Kopi Liberika Diminati Mancanegara, SPI Kalsel Sebut Mutiara Hitam Gambut Keren! OB-Sekuriti UIN Antasari Banjarmasin Juga Divaksin OTT KPK di Amuntai, Pegawai Kaget Ruang Kerja Bupati HSU Sudah Disegel Siang Ini, KSAL Bareng Menko Perekonomian Kunker Tinjau Vaksinasi-Replanting di Kotabaru Raperda Pajak HST Tuai Kritik, Jangan Matikan Usaha Kecil

WNA Mulai Dilarang Masuk ke Indonesia, Simak Ketentuannya

- Apahabar.com     Kamis, 2 April 2020 - 12:56 WITA

WNA Mulai Dilarang Masuk ke Indonesia, Simak Ketentuannya

Mulai hari ini, warga negara asing (WNA) dilarang masuk ataupun sekadar transit di Indonesia. Foto-Ilustrasi orang asing-Jawa Pos

apahabar.com, JAKARTA – Mulai hari ini, warga negara asing (WNA) dilarang masuk ataupun sekadar transit di Indonesia.

Kebijakan itu diambil Kementerian Hukum, dan Hak Asasi Manusai (Kemenkumham) guna memutus mata rantai virus Corona penyebab Covid-19.

“Peraturan ini akan diberlakukan mulai tanggal 2 April 2020, pukul 00.00 WIB sampai dengan masa pandemi Covid-19 berakhir yang dinyatakan oleh instansi berwenang,” kata Plt Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting dilansir Kompas.com, Kamis (2/4).

Larangan itu termaktub dalam Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Pertimbangannya mengacu pada perkembangan wabah virus yang telah menjadi pandemi di lebih dari 150 negara.

Namun, terdapat pengecualian larangan bagi orang-orang tertentu seperti orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas, serta orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

Kemudian, tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan, awak alat angkut baik laut, udara maupun darat, serta orang asing yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional.

Meski mendapat pengecualian, mereka tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan. Yaitu adanya surat keterangan sehat dalam bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan dari masing-masing negara.

Sebelumnya, Ditjen Imigrasi menerapkan kebijakan pembatasan masuk atau transit wilayah Indonesia pada Jumat (20/3). Kebijakan tersebut berlaku bagi orang asing yang pernah tinggal atau mengunjungi wilayah Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Perancis, Jerman, Swiss, dan Inggris dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengajukan permohonan untuk masuk ke Indonesia.
Kebijakan berikutnya adalah penangguhan satu bulan Bebas Visa Kunjungan, Visa on Arrival, dan Bebas Visa Diplomatik/Dinas.

Kebijakan ini juga sudah berlaku sejak Jumat (20/3/2020). Adapun kebijakan itu mengacu pada Permenkumham Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal dalam Upaya Pencegahan Masuknya Virus Corona, Permenkumham Nomor 8 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Bebas Visa Kunjungan dan Visa Kunjungan Saat Kedatangan serta Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa. (KMP)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam?
apahabar.com

Nasional

Merapi Gugurkan Lava Pijar 6 Kali, Status Waspada Level II
apahabar.com

Nasional

Selain Wiranto, Ini Pemimpin Dunia Lolos dari Upaya Pembunuhan  
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 8.607 Positif, 1.042 Sembuh
Gunung Sinabung

Nasional

Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Sampai ke Aceh
apahabar.com

Nasional

84 Jenazah di RSUD Berkah Pandeglang Membusuk
Elpiji

Nasional

Besok Pilkada, Bagaimana Stok BBM dan Elpiji?
Nakes Mesum

Nasional

Nakes Mesum Sesama Jenis Dinonaktifkan dari Wisma Atlet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com