Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Bawaslu Kalsel Luncurkan Aplikasi DMS, Simak Kegunaannya

- Apahabar.com Minggu, 31 Mei 2020 - 12:33 WIB

Bawaslu Kalsel Luncurkan Aplikasi DMS, Simak Kegunaannya

Bawaslu Kalsel memperlihatkan aplikasi DMS kepada Bawaslu RI melalui daring. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Demi memudahkan akses informasi publik, Bawaslu Kalsel meluncurkan aplikasi Data Management System (DMS).

Digunakan untuk mengintegrasikan data secara terpusat dan tersingkronisasi langsung ke Web PPID.

Kasubbag Pengawasan, Akreditasi Pemantau dan Data Informasi Bawaslu Kalsel Dewi Muliani mengungkapkan aplikasi DMI ini sangat penting.

Sebab data yang didapatkan bisa diubah menjadi informasi yang berguna bagi instansi maupun masyarakat yang ingin mendapatkan informasi kelembagaan maupun kepemiluan.

“Agar pengumpulan data lebih mudah dan informasi tersampaikan lebih cepat karena langsung terhubung ke Web PPID,” ujarnya.

Dewi menyampaikan aplikasi DMI ini sebuah tempat penyimpanan yang terkomputerisasi dan dijamin keamanannya.

Maka data-data yang dihasilkan selalu update karena dapat diperbaharui secara berkala oleh penggunanya yakni Bawaslu Kalsel.

Selain itu data-data yang sebelumnya hanya dikuasai oleh masing-masing divisi dapat dikumpulkan dalam suatu wadah arsip berbentuk aplikasi DMS

“Jadi memudahkan Tim KIP khususnya petugas pelayanan informasi dalam pengumpulan data, yang sebelumnya pengumpulan data dilakukan secara manual berubah ke konsep digitalisasi,” terangnya.

Kemudian, lanjut Dewi aplikasi DMS yang digagas oleh Komisioner Bawaslu Kalsel Noor Kholis Majid ini mempunyai banyak kelebihan.

Seperti hak akses pengguna aplikasi, sang administrator dapat menambahkan user dan melihat semua arsip dari upload semua pengguna serta dapat melakukan klasifikasi data.

Sedangkan user biasa hanya dapat menambahkan informasi yang dikuasainya dan melihat data bersama informasi yang diuploadnya.

Selebihnya aplikasi ini dalam rangka optimalisasi dan pengelolaan data informasi memonitoring serta evaluasi di Bawaslu kabupaten/kota.

“Aplikasi ini sudah kami lihatkan ke Bawaslu RI dan sangat diapresiasi oleh mereka,” pungkas Dewi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Haul Guru Sekumpul ke-14; Dihadang Mendung dan Gerimis, Jemaah Terus Berdatangan
apahabar.com

Kalsel

Tabrak Lari Maut di Kotabaru, Polisi Kejar Pengemudi Truk Tangki
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Kuin Utara, Diduga Akibat Lilin yang Nyala Saat Listrik Padam
apahabar.com

Kalsel

Berikan Rasa Aman, Sat Sabhara Polres HST Rutin Gelar Patroli
apahabar.com

Kalsel

Segera Bangun Gedung Parkir Kawasan Pasar
Banjarmasin

Kalsel

Ngotot Rayakan Pergantian Tahun, Warga Banjarmasin Tengah Langsung Jalani Rapid Test
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 5 Agustus: Bertambah 54, Positif Jadi 6.411 Kasus

Kalsel

Demi Tour de Batola, Warga Harus Menunggu 30 Menit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com