Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Axcel Narang Bicara Soal Pemimpin Ideal Kalteng

- Apahabar.com Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:13 WIB

Axcel Narang Bicara Soal Pemimpin Ideal Kalteng

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Korwil Kalimantan Axcel Narang. Foto-istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Enam puluh persen milenial di era sekarang memiliki posisi yang berpengaruh di dunia politik Indonesia. Bahkan tak sedikit mengisi jabatan strategis di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tentu saja itu tidak lepas dari gagasan dan kreativitas kaum milenial yang dinilai mampu membawa perubahan baik dalam penyelenggaraan negara dalam rangka menuju kemajuan.

Hal ini membuat milenial memiliki posisi penting yang suara dan gagasannya perlu untuk didengarkan, termasuk dalam menilai pemimpin ideal versi mereka.

Nah, sebagai kaum milenial, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Korwil Kalimantan Axcel Narang bicara terkait pemimpin ideal Kalteng, Sabtu (30/5).

“Pemimpin harus mampu menjadi teladan dan membawa pengaruh yang positif bagi masyarakat yang dipimpin,” katanya.

Dengan pengaruh positif tersebut akan menghasilkan karakter yang baik, karena semestinya tugas dan kewajiban seorang pemimpin menghadirkan kedamaian dan kemajuan serta merangkul semua elemen masyarakat yang dipimpinnya.

Menurut Axcel, pemimpin yang baik harus memiliki program dan gagasan yang baik serta dapat direalisasikan untuk kepentingan masyarakat, memiliki komitmen dan tanggung jawab dalam proses kepemimpinannya.

Pemimpin yang baik harus memiliki target di atas rata-rata. Kalau tidak memiliki standar yang tinggi maka pemimpin tersebut tidak akan tahu bahwa kepemimpinannya menghasilkan sesuatu yang berdampak.

“Inilah salah satu hal mengapa pemimpin harus memiliki gagasan yang baru dan di luar kebiasaan atau out of the boox,” ujar Ketua Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya ini.

Axcel kembali menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus memiliki integritas dan mental yang kuat, harus menyadari tugasnya melayani.

Sebab pada hakikatnya pemimpin adalah pelayan yang bekerja untuk kepentingan masyarakat. Terpenting harus memiliki integritas karena apalah gunanya seorang pemimpin yang hebat tanpa integritas dan kejujuran.

“Pemimpin tidak boleh memiliki mental 4P yakni penjilat, penipu, pengecut dan pengkhianat,” tegasnya. Pemimpin harus memiliki mental bisa dipercaya, setia dan memilih loyalitas serta berani berkorban bagi kepentingan masyarakat.

Hal yang penting juga pemimpin harus memiliki kualitas hidup yang baik karena ini akan mempengaruhi karakter memimpinnya.

“Terakhir saya sampaikan kepada kita semua jangan memilih pemimpin yang tidak memiliki gagasan,” imbuhnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gegara Judi Kupu, Warga Mantangai Kapuas Kalteng Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Bulog: Stok Bahan Pokok di Kalteng Aman Beberapa Bulan ke Depan
apahabar.com

Kalteng

Hasil Swab, Satu Kepala Sekolah di Barito Utara Positif Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Polisi Ciduk Dua Pemuda Penjual Sabu di Kobar, Denda Rp10 Miliar
apahabar.com

Kalteng

Ayah dari Gowa, Bayi di Kobar Positif Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Lika-liku Polisi Gerebek Kampung Narkoba Model Cartel di Palangka Raya

Kalteng

Sugianto Sabran Dilaporkan, Sekretaris Tim 02 Angkat Bicara

Kalteng

Jelang Pilgub Kalteng 2020, KPU Palangka Raya Sosialisasi di Lapas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com