Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Kalsel

Selasa, 26 Mei 2020 - 17:34 WIB

Ada Ancaman Baru, Banjarmasin Coret 2 Kluster Penyebar Covid-19

Redaksi - Apahabar.com

Banjarmasin benar-benar memberlakukan karantina wilayah di tingkat kelurahan. Pembatasan akses itu tampak berlaku sepanjangan Jalan Banua Anyar yang panjangnya lebih dari satu kilometer, Selasa (26/5). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Banjarmasin benar-benar memberlakukan karantina wilayah di tingkat kelurahan. Pembatasan akses itu tampak berlaku sepanjangan Jalan Banua Anyar yang panjangnya lebih dari satu kilometer, Selasa (26/5). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tim Gugus Tugas mencoret dua kelompok dari daftar kluster penyebar Covid-19 di Banjarmasin.

Keduanya adalah jaringan dari pasien Ulin-1 dan jemaah Ijtima Ulama, Gowa Sulawesi Selatan.

Juru Bicara Gugus Tugas Machli Riyadi menyampaikan dua klaster itu sudah dicoret karena tak ditemukan lagi bukti penyebaran Covid-19.

“Dua kluster selesai karena masa inkubasi selama 14 hari mereka sudah habis dan tidak ada kasus terkonfirmasi positif lagi,” ujar Machli, Selasa (26/5).

Kluster Gowa sempat mendominasi dengan 18 kasus Covid-19. Sedangkan kluster dari keluarga pasien Ulin-19 hanya 5 kasus.

Baca juga :  Polemik Makam Sultan Suriansyah Meruncing, Disbudpar Enggan Ambil Pusing

Machli juga menyampaikan apabila terdapat kasus terinfeksi Covid-19 yang membuat lonjakan baru.

Maka bisa disimpulkan hasil perkembangan tersebut dari transmisi dan tracking petugas medis di lapangan.

“Selain dari kluster multifaktor yang terus bertambah datanya,” lanjutnya.

Dengan pengurangan itu Banjarmasin masih mempunyai empat kluster tersisa.

Keempatnya adalah kluster Pasar Sentra Antasari, Pekapuran, Multifaktor dan Sungai Bilu.

Kemunculan Sungai Bilu sebagai kluster baru penularan Covid-19 baru tadi dilaporkan.

Baca juga :  Pilkada Digelar di Tengah Pandemi, Bawaslu RI: Jangan Sampai Ada Klaster Baru

Kluster Sungai Bilu memiliki jumlah orang terkonfirmasi terbanyak dengan 17 kasus.

“Untuk kasus yang dominan masih kluster dari Pasar Sentra Antasari,” tegasnya.

Di sisi lain, Machli mengapresiasi dua kelurahan yang hingga saat ini masuk zona hijau alias bebas Covid-19.

Yakni, Kelurahan Alalak Tengah, Banjarmasin Utara dan Kertak Baru Ulu, Banjarmasin Tengah.

“Kita imbau dua kelurahan ini untuk terus mencegah penyebaran Covid-19,” jelas dia.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Ramadan, Bupati Pastikan Harga Stabil di Hulu Sungai Selatan
Berkas Dukungan Lengkap, Khairul-Ali Al Habsyi Pastikan Maju di Pilkada Banjarmasin

Kalsel

Berkas Dukungan Lengkap, Khairul-Ali Al Habsyi Pastikan Maju di Pilkada Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Atraksi Barongsai Hibur Penumpang di Bandara Syamsudin Noor Saat Imlek
apahabar.com

Kalsel

Amankan Natal dan Tahun Baru 2019, Polda Kalsel Terjunkan 1.654 Personil Gabungan
apahabar.com

Kalsel

PSBB Dimulai 16 Mei, Batola Tak Menugaskan ‘Polisi India’
apahabar.com

Kalsel

Sampah Perayaan Tahun Baru di Banjarmasin 580 Ton
Hujan Semalaman, HST Dirundung Beragam Musibah

Kalsel

Hujan Semalaman, HST Dirundung Beragam Musibah
apahabar.com

Kalsel

Sidang Keliling Isbat Nikah di Batola, Intip Jadwal dan Syaratnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com