Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Adu Fisik dengan Petugas, Polisi Beberkan Kesalahan Habib Umar

- Apahabar.com Kamis, 21 Mei 2020 - 14:43 WIB

Adu Fisik dengan Petugas, Polisi Beberkan Kesalahan Habib Umar

Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil bersitegang dengan petugas PSBB. Foto-Viva

apahabar.com, JAKARTA – Jagat dunia maya heboh dengan insiden pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di cek poin pintu keluar Tol Satelit Surabaya pada Rabu (20/5) sore.

Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, terlihat seorang pria berpakaian gamis sempat bersitegang dengan petugas karena mobil yang ditumpanginya dipaksa putar balik karena melanggar PSBB.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan bahwa sesuai pelat nomor kendaraan bahwa pria bergamis penumpang mobil sedan Camry itu ialah Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil, Pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan.

Dikatakannya, insiden bermula ketika petugas menghentikan mobil tersebut yang melaju dari arah Malang dan keluar di pintu keluar Tol Satelit Surabaya.

Petugas melakukan pemeriksaan karena pelat mobil/nopol adalah N (Pasuruan), bukan L (Surabaya) dan W (Sidoarjo atau Gresik).

“Kedua, sopir tidak menggunakan masker. Ketiga, kapasitas (jumlah penumpang) melebihi,” ucapnya.

Karena diketahui melanggar aturan PSBB yang berlaku di Kota Surabaya maka petugas gabungan pun meminta pengemudi dan pemilik mobil agar berputar balik.

Perwira dengan tiga melati emas itu menyatakan petugas sudah meminta pemilik mobil berputar dengan cara baik-baik, namun cara humanis petugas direspons oleh pria bergamis itu dengan kata-kata kasar.

Atas insiden tersebut, dia meminta di masa pandemi Covid-19, semua elemen masyarakat memahami dan memaklumi pentingnya kedisiplinan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Corona.

“Kedisiplinan melaksanakan protokol kesehatan harus menjadi tanggung jawab pribadi dan keluarganya,” tuturnya. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sempat Viral di Medsos, Akhirnya Nenek Sumirah Dapat Bantuan Pangan dan Uang dari Jokowi
apahabar.com

Nasional

Viral Emak Ngamuk karena Motornya Diangkut, Nah Dishub Sudah Benar atau Malah Bikin Salah?
apahabar.com

Nasional

Dewi Persik Pukau Ribuan Masyarakat Kalsel, Paman Birin Ajak Dukung Jokowi
apahabar.com

Nasional

Hasil Situng KPU per 20 April 17.00 WIB Jokowi-Ma’ruf Amin Masih Unggul Sementara
apahabar.com

Nasional

Pemkab Gorontalo Ubah Minuman Captikus Jadi Hand Sanitizer
apahabar.com

Nasional

Jokowi Izin Pindah Ibu Kota ke Kalimantan
apahabar.com

Nasional

KPK OTT Bupati Mesuji Terkait Proyek PUPR
apahabar.com

Nasional

Paling Cepat, THR PNS Cair 8 Mei!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com