Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Bayi Tewas Dalam Kantong Plastik di Teweh Selatan Ternyata Dibunuh Ibunya Sendiri

- Apahabar.com Senin, 25 Mei 2020 - 20:07 WIB

Bayi Tewas Dalam Kantong Plastik di Teweh Selatan Ternyata Dibunuh Ibunya Sendiri

Proses identifikasi polisi terhadap penemuan bayi dalam kantong plastik di Teweh Selatan, Barito Utara, Kalteng. Foto - Istimewa.

apahabar.com, MUARA TEWEH – Tidak menunggu lama,  akhirnya pelaku pembuangan orok bayi berjenis kelamin laki-laki di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah ditangkap.

Yang membuat hati terasa miris ternyata pelakunya ibu kandungnya sendiri.

Adalah N (24) harus berurusan dengan pihak berwenang karena diduga membunuh anaknya sendiri dengan cara menyumpal mulut korban/anaknya yang baru dilahirkan dengan kain pembalut wanita.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma SIK melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang SIK menjelaskan,  setelah pihaknya menerima laporan maka langsung ke tempat kejadian perkara.

Kemudian dari hasil pengumpulan bahan keterangan disekitarnya didapat informasi bahwa ada salah satu warga yang selama ini diduga hamil, dan beberapa hari sebelum peristiwa penemuan mayat bayi, jarang keluar rumah.

Menelusuri informasi tersebut, Tim Gabungan yang terdiri dari Personel Sat Reskrim dan Polsek Bukit Sawit, pada Minggu ( 24/5)  sekitar pukul 23.50 WIB menjemput terduga pelaku N di tempat tinggalnya sementara.

Yakni di ruang Kelas VI SD Bintang Ninggi II yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah tempat tinggalnya.

Berdasarkan hasil interogasi secara intensif akhirnya tersangka mengakui telah telah membunuh bayi laki-laki yang baru dilahirkannya pada Jumat (22/5) sekitar pukul 21.00 WIB di rumahnya.

Menurut keterangan tersangka, tersangka melahirkan bayi laki-laki tanpa bantuan persalaninan orang lain.

Pada saat tersangka merasakan tanda-tanda akan melahirkan, tersangka ke dapur dan melahirkan di dapur.

Setelah bayi lahir, kemudian tersangka menyumpal mulut bayi dengan menggunakan pembalut wanita yang telah digulung dan dilipat hingga bayi tersebut tidak mengeluarkan suara tangisan.

Setelah dipastikan tidak ada lagi suaranya, kemudian tersangka memasukan tembuni dan bayi laki-laki tersebut ke dalam kantong plastik warna hitam yang sebelumnya telah berisi sampah dapur.

Kemudian bayi tersebut dibuang ke tumpukan dahan dan ranting bekas ditebang/dipotong yang berada tidak jauh dari dapur rumah tersangka.

Tersangka menjelaskan bahwa selama proses kehamilan, melahirkan dan kemudian pembunuhan terhadap bayi laki-laki tersebut, kedua orang tuanya tidak mengetahui.

apahabar.com

Pelaku N (24) yang tega membunuh bayinya sendiri usai melahirkan. Foto-Istimewa

“Saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Barut  dan barang berupa pembalut wanita juga kantong plastik warna hitam,” kata Kristanto.

Sebelumnya diberitakan adanya penemuan orok bayi di dalam kantongan plastik warna hitam oleh Hj  Rukmiati pada Minggu (24 /5) sekitar 17.10 WIB di Desa Bintang Ninggi II.

Saat itu ia mau memberi makan burung merpati di belakang bangunan sarang burung walet milik Karmila.

Saksi mencium bau busuk kemudian mencari sumber bau tersebut. Dan ternyata saksi melihat bahwa ada kantong plastik yang dikerumuni lalat.

Setelah didekati bau busuk semakin menyengat. Saksi mengira bahwa bau busuk tersebut dari bangkai ayam yang dibuang oleh warga sekitar TKP.

 

Kemudian saksi mengambil kantong plastik tersebut menggunakan kayu dan membawa kantong plastik tersebut untuk dibuang ke arah hutan supaya tidak menimbulkan bau busuk.

Pada saat diperjalanan, plastik tersebut jatuh dan pada saat saksi mengambil lagi plastik tersebut, saksi melihat kaki yang diduga kaki orang/manusia.

Mengetahui hal tersebut kemudian saksi memberitahu tetangga dan perangkat Desa Bintang Ninggi II.

Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Bukit Sawit.

Reporter: AHC17 
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Peminat Kepala Desa Meningkat, Pemprov Kalteng Gelar Tes Tertulis
apahabar.com

Kalteng

2 Hektare Lahan di Kumai, Terbakar atau Dibakar?
apahabar.com

Kalteng

Bupati Barut Bebaskan Tagihan PDAM Warga Kurang Mampu
apahabar.com

Kalteng

Rencana Pengerukan Sungai Anjir, Komisi III DPRD Kalsel ke Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Satgas Antimafia Bola Polda Kalteng Siap Awasi Liga 2 Indonesia

Kalteng

Program Bedah Rumah di Selat Utara Kapuas Telah Terealisasi 95 Persen
apahabar.com

Kalteng

Pembangunan Pasar Pondopo Muara Teweh Dianggarkan Rp4 M
apahabar.com

Kalteng

Tiga Parpol di Kalteng Ajukan Perselisihan Perolehan Suara ke MK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com