Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Berakhir Esok, PSBB Banjarmasin Diperpanjang Lagi?

- Apahabar.com Rabu, 20 Mei 2020 - 14:28 WIB

Berakhir Esok, PSBB Banjarmasin Diperpanjang Lagi?

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Banjarmasin tahap kedua akan berakhir esok, Kamis (21/5). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Banjarmasin akan berakhir esok, Kamis (21/5).

PSBB tahap kedua telah berlangsung sejak 7 Mei atau 14 hari. Lantas, apakah PSBB akan diperpanjang?

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina rupanya masih pikir-pikir. “Besok (21/5) mungkin kita pertimbangkan dan evaluasi PSBB lanjutan fase dua sama-sama,” ujar Ibnu.

Lanjut atau tidaknya PSBB, masyarakat diminta tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Aturan seperti itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 37 Tahun 2020.

Perwali itu merupakan perubahan dari Perwali Nomor 33/2020 yang berlaku saat PSBB tahap pertama.

“Karena itu bisa menjadi kebiasaan baru bagi kita dan lama kelamaankan kita merasa nyaman dengan masker itukan,” ucapnya.

Evaluasi PSBB jilid II bakal menjadi penilaian semua aspek yang dilaksanakan empat Satuan tugas (Satgas).

Namun menurutnya, secara keseluruhan PSBB jilid kedua sudah banyak perbaikan dari tahap pertama.

Misalnya, kata dia, Satgas Kesehatan cukup efektif mengencarkan kegiatan tracking dan screening di penjuru Banjarmasin, terutama pasar tradisional.

1.500 alat rapid test disebar. Itu belum lagi cadangan 2.000 rapid test.

Usai dirapid test, pasien akan melanjutkan tahap berikutnya, yakni tes swab.

“Lalu bisa dipastikan mereka positif atau tidak, sehingga harus dikarantina mandiri, terpusat di Banjarbaru atau isolasi rumah sakit,” ucapnya.

Karenanya, wajar kata Ibnu bola kasus positif Covid-19 Banjarmasin terus melonjak.

“Tetapi jangan terlalu alergi dengan angka naik, karena ini angka hasil tracking. Saat ini angkanya masih semu,” pungkasnya.

Ibnu sendiri memberi sinyalemen PSBB jilid III mendekati nyata.

Sebab, kata dia, dengan perpanjangan PSBB, Satuan Tugas Sistem Pengamanan Kota (Sispamkot) akan lebih mudah bekerja mengingat Banjar-Bakula (Banjar, Banjarbaru, Barito Kuala) juga telah memberlakukan karantina wilayah.

“Sehingga kita saling bersinergi dan bisa mencegah pengemudi di jalan utama,” tuturnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tabungan Calon Jemaah di Bank Kalsel Mencapai Rp18 Miliar
apahabar.com

Kalsel

SMP Swasta Tutup, Guru PNS Dialokasikan ke Negeri

Kalsel

Nasib Bakul Purun Paman Birin Menunggu Pembentukan Gakkumdu Banjar
PD Baramarta

Kalsel

Usut Korupsi Rp 9,2 Miliar PD Baramarta Banjar, Kejati Kalsel Periksa Puluhan Saksi
apahabar.com

Kalsel

PDAM Effect, Warga Surgi Mufti Sedot Air Sungai Martapura
apahabar.com

Kalsel

Kerawanan Pilkada Jadi Atensi Jokowi, Kapolres Banjar Siapkan 400 Personil
apahabar.com

Kalsel

Sertifikasi Ratusan Guru Macet, DPRD Kalsel Panggil Dinas Pendidikan
apahabar.com

Kalsel

Swab 500 Warga Banjarmasin, Polda Kalsel Serahkan Dinkes Umumkan Hasilnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com