Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Ventilator Portabel Karya Anak Bangsa Diuji Kemenkes

- Apahabar.com Selasa, 7 April 2020 - 06:00 WIB

Ventilator Portabel Karya Anak Bangsa Diuji Kemenkes

Ilustrasi ventilator. Foto-BBC

apahabar.com, JAKARTA – Saat dunia digoyang Covid-19, anak bangsa menciptakan ventilator portable.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan ventilator itu kini sedang diuji di Kementerian Kesehatan.

“Satu alat kesehatan lagi yang sangat krusial dalam penanganan Covid-19 adalah ventilator,” katanya.

Seiring dengan banyaknya pasien COVID-19, kata dia, keberadaan ventilator dibutuhkan dalam jumlah besar untuk menunjang pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Sembari menunggu kedatangan ventilator dari luar negeri, kata dia, tim yang dipimpin Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang membuat ventilator portabel.

“Kita berupaya membuat ventilator dalam negeri dan tim dipimpin BPPT sudah sampai pada tahap membuat portabel ventilator yang sudah diuji di antara dokter, saat ini sedang diuji Kemenkes. Sehabis ini, diuji di RS,” katanya.

Dia mengharapkan dalam waktu dua minggu ke depan ventilator portabel tersebut segera bisa diproduksi dalam jumlah yang besar. “Paling tidak membantu untuk pasien yang non-ICU (Intensive Care Unit) yang membutuhkan bantuan ventilator,” katanya.

Selain itu, Bambang menyampaikan bahwa ventilator portabel tersebut hampir semuanya menggunakan komponen lokal. “Yang terpenting, TKDN (tingkat komponen dalam negeri) dari ventilator ini hampir 100 persen,” katanya.

Jumlah pasien positif Covid-19 hingga Senin, pukul 12.00 WIB tercatat 2.491 kasus, dengan rincian pasien sembuh 192 orang, sedangkan 209 meninggal dunia.

Catatan pemerintah menunjukkan DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pasien positif Covid-19 terbanyak, yaitu 1.232 jiwa, sedangkan Jawa Barat 263 kasus, Jawa Timur (189), Banten (187), Jawa Tengah (132), dan Sulawesi Selatan (113).

Data gugus tugas mencatat 32 provinsi terpapar Covid-19 dengan rincian 20 provinsi mengalami peningkatan kasus positif per 6 April, di antaranya di Bali (tambah tujuh kasus), Banten (10), D.I. Yogyakarta (6), DKI Jakarta (101), Jawa Barat (11 kasus), Jawa Tengah (12 kasus), Jawa Timur (1), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Timur (1).

Kalimantan Tengah (9), Kalimantan Selatan (2)), Kalimantan Utara (7), Nusa Tenggara Barat (3), Sumatera Barat (10), Sulawesi Utara (2), Sumatera Utara (1), Sulawesi Tenggara (1), Sulawesi Selatan (30), Lampung (1), dan Riau (2). (rep)

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Arswendo Atmowiloto Tutup Usia  
apahabar.com

Nasional

CH-4 Rainbow, Drone Tempur Bakal Diakuisisi Indonesia untuk Jagal Para Pemberontak Macam OPM
apahabar.com

Nasional

Program Tabur Berhasil Tangkap 180 Buron Selama 2018
apahabar.com

Nasional

Heboh Saling Kawal di TPS, Pengamat: Ini Merupakan Hal Baru di Pemilu
apahabar.com

Nasional

Tangkal Hoax, Pemerintah Imbau Humas Kementerian Gunakan Pendekatan Budaya
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Jemaah Haji Menuju Arafah
apahabar.com

Nasional

Haornas 2019: Tembus Kancah Internasional, Esport Kalsel Wajib Didukung
apahabar.com

Nasional

Sikap PBNU Terhadap Proses Legislasi RUU HIP
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com