Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Nasional

Kamis, 21 Mei 2020 - 14:43 WIB

Adu Fisik dengan Petugas, Polisi Beberkan Kesalahan Habib Umar

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil bersitegang dengan petugas PSBB. Foto-Viva

Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil bersitegang dengan petugas PSBB. Foto-Viva

apahabar.com, JAKARTA – Jagat dunia maya heboh dengan insiden pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di cek poin pintu keluar Tol Satelit Surabaya pada Rabu (20/5) sore.

Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, terlihat seorang pria berpakaian gamis sempat bersitegang dengan petugas karena mobil yang ditumpanginya dipaksa putar balik karena melanggar PSBB.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan bahwa sesuai pelat nomor kendaraan bahwa pria bergamis penumpang mobil sedan Camry itu ialah Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil, Pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan.

Baca juga :  718 Bahasa Daerah Dipetakan

Dikatakannya, insiden bermula ketika petugas menghentikan mobil tersebut yang melaju dari arah Malang dan keluar di pintu keluar Tol Satelit Surabaya.

Petugas melakukan pemeriksaan karena pelat mobil/nopol adalah N (Pasuruan), bukan L (Surabaya) dan W (Sidoarjo atau Gresik).

“Kedua, sopir tidak menggunakan masker. Ketiga, kapasitas (jumlah penumpang) melebihi,” ucapnya.

Karena diketahui melanggar aturan PSBB yang berlaku di Kota Surabaya maka petugas gabungan pun meminta pengemudi dan pemilik mobil agar berputar balik.

Baca juga :  Polisi: SPDP Prabowo Ditarik Karena Belum Saatnya

Perwira dengan tiga melati emas itu menyatakan petugas sudah meminta pemilik mobil berputar dengan cara baik-baik, namun cara humanis petugas direspons oleh pria bergamis itu dengan kata-kata kasar.

Atas insiden tersebut, dia meminta di masa pandemi Covid-19, semua elemen masyarakat memahami dan memaklumi pentingnya kedisiplinan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Corona.

“Kedisiplinan melaksanakan protokol kesehatan harus menjadi tanggung jawab pribadi dan keluarganya,” tuturnya. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jika Jadi Anggota DPR, Begini Impian Gitaris Seventeen Sebelum Wafat
apahabar.com

Nasional

Densus 88 Tembak Mati 2 Terduga Teroris di Bekasi, 2 Orang Kabur
apahabar.com

Nasional

Gus Mus Beri Pesan pada Pihak yang Menang
apahabar.com

Nasional

Pasal Karet RKUHP, AJI: Jurnalis Jangan Takut Kritik Pemerintah

Nasional

Menteri Budi Imbau Keselamatan Berkendara Saat Perayaan Maulid
apahabar.com

Nasional

12 Mobil Tabrakan Beruntun, 9 Orang Terluka
apahabar.com

Nasional

Jayapura Diterjang Banjir Bandang, Korban Mencapai 42 Orang
apahabar.com

Nasional

Ustaz Arifin Ilham Diperbolehkan Meninggalkan RS Gleneagles