Duh, Wali Kota Balikpapan Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah palsu Satresnarkoba Polres Kapuas Ringkus Pengedar 30 Gram Sabu Sempat Bungkam, 2 Kurir Tapin Akhirnya Beberkan asal Sabu 9 Kg  ‘Kehabisan Napas’, Truk di Kotabaru Timpa Pedagang Pentol! Vaksinasi Tahap 2, Bupati Tapin Jadi Role Model Lansia

Alasan Pemprov Kalsel Belum Cairkan Bansos Covid-19

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 19:37 WIB

Alasan Pemprov Kalsel Belum Cairkan Bansos Covid-19

Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie memaparkan soal bansos Covid-19 yang belum juga dikucurkan. Foto-apahabar.con/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Hingga kini Pemprov Kalsel belum juga menggelontorkan dana bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dinas Sosial Provinsi ( Dinsos) Provinsi Kalsel menyebut sudah ada data 19.419 Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bansos terdampak covid 19 di Kalsel.

“Namun itu baru data usulan dari kabupaten/kota ke Gubernur Kalsel,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Siti Nuriani saat rapat penyampaian hasil kunjungan kerja dalam daerah DPRD Kalsel, Senin (4/5).

Ditekankannya, hanya data dua kabupaten yang belum masuk, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Balangan. Untuk HST masih dalam proses koreksi, sedangkan Balangan masih ditunggu.

Khusus Kabupaten HST karena Bantuan Langsung Tunai (LT) turun melalui PT Pos, maka masih butuh verifikasi. Sebab mungkin saja ada warga yang sudah meninggal atau pindah, dan sebagainya.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, H Abdul Haris Makkie mengatakan Pemprov Kalsel belum bisa menyalurkan bansos lantaran data tidak valid.

Sementara untuk pembagian bantuan, dia sudah menyusun skenario pembagian untuk masyarakat terdampak covid di Kalsel. Ada tiga skenario pemberian bantuan untuk warga terdampak.

“Sementara kita belum bisa menyebutkan bentuk bantuan yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Dia beralasan, hingga kini masih menunggu data warga penerima bantuan yang masih diverifikasi tiap daerah. Sebab untuk mengeluarkan dana tersebut harus sesuai data.

Dia menambahkan, perkembangan sampai saat ini, kapan berakhir wabah Corona pun belum dapat diprediksi. Apakah dua bulan atau sampai akhir tahun 2020.

Sekda menyebut ini erat kaitannya dengan anggaran yang akan dikeluarkan.”Pemerintah daerah harus benar-benar menghitung dengan benar, jangan sampai justru akan membuat daerah bangkrut,” tutup Haris Makkie.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BPK Star 10 Jawara Adu Tangkas Damkar se Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Relawan Banjarbaru Produksi Ribuan Masker Gratis, Sebagian Didonasikan untuk Lumbung Pangan
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Satpol PP dan Damkar Tanbu, Dit Binmas Polda Kalsel Ingatkan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Penyebab Kebakaran di Trisakti Diselidiki, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Pembelajaran Tatap Muka

Kalsel

Secara Bertahap, Pembelajaran Tatap Muka di Tabalong Mulai Dilaksanakan Januari 2021
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Dapur Kue Lam Bakar Syarifah Khas Barabai
apahabar.com

Kalsel

Melangkah Menuju Pilgub Kalsel 2020, Paman Birin Pamit dengan ASN
apahabar.com

Kalsel

Lewat Bank Ini, THR PNS Pemko Banjarmasin Dicairkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com