Resmi! Amboo Sakka Dilantik sebagai Sekda Tanbu Definif Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Demi Top Up Game Online, Pria di Balikpapan Tipu Puluhan Orang Persiapan PON Papua, Balikpapan Sumbang 61 Atlet untuk Perkuat Kaltim Rekap PSU Sejumlah Kecamatan Selesai, KPU Banjar Gelar Penghitungan Lusa

Vaksin Belum Ditemukan, Kenali 5 Kelemahan Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 7 April 2020 - 06:30 WIB

Vaksin Belum Ditemukan, Kenali 5 Kelemahan Covid-19

Mencuci tangan. Foto-Pexels/Burst

apahabar.com, JAKARTA – Hingga kini peneliti masih terus bekerja keras menemukan vaksin untuk meredam angka infeksi Covid-19.

Tapi tahukah kamu jika Covid-19 sebenarnya memiliki beberapa kelemahan yang bisa kita siasati untuk mencegah penyebaran penularannya. Seperti artikel dari Fimela.com ada 5 kelemahan virus corona yang wajib diketahui. Cek infonya berikut ini.

Mudah Hancur dengan Sabun dan Air Mengalir

Kelemahan virus corona yang pertama ialah mudah dihancurkan dan mati jika terkena sabun dan dibersihkan dengan air mengalir. Itulah alasannya mengapa pemerintah dan beberapa kampanye kesehatan lainnya mewajibkan kita untuk rajin mencuci tangan baik sebelum beraktivitas maupun sesudah beraktivitas.

Kandungan senyawa sabun menghancurkan tiga bagian yang ada pada virus corona yakni :

DNA atau RNA yang menjadi inti dari virus.Protein yang merupakan bahan baku virus untuk menggandakan diri.Lapisan lemak sebagai pelindung luarnya.Ketiga bagian tersebut tidak terikat secara kuat antara satu dengan yang lainnya  sehingga, saat lapisan lemak hancur karena bertemu dengan senyawa sabun maka, virus corona pun akan hancur dan mati.

Maka dari itu, untuk menghindari penyebaran COVID-19, kamu harus rajin mencuci tangan karena tindakan ini ampuh menghancurkan virus. Cuci tangan anda dengan benar dan dibersihkan dengan air mengalir sehingga tangan anda tetap sehat dan steril, virus pun akan sulit menginfeksi.

Bisa Kalah dengan Antibodi

Selanjutnya, kelemahan virus corona yang lain ialah mudah dikalahkan dengan antibodi manusia yang sehat. Virus sejatinya akan sulit masuk menginfeksi tubuh manusia jika manusia tersebut memiliki sistem imun atau antibodi yang kuat.

Sistem imun yang baik didapatkan dari pola hidup sehat misalnya, rajin berolahraga dan rajin mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. Nutrisi yang ada dalam makanan dapat memberikan banyak manfaat yang berpengaruh pada sistem imunitas tubuh.

Tentunya kabar bahwa salah satu kelemahan virus corona ialah sulit menginfeksi tubuh dengan antibodi yang kuat dibenarkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Australia. Mereka membuat sejumlah eksperimen dengan pasien COVID-19 dan memantau kadar antibodinya setiap hari.

Mudah Dibasmi dengan Disinfektan

Virus corona yang menyebabkan COVID-19 ternyata cukup lemah jika berhadapan dengan bahan disinfektan. Hal ini serupa dengan virus corona lainnya yang menyebabkan SARS dan MERS.

Berdasarkan hasil penelitian, virus tersebut dapat dinon-aktifkan dengan bahan disinfektan yakni, alkohol dengan kadar 60%-70%, hidrogen peroksida 0,5%, atau sodium hipoklorit dengan kadar 0,1% dalam waktu 1 menit.

Itu juga merupakan alasan mengapa saat ini digencarkan penyemprotan disinfektan secara massal baik penyemprotan disudut-sudut kota hingga perorangan. Kamu juga bisa menggunakan disinfektan untuk membersihkan beberapa barang ataupun peralatan yang kamu ginakan sehari-hari agar terhindar dari infeksi virus.

Mudah Lemah Apabila Terkena Suhu panas

Kelemahan virus corona selanjutnya ialah mudah melemah pada suhu panas. Memang belum ada penelitian yang betul-betul membuktikan bahwa teori ini benar, COVID-19 lemah terhadap panas.

Akan tetapi, pada virus corona yang menyebabkan penyakit SARS, suhu panas terbukti dapat melemahkan virus. Hal ini juga serupa dengan data yang diterbitkan oleh WHO bahwa virus penyebab SARS bisa terbunuh pada suhu 56°C.

Tidak Bisa Bertahan Lama di Permukaan

Virus corona memang bisa bertahan beberapa hari di permukaan benda. Namun, seiring berjalannya waktu, virus ini tidak lagi cukup kuat untuk bisa menimbulkan infeksi. Sehingga baik WHO maupun Kementerian Kesehatan RI tidak melarang aktivitas pengiriman paket antar negara karena risiko penularan melalui media pengiriman paket tersebut sangatlah rendah. (lip6)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

alat peraga kampanye.

Kalsel

Alat Peraga ada di Masa Tenang, Paslon di Banjarmasin Terancam Masuk Tindak Pidana
apahabar.com

Kalsel

Disupport Warga, Dokter Muda Terinfeksi Covid-19 di Kotabaru Terenyuh
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tala Gandeng Kemenag Cs Gelar Salat Istisqa
apahabar.com

Kalsel

SD di HST Disambar Api, Siswa Panik Berhamburan
apahabar.com

Kalsel

Tak Difungsikan, Pos Kesehatan di Dusun Lipon Kotabaru Bak Rumah Hantu!
apahabar.com

Kalsel

Lihat Polisi Ploting Pagi, Puluhan Warga Martapura Tak Bermasker Putar Arah
apahabar.com

Kalsel

Inovasi Kodim 1008/Tanjung, Motor Babinsa Bisa Semprot Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Bioskop XXI DM Banjarmasin Buka 29 Juli, Cek Faktanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com