Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM Banjarmasin ‘New Normal’: Wali Kota Tunggu Pusat , Pakar Tak Sepakat Puncak Covid-19 di Kalsel, Jutaan Warga Diprediksi Terjangkit Tambah Satu Lagi, Balita di Kotabaru Positif Covid-19




Home Kalteng

Rabu, 20 Mei 2020 - 21:36 WIB

Akal-akalan Warga Cari Celah untuk Mudik, Begini Upaya Pemerintah Palangka Raya

rifad - Apahabar.com

Warga berupaya mudik ke Banjarmasin, dengan naik kelotok turun di Bereng Bengkel dan naik lagi ke Kalampangan dan dijemput mobil ke Banjarmasin. Foto-Facebook Karyanto Bereng

Warga berupaya mudik ke Banjarmasin, dengan naik kelotok turun di Bereng Bengkel dan naik lagi ke Kalampangan dan dijemput mobil ke Banjarmasin. Foto-Facebook Karyanto Bereng

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kendati pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik di tengah pandemik Covid-19, namun imbauan ini seolah dianggap angin lalu oleh sejumlah warga.

Berbagai modus dilakukan agar bisa merayakan Idul Fitri di kampung halaman dengan sanak keluarga.

Dari akun Facebook Karyanto Bereng, yang menulis postingan, laporan untuk Tim Gugus Tugas Covid-19 kalau depan Kantor Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, warga dari Palangka Raya mau ke Banjarmasin.

Kemudian naik kelotok turun di Bereng Bengkel dan naik lagi ke Kalampangan dan dijemput oleh mobil ke Banjarmasin.

“Kami mohon tim gugus tugas agar membagi petugasnya untuk posko gugus tugas di Bereng Bengkel, yang melaporkan Mantir Adat Kecamatan Sabangau, mohon kerja samanya terimakasih,” ujarnya Rabu (20/5).

Baca juga :  PSBB Palangka Raya, Tanpa Disiplin Masyarakat Tidak Berjalan Efektif

Menanggapi postingan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan yang dihubungi melalui WhatsApp (WA) mengatakan, akan mengecek kebenaran hal tersebut.

“Kami akan ke TKP besok. Untuk mencegah masyarakat yang dungil (bandel) mudik,” katanya.

Diakuinya memang sejak Kota Palangka Raya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), telah beberapa kali menggagalkan upaya masyarakat mudik.

Untuk itu petugas harus ‘kucing-kucingan’ menutup berbagai aksi modus warga agar tidak lolos dari pengawasan di pos lintas batas.

Seperti aksi nekat sopir travel yang ingin meloloskan penumpangnya dari pemeriksaan petugas. Dengan meminta penumpang jalan kaki untuk menghindari razia di perbatasan.

Baca juga :  Lagi, 2 Positif Covid-19 Banjarbaru Bertambah dari Transmisi Lokal

Selain itu, pernah juga menggagalkan, pemudik dari  Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang bersembunyi di bak belakang mobil pikap dengan ditutupi terpal.

Sementara itu Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyatakan akan lebih memperketat pengawasan di berbagai lini yang bisa dijadikan celah mudik bagi masyarakat.

Bahkan ia berencana akan membahas aturan dengan tim gugus tugas untuk melakukan karantina bagi masyarakat yang nekat mudik.

Untuk itu ia kembali mengingatkan agar warga mematuhi larangan mudik yang telah dikeluarkan pemerintah.

“Bersabarlah demi kebaikan kita bersama. Masih banyak yang bisa kita lakukan untuk melepas kangen dengan keluarga,” imbuhnya.

Reporter: Ahc23
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

BNN Bongkar Sindikat Jaringan Narkoba dari Kalbar
apahabar.com

Kalteng

Pemudik Gunakan Kapal Laut di Kalteng Diprediksi Meningkat
apahabar.com

Kalteng

Alasan Kesehatan, Plt Kadinsos Mundur dari Jabatan
apahabar.com

Kalteng

8 Pegawai Lapas Kelas IIB Muara Teweh Naik Pangkat, 1 Purna Tugas
apahabar.com

Kalteng

Pembangunan Pasar Pondopo Muara Teweh Dianggarkan Rp4 M
apahabar.com

Kalteng

Kalteng Panen Padi Perdana di Lahan Rawa Gambut
apahabar.com

Kalteng

Pengawasan Orang Asing di Sampit Diperketat
apahabar.com

Kalteng

Hasil Olah TKP, Polisi Ungkap Penyebab Laka Maut Renggut Jiwa Pasutri di Teweh