3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Belum Transmisi Lokal, Pengidap Covid-19 di Tapin Kluster Gowa

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 10:07 WIB

Belum Transmisi Lokal, Pengidap Covid-19 di Tapin Kluster Gowa

Ilustrasi pasien Covid-19. Foto-Antara

apahabar.com, RANTAU – Semua yang positif Covid-19 di Kabupaten Tapin berasal dari Kluster Gowa, sebutan untuk eks jemaah Ijtima Ulama Dunia di Sulawesi Selatan.

“Belum ada [transmisi lokal], masih kluster Gowa semua ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf kepada apahabar.com, Minggu, (3/5) malam.

Diterangkannya lagi bahwa saat ini penyebaran Covid-19 itu masih berkuat di lingkungan ODP Kluster Gowa.

“Kalau transmisi lokal itu apabila ada dari Jakarta terus menjangkit menjangkit, selain Gowa nah itu baru namanya transmisi lokal,” jelas Alfian.

Pun, apabila terjadi penularan dari Kluster Gowa terhadap anak, istri atau tetangga.

“Masih satu induk penularan,” ujar Alfian.

Terkait temuan 6 kasus baru positif terjangkit Covid-19 di Tapin, 3 orang dari rumah isolasi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan dan 3 orang dari Sekolah Sepak Bola di Kecamatan Binuang.

Kini, untuk 6 orang yang baru dinyatakan positif itu sudah diisolasi di Balai Diklat Ambulung Banjarbaru, sesuai kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel untuk menempatkan pasien positif Covid-19 untuk diisolasi.

“Sudah pukul 16.00 tadi, diantar ke Balai Diklat Ambulung Banjarbaru untuk 6 yang baru dinyatakan positif. Mereka akan diisolasi bersama di sana,” jelas Alfian.

Untuk RTU 2 dan RTU 3 saat ini masih dilakukan perawatan di RS Datu Sanggul dan untuk RTU 4 belum lama ini sudah dirujuk ke RS Idaman Banjarbaru.

“24 April lalu, salah satu dirujuk ke RS Idaman Banjarbaru karena ada gejala sesak napas,” ujar Alfian.

Adapun esok rencananya akan dilakukan tes swab lagi untuk 21 orang yang dinyatakan reaktif.

Reporter: Muhammad Fauzi Fadillah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

RSUD Ansari Saleh Terima Bantuan APD
apahabar.com

Kalsel

Saudi Setop Umrah, Penerbangan dari Kalsel Belum Reguler
apahabar.com

Kalsel

Kapolsek Bintang Ara Bantah Ada Kegiatan Tambang di Wilayah Hukumnya
apahabar.com

Kalsel

30 Ibu Hamil dan Menyusui Ikuti Penyuluhan Pendidikan Gizi Pencegahan Stunting
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1007/Banjarmasin Sosialisasikan Perwali di Pasar Pelambuan
apahabar.com

Kalsel

1 Pengidap Covid-19 Asal Tanah Bumbu Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

ULM Berduka, 2 Mantan Rektor Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kalsel Bertambah, Waspada Zona Merah Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com