Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Bandung Perpanjang PSBB hingga Akhir Mei 2020

- Apahabar.com Selasa, 19 Mei 2020 - 15:31 WIB

Bandung Perpanjang PSBB hingga Akhir Mei 2020

Polisi mengecek suhu tubuh pengendara sepeda motor saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat. Foto-Humas Pemkot Bandung via Antara

apahabar.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memutuskan memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 29 Mei 2020 karena wilayahnya masih menghadapi risiko tinggi penyebaran Covid-19.

“Tiga puluh kecamatan masih hitam dan ada yang merah. Artinya ini masih berat. Kelurahan juga, masih ada sekitar 83 yang hitam. Artinya kuning itu karena metropolitan, jadi ya masih rawan,” kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Kota Bandung, Selasa (19/05).

Kota Bandung bersama daerah lain di kawasan Bandung Raya menjalankan PSBB dari 22 April hingga 5 Mei 2020. Selanjutnya, Kota Bandung mengikuti PSBB di tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung 6 Mei sampai 20 Mei 2020.

Pemerintah Kota Bandung memutuskan memperpanjang pelaksanaan kebijakan itu hingga 29 Mei 2020 dan akan tetap menerapkan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 21 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB selama masa perpanjangan PSBB.

“Masih semua, perwalnya masih perwal yang lama, artinya tidak berubah,” kata Oded menggunakan singkatan dari peraturan wali kota.

Selama perpanjangan PSBB, ia mengatakan, pusat perbelanjaan dan tempat wisata tetap tidak diizinkan beroperasi.

“Tetap sesuai Perwali yang ada yang kita pakai, yang namanya sosialisasi harus tetap dilakukan selama PSBB masih dilakukan. Upaya-upaya itu akan kita lakukan terus lakukan,” kata Oded.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya mengatakan bahwa PSBB tingkat Jawa Barat akan dilanjutkan secara proporsional, artinya dijalankan berdasarkan kondisi penularan Covid-19 di masing-masing daerah, di tingkat kabupaten dan kota.

“Kalau Bandung zona kuning, maka boleh 60 persen, silakan diatur. Kalau takut masih ada kelurahan yang di zona merah atau hitam, dan di situ ada hotel, misalnya, maka hotel yang ada di zona merah dan hitam mohon tidak ada relaksasi,” kata Ridwan Kamil.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Usai Diserang, Mapolsek Ciracas Kembali Buka Layanan Publik
apahabar.com

Nasional

CEO Bukalapak Ngaku Khilaf dan Minta Maaf, Pastikan Cuitan Tak Terkait Pilpres
apahabar.com

Nasional

Mobil Via Vallen Dibakar, Polisi Temukan Peralatan Dukun
apahabar.com

Nasional

Perbedaan Pilihan di Pemilu, Ini Kata Mbah Moen

Nasional

Total 17 Orang Ditangkap KPK, Terkait Ekspor Benih Lobster KKP
apahabar.com

Nasional

Resmi, Suharso Monoarfa Dikukuhkan sebagai Plt Ketum PPP
Subsidi Upah

Nasional

Cair! Bantuan Subsidi Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS Mulai Disalurkan
apahabar.com

Nasional

Wiranto Apresiasi Rencana HPN 2020 di Papua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com