Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Bak Uji Nyali, Warga Abaikan Masker di Sentral Antasari

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 13:19 WIB

Bak Uji Nyali, Warga Abaikan Masker di Sentral Antasari

UJI NYALI Salah satu warga di Pasar Sentra Antasari terlihat masih tak mengenakan masker ketika beraktivitas, Jumat pagi. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua di Kota Banjarmasin belum maksimal.

Hingga sepekan atau Jumat (15/5) masih banyak ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan pembatasan itu.

Pelanggaran yang ditemukan beragam. Paling banyak terkait penggunaan masker saat beraktifitas di luar ruangan.

Ironisnya, fakta itu justru terjadi di Pasar Sentral Antasari, wilayah atau kluster baru penyebaran Covid-19.

Keberadaan warga yang bandel itu pun membuat resah pengunjung pasar. Beruntung petugas dari tim medis segera bertindak. Mereka memberikan masker kepada warga itu.

Salah satu pengunjung pasar Bayu kecewa dengan warga yang tak mengenakan masker tersebut.

Lantaran kehadiran warga yang bandel membuat warga Jalan Gatot Subroto itu memilih tidak jadi ke pasar.

Niat hati Bayu ke sana untuk membeli pakaian hingga makanan meningat lebaran sebentar lagi.

“Lebih baik saya putar balik daripada ada apa apa bahaya keluarga saya di rumah,” ucapnya.

Bayu tak menyangka masih ada warga mengabaikan masker saat PSBB jilid kedua di pasar induk itu. Bayu kira PSBB kedua lebih baik dari tahap pertama.

“Kalau seperti ini saja baik tidak usah PSBB. Ya sama aja seperti PSBB pertama orang banyak yang tidak pakai masker,” ucapnya.

Bayu berharap Pemkot Banjarmasin bisa lebih ketat menjalankan PSBB tahap kedua ini. Membuat warga patuh dengan pendekatan yang sehumanis mungkin.

Sebagai satu dari lima kluster penyebaran Covid-19 di Banjarmasin, mestinya dilakukan screening terhadap setiap pengunjung pasar yang menjual bahan pokok dan kebutuhan sekunder itu.

Kemudian, kata dia, harusnya petugas keamanan setempat tegas. Warga yang tak mengenakan masker langsung ditegur di tempat. Jika tetap bandel, maka beri sanksi tegas. Sesuai Perwali Nomor 37 Nomor 2020.

“Kita mulai hal kecil saja dulu supaya warga terbiasa dan menjadi biasa untuk menggunakan masker,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sudah menerangkan pelaksanaan PSBB Banjarmasin yang tertuang dalam Perwali Kota Banjarmasin Nomor 37/2020 akan lebih dipertegas. Penegasan itu salah satunya tertuang dalam bentuk kebijakan penutupan sejumlah pasar sekunder atau non-bapok.

26 Reaktif

Sebanyak 46 warga dinyatakan reaktif berdasar rapid test Covid-19. Mereka berasal dari kawasan sekitar Pasar Sentral Antasari, Banjarmasin.

Hasil itu didapat dari tes cepat 200 orang pada Kamis (14/5). Ada empat lokasi yang ditentukan Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin.

Setiap lokasi ada 50 orang. Pedagang pasar 50 orang, pedagang obat 50 orang, pedagang beras 50 orang, 50 pengunjung dan supir taksi.

“Dari 200 yang diperiksa rapid test, 46 orang yang reaktif. Mereka dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan swab,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Dari data itu, Machli terkejut sekaligus lega. Apa yang diprediksi pihaknya selama ini benar.

“Kluster Pasar Sentral Antasari termasuk yang besar,” tegasnya.

Dengan begitu, Machli akan segera mengembangkan data reaktif ini untuk memeriksa sampel lendir mereka.

Semua warga reaktif tak melulu positif Covid-19. Perlu uji swab lagi.

“Jika ada positif dari hasil swab, maka kita tracking selanjutnya bisa saja berkembang,” ucapnya.

Sebelum rapid test, kata dia, sempat terjadi penolakan dari para pedagang Pasar Sentral Antasari.

Makanya diperlukan beberapa aparat untuk mengamankan kegiatan rapid test.

“Akhirnya para pedagang mau dilakukan rapid test,” tuturnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Cegah Covid-19, DPC Gerindra Banjarmasin Bagikan Masker ke Pedagang

Kalsel

Cegah Covid-19, DPC Gerindra Banjarmasin Bagikan Masker ke Pedagang

Kalsel

Saat Pandemi, Begini Cara DLH Kalsel Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
apahabar.com

Kalsel

Penulis Amerika Serikat Sampaikan Kuliah Umum di ULM Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Korban Tenggelam Bermaksud Selamatkan Seekor Ayam
apahabar.com

Kalsel

Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT
apahabar.com

Kalsel

Guru Zuhdi di Mata Supian HK: Saya Ingat 4 Nasihat Beliau
apahabar.com

Kalsel

BPP Kalsel Ucapkan Terima Kasih
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Kalsel Pagi Ini: ODP Bertambah, Satu Positif Wafat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com