Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Usai Banjarmasin, Paman Birin Setujui PSBB 3 Wilayah

- Apahabar.com Sabtu, 25 April 2020 - 19:42 WIB

Usai Banjarmasin, Paman Birin Setujui PSBB 3 Wilayah

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Usai Banjarmasin, tiga daerah di Kalimantan Selatan ikut mengusulkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Ketiganya adalah Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar.

Pemerintah Kalimantan Selatan tengah mempersiapkan dokumen untuk mengajukan pembatasan wilayah itu ke Kementerian Kesehatan.

“Saat ini kita siapkan dokumen dan sedang dilakukan verifikasi. Ini sudah ditandatangani oleh Pak Gubernur Sahbirin Noor [Paman Birin]. Selanjutnya akan kita ajukan ke Menteri Kesehatan,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, HM Muslim dalam siaran persnya kepada apahabar.com, Sabtu (25/4) sore.

Per 24 April kemarin, Banjarmasin resmi menerapkan PSBB. Masifnya penyebaran virus menular itu jadi alasan.

Pemprov Kalsel merasa zona-zona merah lainnya yang menyumbang banyak kasus positif Covid-19 juga perlu di-PSBB.

“PSBB yang saat ini dilakukan di Banjarmasin tentu saja akan kita lakukan evaluasi bagaimana efektivitasnya,” lanjut Muslim

Menginjak hari ketiga, diketahui belum sepenuhnya masyarakat displin akan aturan PSBB Banjarmasin.

Masyarakat, kata Muslim, masih banyak yang tidak menggunakan masker saat berkeliaran.

Selain itu arus lalu lintas di beberapa wilayah masih terpantau padat merayap.

“Masih terdapat beberapa (warga) yang belum disiplin seperti menggunakan masker saat berada di luar rumah, arus lalu lintas masih padat begitu pula dengan beberapa hal lainnya,” ungkap kepala Dinas Kesehatan Kalsel.

Dia berharap aparat lebih maksimal dalam menegakkan aturan selama pandemi Covid-19.

Sebab, PSBB adalah bagian dari upaya memutus rantai penularan dengan memberikan pembatasan-pembatasan kepada area-area tertentu.

“Di antaranya adalah yang berkaitan dengan angkutan. Kemudian tempat-tempat kerumunan dan daerah tertentu yang harus betul-betul dibatasi,” imbuhnya

Kepada seluruh masyarakat agar mengikuti anjuran dan ketentuan yang telah disampaikan oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

Terlebih, pemerintah sudah menyiapkan bantuan dana dan logistik untuk warga yang terdampak Covid-19.

“Mari kita bersama-sama mendukung PSBB ini, lebih banyak diam di rumah. Apalagi pada saat ini adalah masa-masa bulan Ramadan, saat-saat lebih banyak beribadah baik tadarus, tarawih dan lainnya dilakukan optimal di rumah saja,” pungkasnya

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

Keren! Pelajar Kandangan Kembali Dipilih Jadi Paskibraka Nasional
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kejar Target, Bapelkes Banjarbaru Curi Start Swab Masif

Pemprov Kalsel

Paman Birin Pastikan Jokowi Hadiri HPN 2020 di Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Sambut Ramadan, Pemprov Kalsel Launching Pasar Murah ‘Door To Door’
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jelang PSBB Banjarmasin, Dinsos Kalsel Wacanakan Pembagian Makan Sahur dan Buka Puasa
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Setuju Kabupaten Banjar Terapkan PSBB
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Cetak Ribuan Petani Milenial, Kadis Pertanian: BPP Homebasenya
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Waspada Darah Tinggi Mengintai Jemaah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com