7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Batasi Pasar di Martapura, Pengelola Klaim Tak Ada Komplain

- Apahabar.com Selasa, 19 Mei 2020 - 13:34 WIB

Batasi Pasar di Martapura, Pengelola Klaim Tak Ada Komplain

PD Pasar Bauntung Batuah Martapura - Kantor PD BP Pasar Bauntung Batuah yang terletak di Jalan Sukaramai Pertokoan Berlian LT II Martapura. Foto-Dok. apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Pasar malam di Martapura mendapat pembatasan jam dari Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB).

Pembatasan waktu berjualan itu diungkapkan oleh Direktur PD PBB Suriansyah kepada apahabar.com.

Dirinya menyebut bahwa pembatasan jam malam hanya sampai jam 21.00 sejak pukul 16.00.

“Kita sudah mensosialisasikan ini kepada para pedagang dan sudah kita rapatkan sebelumnya, jadi tidak ada rasa keberatan lagi dari pihak mereka,” tutur Rusdi saat ditemui di kantornya, Selasa (19/5).

Sebagai informasi pasar itu biasanya buka dari jam 16.00 hingga jam 00.00. Bahkan ada yang dua puluh empat jam berjualan.

Namun setelah dilakukan pembatasan, para pedagang mau tak mau harus mengikuti anjurn pemerintah terkait pembatasan kegiatan sosial ataupun berkerumun.

“Karena kita bersama-sama untuk menekan penyebaran Covid-19 ini di pasar,” tuturnya.

Selain itu, pasar Martapura juga didirikan Pos Pengamanan untuk melakukan pengecekan para pengunjung setiap ingin masuk di 5 pintu masuk.

“Disetiap pintu kami jaga, jadi tidak ada yang terlepas dari pengawasan kami,” ucap Rusdi.

Rusdi juga berharap agar para pengunjung terutamanya untuk memperhatikan social distancing.

“Karena untuk para pedagang sendiri sudah berjarak sejak dahulu,” tuturnya.

Rusdi mengaku pendapatan para pedagang sekarang ini sangat menurun seiring merosotnya jumlah kunjungan ke pasar.

“Karena pengunjung biasanya lebih sering berdiam di rumah dan juga para pedagang juga berinisiatif untuk menutup tempat jualannya sementara untuk mematuhi peraturan pemerintah,” jelasnya.

Reporter: AHC 15
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Waskita Precast Bangun Tol KLBM Sidoarjo-Gresik
apahabar.com

Ekbis

Perdana, Medco Produksi Gas Lapangan Meliwis
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Tembus Level Psikologis Rp15.000 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

7 Kontrak Tambang Batu Bara Berakhir Hingga 2025, Termasuk Arutmin dan Adaro
apahabar.com

Ekbis

Pembahasan Revitalisasi Pasar Sudimampir Masih Panjang
Gegara Corona, Pengusaha Pelayaran di Kotabaru Terancam Gulung Tikar

Ekbis

Gegara Corona, Pengusaha Pelayaran di Kotabaru Terancam Gulung Tikar
apahabar.com

Ekbis

Sentimen Masih Belum Membaik, Rupiah Melemah Tembus Rp 15.000 per Dolar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com