Catat! 3 Lokasi Pos Jaga PPKM Level IV di Banjarmasin PPKM Level IV, Banjarmasin Dirundung Sederet Masalah Resmi Direvisi! PPKM Level 4 Banjarmasin Hanya Berlaku Hingga 2 Agustus Dear Warga Banjarmasin! Siapkan Kartu Vaksinasi Sebelum Ditanya Petugas PPKM Level 4 Perjuangan Penyintas di Banjarmasin, Jadi Pendonor untuk Selamatkan Pasien Covid-19

Blanko KTP Elektronik di Palangka Raya Menipis

- Apahabar.com     Kamis, 21 Mei 2020 - 05:00 WITA

Blanko KTP Elektronik di Palangka Raya Menipis

Ilustrasi KTP Elektronik. Foto-Net

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya Afendie menyebut bahwa blanko kartu tanda penduduk elektronik di wilayahnya mulai menipis.

“Saat ini blanko KTP elektronik tinggal sekitar 1.000 yang belum dicetak. Untuk itu kami segera mengajukan penambahan ke pusat,” kata Afendie di Palangka Raya, Rabu (20/05).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Wali Kota Palangka Raya untuk mengajukan penambahan blanko KTP elektronik tersebut.

Afendie mengatakan, menipisnya jumlah blanko KTP elektonik tersebut karena pihaknya terus melakukan pencetakan dari data warga Kota Palangka Raya yang telah melakukan perekaman.

Meski demikian, dia kembali mengingatkan bahwa saat ini pihaknya menghentikan sementara proses perekaman data KTP elektronik dan fokus pada pencetakan terhadap data yang perekamannya sudah dilakukan.

“Hal itu untuk memastikan data masyarakat yang telah melakukan perekaman segera mendapatkan KTP elektronik,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Palangka Raya itu.

Di sisi lain saat ini Disdukcapil Kota Palangka Raya mulai menerapkan tanda tangan elektronik pada dokumen kependudukan yang diminta masyarakat.

Tanda tangan elektronik diberlakukan untuk dokumen kartu keluarga (KK), surat keterangan pindah WNI (SKPWNI), kutipan akta kelahiran dan kutipan akta kematian.

Dia menerangkan tanda tangan elektronik tersebut diberlakukan menggunakan sistem kode “quick record” atau QR tanpa ada tanda tangan basah dan stempel dinas, sedangkan untuk mengetahui keabsahan atau kevalidan data bisa diketahui dengan memindai menggunakan QR scanner.

Afendie menerangkan pemberlakuan tanda tangan elektronik itu dalam rangka menindaklanjuti amanat Pasal 5 Ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan secara daring.

Selain itu, lanjut dia, pemberlakuan tanda tangan elektronik pada dokumen kependudukan tersebut guna mempercepat proses pengurusan dokumen administrasi kependudukan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Kasus Positif Tambah Belasan, 6 Sembuh
Serah terima jabatan Pelaksana Tugas Kepala DMPTSP Kabupaten Kapuas. Foto-Istimewa

Kalteng

Gerek Jabat Pelaksana Tugas Kepala DMPTSP Kapuas
apahabar.com

Kalteng

6 Pria Ditangkap, Polisi Bidik Cukong Logging di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Cegah Covid-19, Polda Kalteng Semprot Disinfektan Ruas Jalan Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Mudik Natal, Kepolisian di Kobar Buka Jasa Penitipan Rumah Gratis
Covid-19

Kalteng

Tenaga Kesehatan di Kapuas Wajib Vaksin, Berikut Rinciannya
Wanita Hamil

Kalteng

Pascaoperasi, Begini Kondisi Wanita Hamil Korban Penusukan Pemuda Mabuk di Palangka Raya
KPU barut

Kalteng

KPU Barut Laksanakan Rapat Evaluasi PPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com