Catat! 3 Lokasi Pos Jaga PPKM Level IV di Banjarmasin PPKM Level IV, Banjarmasin Dirundung Sederet Masalah Resmi Direvisi! PPKM Level 4 Banjarmasin Hanya Berlaku Hingga 2 Agustus Dear Warga Banjarmasin! Siapkan Kartu Vaksinasi Sebelum Ditanya Petugas PPKM Level 4 Perjuangan Penyintas di Banjarmasin, Jadi Pendonor untuk Selamatkan Pasien Covid-19

Adu Fisik dengan Petugas, Polisi Beberkan Kesalahan Habib Umar

- Apahabar.com     Kamis, 21 Mei 2020 - 14:43 WITA

Adu Fisik dengan Petugas, Polisi Beberkan Kesalahan Habib Umar

Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil bersitegang dengan petugas PSBB. Foto-Viva

apahabar.com, JAKARTA – Jagat dunia maya heboh dengan insiden pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di cek poin pintu keluar Tol Satelit Surabaya pada Rabu (20/5) sore.

Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, terlihat seorang pria berpakaian gamis sempat bersitegang dengan petugas karena mobil yang ditumpanginya dipaksa putar balik karena melanggar PSBB.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan bahwa sesuai pelat nomor kendaraan bahwa pria bergamis penumpang mobil sedan Camry itu ialah Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil, Pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan.

Dikatakannya, insiden bermula ketika petugas menghentikan mobil tersebut yang melaju dari arah Malang dan keluar di pintu keluar Tol Satelit Surabaya.

Petugas melakukan pemeriksaan karena pelat mobil/nopol adalah N (Pasuruan), bukan L (Surabaya) dan W (Sidoarjo atau Gresik).

“Kedua, sopir tidak menggunakan masker. Ketiga, kapasitas (jumlah penumpang) melebihi,” ucapnya.

Karena diketahui melanggar aturan PSBB yang berlaku di Kota Surabaya maka petugas gabungan pun meminta pengemudi dan pemilik mobil agar berputar balik.

Perwira dengan tiga melati emas itu menyatakan petugas sudah meminta pemilik mobil berputar dengan cara baik-baik, namun cara humanis petugas direspons oleh pria bergamis itu dengan kata-kata kasar.

Atas insiden tersebut, dia meminta di masa pandemi Covid-19, semua elemen masyarakat memahami dan memaklumi pentingnya kedisiplinan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Corona.

“Kedisiplinan melaksanakan protokol kesehatan harus menjadi tanggung jawab pribadi dan keluarganya,” tuturnya. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

ICJR Menentang Wacana Hukuman Mati Koruptor Bansos, Ini Alasannya
apahabar.com

Nasional

Beda Pilihan Bisa Memicu Perceraian Hingga Pembunuhan, Berikut Datanya
apahabar.com

Nasional

Canberra Jadi Kota Pertama di Australia yang Bolehkan Warganya Isap Ganja
apahabar.com

Nasional

Baru Diluncurkan, Aplikasi Ojek Online ‘Bonceng’ Diserang Hacker
apahabar.com

Nasional

Potret Ibu Kota, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Sedunia
Mantan Juru Bicara Presiden ke-4 Gus Dur, Wimar Witoelar. Foto-net

Nasional

Mantan Jubir Presiden Gus Dur Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Fakta Nadjmi Adhani dan Sederet Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Kemendagri Ingatkan Instruksi Presiden
apahabar.com

Nasional

Harga Tiket Melambung, Agen Perjalanan Goyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com