2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Air Mata Kapolsek Menetes, Lihat Kondisi Warga Pedalaman Kotabaru

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 00:28 WIB

Air Mata Kapolsek Menetes, Lihat Kondisi Warga Pedalaman Kotabaru

Kapolsek, AKP Nur Alam saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga penghuni gubuk di pedalaman Kotabaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Meluasnya dampak pandemi Covid-19 bagi warga kurang mampu, terus jadi atensi bagi jajaran kepolisian di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Institusi pengayom, sekaligus pengaman masyarakat itu nampaknya enggan tinggal diam.

Dimulai dari tingkat Resort, hingga Sektor terus bergerak memberi santunan sembako, juga masker.

Teranyar ini, giliran Kapolsek Sungai Durian, AKP Nur Alam. Ia didampingi tiga anggotanya menyisiri sejumlah pondok warga di pelosok, untuk berbagi, meringankan beban warga kurang mampu, Senin (4/5) sore.

Menjadi target mereka tiga desa pelosok. Di antaranya, Desa Buluh Kuning, Manunggal Lama, dan Rantau Buda.

Mobil mereka tiba-tiba berhentik, ketika tepat di depan pondok salah satu warga.

Nur Alam berbadan kekar itu sejenak terdiam, dan menarik nafas.

Saat itu, perlahan Kapolsek membuka pintu, dan turun dari mobil.

Raut wajahnya berubah ketika menyaksikan sebuah gubuk tua. Berdinding bambu dan beratapkan daun.

Tepat di depan gubuk, berdiri seorang wanita tua bersama putrinya beralas sendal jepit. Mereka mengenakan pakaian yang cukup sederhana.

Saat itu, suasana jadi hening. Satu anggotanya yang sudah siap dengan paket sembako mendekati Kapolsek.

“Ayo cepat. Mana sembakonya. Kita kasih buat mereka,” pinta Alam.

Sejurus kemudian, Alam bergegas mendekati wanita itu.

“Ini ya, bu. Sedikit rezeki buat sampean. Semoga bermanfaat,” ujar Alam, sembari mengusap air mata yang membasahi pipinya.

Reporter : Masduki
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Wildan; Warga Panik, Langit Merah Saga
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Penerbangan Hanya Satu Kali Per Maskapai di Syamsuddin Noor
apahabar.com

Kalsel

Regulasi 14 Hari Belum Dihapus, Batola Tetap Bekukan BPJS Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Update Karhutla di Kalsel, 4.916,84 Hektar Hutan dan Lahan Hangus Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Kalapas Pastikan Kurir Sabu di Kotabaru Bukan Napi Asimilasi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Potensi Penularan Covid-19 Tinggi, Massa Aksi Anti Omnibus Law di Banjarmasin Diminta Segera Bersihkan Diri
apahabar.com

Kalsel

Iuran BPJS Batal Naik, Pangeran Khairul Saleh: Pelayanan Jangan Sampai Turun
apahabar.com

Kalsel

Dialog Pemindahan Ibu Kota, Kalsel Jadi Wilayah Pertama yang Dikunjungi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com