Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Bang Dhin Dorong Pemda Siapkan Psikolog Pasien Isolasi Mandiri Covid-19 di Kalsel

- Apahabar.com Senin, 11 Mei 2020 - 10:29 WIB

Bang Dhin Dorong Pemda Siapkan Psikolog Pasien Isolasi Mandiri Covid-19 di Kalsel

Ilustrasi - Isolasi mandiri penting untuk pasien virus Corona. Foto-shutterstock

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin meminta pemerintah daerah menyiapkan psikolog untuk pasien reaktif maupun positif berdasarkan hasil swab yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Saya meminta pemerintah provinsi maupun kabupaten atau kota agar menyiapkan psikolog untuk pasien reaktif berdasarkan rapid test maupun positif sesuai hasil swab. Di mana mereka itu sedang menjalani isolasi secara mandiri,” ucap Muhammad Syaripuddin yang biasa disapa Bang Dhin ini kepada apahabar.com, Minggu (10/05) malam.

Menurut Bang Dhin, mental pasien yang melakukan isolasi mandiri sangat berpotensi tertekan sehingga perlu adanya suntikan semangat dari psikolog.

“Itu sangat penting karena dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga terhindar dari serangan virus corona,” kata Politisi Muda PDI Perjuangan ini.

Usulan ini diperoleh, kata dia, berdasarkan hasil diskusi bersama rekan yang pernah melakukan isolasi mandiri.

Sedangkan berapa jumlah psikolog yang diturunkan, Bang Dhin menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah terkait.

“Bisa satu psikolog per kabupaten, atau bahkan pemerintah daerah membuka hotline untuk psikolog,” tegas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel itu.

Sebagai contoh, Tanah Bumbu telah menerapkan strategi tersebut.

Di mana semua pasien reaktif dan positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri tergabung dalam sebuah grup WhatsApp.

Di sana terdapat satu psikolog untuk memberikan motivasi agar mental yang bersangkutan tak down.

“Belum lagi akan ada rapid test massal di Banjarmasin. Maka beban mental semakin tinggi. Gugus tugas bisa bekerjasama dengan psikolog,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lagi, Warga Tapin Positif Covid-19 Usai ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sanksi Tegas Pelaku Politik Uang di Pilkada 2020 Berupa Pidana
apahabar.com

Kalsel

Waspada Gelombang Tinggi dan Potensi Hujan Lebat di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Banjarmasin Bakal Reses Temui Konstituen
apahabar.com

Kalsel

Bupati HST Santuni 19 KK Korban Kebakaran dan Bencana
apahabar.com

Kalsel

Satpolairud Polres Batola Terapkan Pedoman Pembatasan Kegiatan pada Warga
Sebelum Dijemput Keluarga, 52 Santriwati Darul Hijrah Asal Tapin Cek Kesehatan

Kalsel

Sebelum Dijemput Keluarga, 52 Santriwati Darul Hijrah Asal Tapin Cek Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Akses Jalan Khusus ke RS Boejasin Segera Digarap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com