Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan

- Apahabar.com Rabu, 1 April 2020 - 16:15 WIB

Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan

kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, Hamidi, saat menunjukkan buku pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Penyemprotan disinfektan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meminimalisir penularan virus Covid-19. Belakangan, penyemprotan dilakukan secara massal pada fasilitas-fasilitas umum hingga melalui bilik khusus yang diyakini mampu membunuh virus menular tersebut.

Menurut Plt kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, Hamidi, penggunaan cairan disinfektan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Kandungan bahan baku kimia dapat menyebabkan penyakit berbahaya apabila dilakukan dalam jangka berkepanjangan.

“Sekali lagi itu bukan untuk manusia,” tegas Hamidi.

Cairan disinfektan dianjurkan hanya disemprotkan pada permukaan atau benda-benda. Hamidi menerangkan bahan kimia tersebut bersifat akumulasi.

” Dokter paru bahkan tidak menganjurkan untuk itu. Bahan kimia kalau masuk ke dalam tubuh itu akan menimbulkan iritasi kulit dan terganggunya saluran pernapasan,” terangnya.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan sebenarnya sudah berulang kali memberikan imbauan mengenai pencegahan sebaran Covid-19 yang bisa diterapkan masyarakat secara mandiri. Di antaranya adalah rutin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir serta menjaga jarak satu sama lain.

“Jangan sampai kondisinya ketika selesai Covid-19, masalah lain yang timbul,” imbuhnya
Dirinya menghimbau agar masyarakat taat pada imbauan mengenai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk memutus rantai penularan, masyarakat juga diminta agar tidak melakukan aktivitas di luar apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ini Alasan Warga Menutup Dengan Portal Jalan Simpang Adhyaksa
apahabar.com

Kalsel

Haul Sekumpul, Disdik Banjar Liburkan Sekolah 2 Hari
apahabar.com

Kalsel

Diduga akibat Korsleting, Amuk Api di Veteran dari Bedakan
apahabar.com

Kalsel

Pipa PDAM Intan Banjar Bocor ‘Tengah Malam’, Warga Manarap Bingung Mengadu ke Mana?
apahabar.com

Kalsel

Tolak Judicial Review ke MK, BEM se-Kalsel: Rezim Ini Sudah Kuasai Semua Lini!
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Rencanakan Pemindahan Pasar Terapung Lok Baintan
apahabar.com

Kalsel

Tuan Guru Rusbani: Andin Sofyanoor Zuriah Sultan Sulaiman
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Belum Usai, Kajari Kotabaru Imbau Warga Tetap Patuhi Prokes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com