Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Akses Keluar Masuk Kutai Timur Diperketat

- Apahabar.com Rabu, 6 Mei 2020 - 06:00 WIB

Akses Keluar Masuk Kutai Timur Diperketat

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bolang meninjau pos penjagaan di sejumlah akses ke luar masuk wilayah. Foto-Antara

apahabar.com, SAMARINDA – Akses keluar masuk ke Kabupaten Kutai Timur kini diperketat.

Pengetatan itu dilakukan Pemerintah setempat dengan menutup jalur alternatif yang kerap dilalui masyarakat untuk melintas.

Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang mengungkapkan, jalur alternatif itu masih dilalui masyarakat untuk menghindari penjagaan ketat petugas dalam rangka menyetop penyebaran Covid-19. Mengingat kasus Covid-19 di sana terus mengalami penambahan.

“Ini salah satu langkah kita membatasi orang yang masuk atau keluar Kutai Timur tanpa melewati posko,” tegas Kasmidi Bulang, Selasa (5/5).

Dengan ditutupnya jalur ini, lanjutnya, pelaku perjalanan mau tak mau harus masuk ke Sangatta melewati posko penjagaan.

“Sehingga terdata, siapa saja yang masuk ke Sangatta, apa keperluannya dan langsung menjalani karantina di tempat yang sudah kita siapkan,” jelas Kasmidi.

Dia mengaku telah melakukan sidak di sejumlah akses keluar masuk. Seperti jalan di KM 13, kawasan simpang tiga, Desa Sangatta Selatan menuju Kawasan Pertamina dan Desa Sangkima.

“Di tempat ini, kita juga akan melakukan penutupan separuh jalur. Jadi, warga yang mau coba-coba masuk Sangatta dari Kampung Kajang, tidak bisa melintas dan warga yang mau masuk lewat Sangkima, juga harus memutar melalui Posko Patung Burung,” kata Kasmidi.

Ia berharap setelah dilakukan penutupan jalur alternatif menuju Sangatta, tidak ada lagi kendaraan yang bebas mengangkut penumpang.

Melainkan, jika masuk ke Sangatta, maka harus melalui pemeriksaan di Posko Patung Burung.

“Sekarang sudah tidak ada ampun. Mereka yang masuk ke Kutim, melalui Posko Patung Burung, harus masuk karantina dulu selama 14 hari di BPUTK, baru boleh masuk Sangatta, itu instruksi Bupati,” tegasnya.

Tak hanya masyarakat Kutim maupun para pendatang, ASN juga diberlakukan hal yang sama. “Masuk Sangatta, harus karantina dulu,” tandasnya.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Haru Iringi Pelepasan Dewaruci di Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Satu dari 17 Anak di Kaltim Alami Kekerasan Seksual
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Tingkatkan Peran KKSS dalam Pembangunan
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim Sambut Baik Pembangunan Pabrik Semen di Kutim
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Isran Tegaskan Kaltim Sejajar dengan Jawa
apahabar.com

Kaltim

Ratusan Kades Se-Kaltim Bakal Ikuti Raker DD
apahabar.com

Kaltim

Satu Warga Positif Corona, Isran Noor: Kaltim Sudah Bisa Ditetapkan KLB
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Bertekad Kreatif Optimalkan PAD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com