3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Bawaslu Kalsel Luncurkan Aplikasi DMS, Simak Kegunaannya

- Apahabar.com Minggu, 31 Mei 2020 - 12:33 WIB

Bawaslu Kalsel Luncurkan Aplikasi DMS, Simak Kegunaannya

Bawaslu Kalsel memperlihatkan aplikasi DMS kepada Bawaslu RI melalui daring. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Demi memudahkan akses informasi publik, Bawaslu Kalsel meluncurkan aplikasi Data Management System (DMS).

Digunakan untuk mengintegrasikan data secara terpusat dan tersingkronisasi langsung ke Web PPID.

Kasubbag Pengawasan, Akreditasi Pemantau dan Data Informasi Bawaslu Kalsel Dewi Muliani mengungkapkan aplikasi DMI ini sangat penting.

Sebab data yang didapatkan bisa diubah menjadi informasi yang berguna bagi instansi maupun masyarakat yang ingin mendapatkan informasi kelembagaan maupun kepemiluan.

“Agar pengumpulan data lebih mudah dan informasi tersampaikan lebih cepat karena langsung terhubung ke Web PPID,” ujarnya.

Dewi menyampaikan aplikasi DMI ini sebuah tempat penyimpanan yang terkomputerisasi dan dijamin keamanannya.

Maka data-data yang dihasilkan selalu update karena dapat diperbaharui secara berkala oleh penggunanya yakni Bawaslu Kalsel.

Selain itu data-data yang sebelumnya hanya dikuasai oleh masing-masing divisi dapat dikumpulkan dalam suatu wadah arsip berbentuk aplikasi DMS

“Jadi memudahkan Tim KIP khususnya petugas pelayanan informasi dalam pengumpulan data, yang sebelumnya pengumpulan data dilakukan secara manual berubah ke konsep digitalisasi,” terangnya.

Kemudian, lanjut Dewi aplikasi DMS yang digagas oleh Komisioner Bawaslu Kalsel Noor Kholis Majid ini mempunyai banyak kelebihan.

Seperti hak akses pengguna aplikasi, sang administrator dapat menambahkan user dan melihat semua arsip dari upload semua pengguna serta dapat melakukan klasifikasi data.

Sedangkan user biasa hanya dapat menambahkan informasi yang dikuasainya dan melihat data bersama informasi yang diuploadnya.

Selebihnya aplikasi ini dalam rangka optimalisasi dan pengelolaan data informasi memonitoring serta evaluasi di Bawaslu kabupaten/kota.

“Aplikasi ini sudah kami lihatkan ke Bawaslu RI dan sangat diapresiasi oleh mereka,” pungkas Dewi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pertahankan Adipura, Tugas Berat Menanti Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

BPBD Balangan Siapkan Simulasi Antisipasi Banjir Tahunan
apahabar.com

Kalsel

Makam Sultan Suriansyah Memprihatinkan, Dewan Banjarmasin Punya Usulan
Dua Kasi di Kejari Balangan Dilantik, Kajari Berharap Perbaikan

Kalsel

Dua Kasi di Kejari Balangan Dilantik, Kajari Berharap Perbaikan  
apahabar.com

Kalsel

Pukau Penonton, 12 Sanggar Seni di Balangan Unjuk Kebolehan
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Warga di Sawah, Polsek Anjir Muara Maksimalkan Sosialisasi Perbup Batola
apahabar.com

Kalsel

5 Agustus Tapin Berlakukan PKM, Simak Pesan H Yamani
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Wilayah Kalsel Masih Rawan Terbakar Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com