Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel

Barut Minta Waktu Update Data Penerima Bansos Tunai Kemensos

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 15:45 WIB

Barut Minta Waktu Update Data Penerima Bansos Tunai Kemensos

Penyerahan bantuan langsung tunai desa (BLTD) di Kabupaten Barito Utara. Foto-apahabar.com/ISTIMEWA

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, mendapat kuota 2.213 bantuan sosial (Bansos) tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Namun sayang waktu yang diberikan hanya dalam waktu dua hari untuk memberikan data penerima bantuan.

Tak ingin, terjadi tumpang tindih data, akhirnya pemerintah daerah setempat, meminta perpanjangan waktu, untuk melakukan verifikasi data penerima.

apahabar.com

Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Utara, Everady Noor. Foto-apahabar.com/ISTIMEWA

“Kami bukan menolak bantuan dari Kementerian Sosial, hanya saja minta waktu untuk mendata ulang,” kata Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barut, Everady Noor, Jumat (15/5).

Hal tersebut sekaligus untuk memberikan klarifikasi perihal surat penyampaian informasi program bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial RI ke Pemkab Barut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak kementerian untuk mendata lagi. Semoga minggu ini dapat diselesaikan,” harapnya.

Sekali lagi dia menegaskan, dalam hal ini, pihaknya tidak menolak bantuan tersebut, hanya saja meminta waktu Kemensos untuk mengumpulkan data masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut.

Apalagi saat hampir bersamaan, sedang dilakukan penyisiran data untuk bantu langsung tunai desa (BLTD), yang merupakan program Kementerian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Ini artinya, sedang menyusun ulang data dan memilah warga yang sama sekali memang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti bantuan Penerima Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan non pangan tunai.

“Biar tidak ada yang dobel menerima bantuan dari pemerintah, sehingga masih menyisir data yang ada, sebelum diserahkan ke Kemensos,” imbuhnya.

Ditambahkanya, untuk bantuan PKH dan non tunai pangan, sudah disalurkan bagi 2.621 kepala keluarga.

Sedangkan BLTD masih berjalan, hampir 50 Persen dari 93 desa sudah melakukan Musyawarah Desa (Musdes) dan sebagian sudah diberikan.

Reporter: Ahc23
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Penjelasan Kenapa Pemakaman Kepala BNNP Kalteng Sesuai Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalteng

Presiden Jokowi Berikan Sapi Kurban Seberat 1 Ton ke Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Disperindagsar Barut Programkan Pasar Sehat
apahabar.com

Kalteng

Gugus Tugas Covid-19 Palangka Raya Perketat Pengawasan di Pasar Besar, Simak Skemanya
apahabar.com

Kalteng

Fordayak Kalteng Akan Gelar Rekor Muri 1.000 Lawung
apahabar.com

Kalteng

MedcoEnergi Komitmen Jaga Keberlangsungan Bisnis
apahabar.com

Kalteng

Berakhir Malam Ini, Gubernur Minta Palangka Raya Di-PSBB Lagi
Karhutla

Kalteng

Karhutla Jadi Atensi Presiden, Polda Kalteng Siapkan Penanggulangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com