46 yaitu laki-laki 39 tahun asal Banjarmasin dan Ulin-47 yaitu laki-laki 45 tahun asal Banjarmasin. Keduanya masih sesak nafas,” ungkapnya

Laporan lainnya menyebutkan PDP yang dirawat di RS Ansari Saleh, yaitu seseorang berusia 46 tahun asal Banjarmasin dalam kondisi lemah.

PDP yang dirawat di RS Boejasin Pelaihari yaitu BJ-3, di perawatan hari kedua mengalami sesak nafas. 2 PDP yang dirawat di RSUD Abdul Aziz Batola yaitu AZ 02 dan 03 menunjukkan kondisi stabil.

Kemudian di RSUD Hasan Basri Kandangan dilaporkan dua pasien lansia yaitu HB-01, laki-laki usia 51 tahun dan HB-02, perempuan usia 65 tahun. Kondisi keduanya saat ini mengalami batuk, pilek, sesak nafas, serta suhu tubuh yang cukup tinggi.

Data pembaharuan tim Gugus Tugas Covid-19 juga melaporkan penambahan 15 orang dalam pemantauan (ODP), sehingga tercatat sore ini sebanyak 1.194.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sempat Jadi Daya Tarik, Begini Nasib Buaya di Taman Jahri Saleh Sekarang
apahabar.com

Kalsel

Dirawat di RSUD Barabai, OTG asal BAT Keluhkan Gejala Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Juli, PDAM Bandarmasih Tutup Loket Pembayaran
apahabar.com

Kalsel

Waspada Virus Corona, Dinkes Banjar Edarkan Surat Imbauan
apahabar.com

Kalsel

Akibat Covid-19, PAD Kalsel Merosot 50 Persen
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel: Momentum HUT Ke-73 Bhayangkara Tingkatkan Pelayanan pada Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Berharap Mahasiswa Uniska Jadi Profesional di Bidang Komunikasi
apahabar.com

Kalsel

Pembagian Disinfektan Gratis Picu Kerumunan, Camat Banjarmasin Timur Janji Tidak Terulang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com