Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Kalteng

Kamis, 21 Mei 2020 - 05:00 WIB

Blanko KTP Elektronik di Palangka Raya Menipis

rifad - Apahabar.com

Ilustrasi KTP Elektronik. Foto-Net

Ilustrasi KTP Elektronik. Foto-Net

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya Afendie menyebut bahwa blanko kartu tanda penduduk elektronik di wilayahnya mulai menipis.

“Saat ini blanko KTP elektronik tinggal sekitar 1.000 yang belum dicetak. Untuk itu kami segera mengajukan penambahan ke pusat,” kata Afendie di Palangka Raya, Rabu (20/05).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Wali Kota Palangka Raya untuk mengajukan penambahan blanko KTP elektronik tersebut.

Afendie mengatakan, menipisnya jumlah blanko KTP elektonik tersebut karena pihaknya terus melakukan pencetakan dari data warga Kota Palangka Raya yang telah melakukan perekaman.

Baca juga :  Tim Aksi Sosial Demokrat Kalteng Bantu Pemerintah Lawan Corona

Meski demikian, dia kembali mengingatkan bahwa saat ini pihaknya menghentikan sementara proses perekaman data KTP elektronik dan fokus pada pencetakan terhadap data yang perekamannya sudah dilakukan.

“Hal itu untuk memastikan data masyarakat yang telah melakukan perekaman segera mendapatkan KTP elektronik,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Palangka Raya itu.

Di sisi lain saat ini Disdukcapil Kota Palangka Raya mulai menerapkan tanda tangan elektronik pada dokumen kependudukan yang diminta masyarakat.

Tanda tangan elektronik diberlakukan untuk dokumen kartu keluarga (KK), surat keterangan pindah WNI (SKPWNI), kutipan akta kelahiran dan kutipan akta kematian.

Baca juga :  Bantu Masyarakat Terdampak Corona, PKB Kalteng Bergerak dalam Senyap

Dia menerangkan tanda tangan elektronik tersebut diberlakukan menggunakan sistem kode “quick record” atau QR tanpa ada tanda tangan basah dan stempel dinas, sedangkan untuk mengetahui keabsahan atau kevalidan data bisa diketahui dengan memindai menggunakan QR scanner.

Afendie menerangkan pemberlakuan tanda tangan elektronik itu dalam rangka menindaklanjuti amanat Pasal 5 Ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan secara daring.

Selain itu, lanjut dia, pemberlakuan tanda tangan elektronik pada dokumen kependudukan tersebut guna mempercepat proses pengurusan dokumen administrasi kependudukan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Axcel Narang Bicara Soal Pemimpin Ideal Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Kapal Bermuatan Puluhan Pelajar Karam di Sungai Mentaya
apahabar.com

Kalteng

Sebagian Aktivitas Ekonomi di Barut Lumpuh Akibat Banjir
apahabar.com

Kalteng

KPP Pratama Muara Teweh Lakukan Penagihan Pajak
apahabar.com

Kalteng

Mati Suri, Ratusan Ormas Bakal Diverifikasi
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Instruksikan Beli Mobile PCR Tekan Sebaran Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Hanura Kalteng Ikuti Peringatan Nuzulul Quran Secara Virtual
apahabar.com

Kalteng

Detik-Detik Evakuasi Korban Tergencet ‘Monster Jalanan’