Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa?

Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan

- Apahabar.com Rabu, 1 April 2020 - 16:15 WIB

Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan

kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, Hamidi, saat menunjukkan buku pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Penyemprotan disinfektan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meminimalisir penularan virus Covid-19. Belakangan, penyemprotan dilakukan secara massal pada fasilitas-fasilitas umum hingga melalui bilik khusus yang diyakini mampu membunuh virus menular tersebut.

Menurut Plt kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, Hamidi, penggunaan cairan disinfektan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Kandungan bahan baku kimia dapat menyebabkan penyakit berbahaya apabila dilakukan dalam jangka berkepanjangan.

“Sekali lagi itu bukan untuk manusia,” tegas Hamidi.

Cairan disinfektan dianjurkan hanya disemprotkan pada permukaan atau benda-benda. Hamidi menerangkan bahan kimia tersebut bersifat akumulasi.

” Dokter paru bahkan tidak menganjurkan untuk itu. Bahan kimia kalau masuk ke dalam tubuh itu akan menimbulkan iritasi kulit dan terganggunya saluran pernapasan,” terangnya.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan sebenarnya sudah berulang kali memberikan imbauan mengenai pencegahan sebaran Covid-19 yang bisa diterapkan masyarakat secara mandiri. Di antaranya adalah rutin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir serta menjaga jarak satu sama lain.

“Jangan sampai kondisinya ketika selesai Covid-19, masalah lain yang timbul,” imbuhnya
Dirinya menghimbau agar masyarakat taat pada imbauan mengenai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk memutus rantai penularan, masyarakat juga diminta agar tidak melakukan aktivitas di luar apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

kabupaten banjar

Kalsel

Bejat! Ayah Tiri Perkosa Anaknya yang Masih Berusia 8 Tahun di Banjar
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Sejumlah Wilayah Kalsel Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem
apahabar.com

Kalsel

60 Kasus Baru Covid-19 di Kalsel, Berikut Sebarannya
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Kecelakaan di Jalan Gubernur Subarjo, Sopir Terjepit Dalam Truk!
apahabar.com

Kalsel

95 SD di Banjarmasin Kekurangan Murid, Ini Daftar Sekolahnya
apahabar.com

Kalsel

Blunder, Bupati Tanbu Wacanakan Pembubaran Posko Perbatasan
apahabar.com

Kalsel

KH Hasanudin Jadi Khatib di Masjid Agung Al Munawwarah Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Antrean Warga Mengular di Kantor BPJS Barabai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com