3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok!

Awal Pekan, IHSG Naik Seiring Penguatan Bursa Saham Asia

- Apahabar.com Senin, 11 Mei 2020 - 11:36 WIB

Awal Pekan, IHSG Naik Seiring Penguatan Bursa Saham Asia

Ilustrasi - Warga melintas layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan bergerak naik seiring penguatan bursa saham kawasan Asia.

Pada pukul 09.37 WIB, IHSG menguat 60,33 poin atau 1,31 persen ke posisi 4.657,76. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 10,67 poin atau 1,55 persen menjadi 696,9.

“Kami perkirakan IHSG masih berpeluang menguat terbatas mengikuti pergerakan regional,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang diterima di Jakarta, Senin (11/05).

Bursa AS ditutup menguat pada akhir pekan lalu dengan indeks Dow Jones menguat 1,9 persen, S&P 500 naik 1,7 persen dan Nasdaq naik 1,6 persen.

Penguatan tersebut terjadi walaupun data dari departemen tenaga kerja AS menunjukkan 20,5 juta pekerjaan hilang di April atau telah mencapai kehilangan sebesar 33 juta selama 7 minggu terakhir yang diakibatkan oleh COVID-19.

Tingkat pengangguran juga naik ke level 14,7 persen, jauh dibandingkan tingkat terendahnya dalam kurun waktu 50 tahun terakhir sebesar 3,5 persen yang dicatatkan dua bulan yang lalu.

Data yang dirilis pada hari Kamis (07/05) minggu lalu juga mencatatkan penambahan klaim pengangguran (jobless claim) untuk awal Mei sebesar 3,2 juta.

Disisi lain, pasar terbantu oleh berita mengenai adanya pembicaraan lewat telpon antara Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Wakil Perdana Menteri China Liu He, yang intinya AS dan China bersepakat untuk memperkuat makroekonomi dan kerjasama kesehatan publik.

Sementara itu dari domestik, Bank Indonesia mencatatkan bahwa cadangan devisa per akhir April 2020 naik menjadi 127,9 miliar dolar AS dari sebelumnya 121 miliar dolar AS pada akhir Maret 2020.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 287,5 poin atau 1,42 persen ke 20.466,6, indeks Hang Seng menguat 441,2 poin atau 1,82 persen menjadi 24.671,4, dan indeks Straits Times menguat 10,35 poin atau 0,4 persen ke 2.602,23.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Rupiah Kembali Loyo Siang Ini
Layanan Bank Indonesia Tetap Jalan Selama PSBB

Ekbis

Layanan Bank Indonesia Tetap Jalan Selama PSBB
apahabar.com

Ekbis

Dorong Daya Beli, Bank Mandiri Gratiskan Biaya Isi Saldo GoPay
apahabar.com

Ekbis

Darurat Covid-19, Pertamina Suntik UMKM Rp 33,7 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Stok Logistik Kalsel Aman, 250 Ton Gula Masuk Awal Ramadan
apahabar.com

Ekbis

Besok, Hipmi-APNI Gelar Dialog Prospek Industri Nikel Dalam Negeri
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Targetkan Ekspor Produk Otomotif Indonesia Capai 1 Juta Unit
apahabar.com

Ekbis

PT Pusri Bukukan Kinerja Positif Selama 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com