3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Alimansyah Rasakan Manfaat JKN-KIS di Usia Senja

- Apahabar.com Sabtu, 16 Mei 2020 - 14:51 WIB

Alimansyah Rasakan Manfaat JKN-KIS di Usia Senja

Alimansyah mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid 19 saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehaatan Barabai, Jumat (15/5). Foto-Reza for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Pengunjung Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Alimansyah (66), tak canggung memberi masukan tentang pelayanan pemberi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini.

Lelaki paruh baya asal Desa Banua Hanyar, Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah (HST) ini mengaku puas lantaran prosedur pelayanan yang diberikan sangat baik.

Mengingat pria seumurannya tidak memahami pemakaian gawai atau smartphone seperti kebanyakan orang lain, Alimansyah mengecek langsung kepesertaannya di kantor cabang ini untuk memastikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang ia miliki aktif.

Alimansyah mengatakan, dia hendak berobat karena ada permasalahan pada bola mata kirinya. Dia memerlukan kontrol di Puskesmas yang kemungkinan akan dirujuk ke rumah sakit.

Pernah beberapa kali ia menggunakan KIS untuk berobat. Ia mengaku dilayani dengan baik di Puskesmas tanpa adanya biaya tambahan.

Dia termasuk ke dalam segmen peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBI-D) di HST.

“Alhamdulillah selama pakai nyaman aja, tidak ada tagihan biaya sama sekali, nyamannya lagi tiap bulannya sudah ditanggung Pemerintah,” aku Alimansyah usai pengecekan kepesertaanya, Jumat,(15/5).

Bantuan dari kartu hijau tersebut, kata dia sangatlah bermanfaat. Ia menganggap KIS merupakan pegangan dalam menemani usia senjanya.

“Sekarang sudah ada program seperti ini, sangat membantu sekali untuk orang-orang tua seperti saya,” tutur Alimansyah.

Melihat pentingnya Jaminan Kesehatan, Alimansyah berharap walaupun nanti sudah berganti prisiden hingga kepala daerah nanti,  JKN-KIS tetap ada.

Ia tak bisa membayangkan jika di usianya yang senja itu tidak ada KIS, pasti akan sangat membutuhkan biaya yang sangat banyak. Terlebih orang dengan seusianya pasti juga banyak jumlahnya.

“Mudahan ada terus BPJS Kesehatan, supaya bisa membantu kami terus, bahkan sampai generasi cicit-cicit saya,” harap Alimansyah.

Saat di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai ketika itu, Alimansyah mengikuti protokol dan prosedur pencegahan virus corona atau Covid 19.

“Begitu masuk dari parkiran langsung disuruh untuk cuci tangan dan dicek juga suhu tubuhnya, semua ini agar sama-sama aman,” kata Alimansyah saat bertandang ke Kantor BPJS Cabanh Barabai, Jumat (15/5).

Hal itu dilakukan untuk mencegah merebaknya virus yang berasal dari Wuhan Tiongkok itu. Terlebih orang seumurannya sangat rentan terpapar.

“Lebih-lebih virus yang kita lawan tak terlihat, jadi kalo tidak mengikuti standar pencegahannya bisa bahaya,” tutup Alimansyah.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Stok Darah di PMI Minim, PHKS Kalsel Terketuk Gelar Aksi Sosial
apahabar.com

Kalsel

Kekasih Dibonceng, Pria di Banjarmasin Tusuk Sahabat Pacar Berkali-kali
apahabar.com

Kalsel

Tala Mampu Jadi Produsen Bawang Merah
apahabar.com

Kalsel

Razia Masker di Banjarmasin: Pemkot Raup Jutaan Rupiah, Wilayah Ini Pelanggar Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Ada SD tak Mampu Penuhi Kuota Siswa, Disdik Diminta Melek
apahabar.com

Kalsel

Bukan Lantaran Pendangkalan Sungai, Apa Penyebab Banjir Besar di Pelaihari?
apahabar.com

Kalsel

Borneo Mengabdi, Panggil Relawan Meratus Latihan Kepemimpinan
apahabar.com

Kalsel

Banjir Awal 2020, Basarnas Alihkan Kesiapsiagaan di Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com