Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Bukan Karantina Lokal, Jalur Masuk Persada Baru 2 Hanya Diperketat

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 20:17 WIB

Bukan Karantina Lokal, Jalur Masuk Persada Baru 2 Hanya Diperketat

Warga tiga kompleks di Kecamatan Alalak mengikuti rapid test. Hasilnya 20 warga reaktif dan harus dikarantina. Foto-Humpro Setda Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Menyikapi hasil rapid test yang dilakukan, Senin (18/5) pagi, jalur masuk Kompleks Persada Baru 2 Desa Handil Bakti di Kecamatan Alalak, Barito Kuala (Batola) pun diperketat.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Kalimantan Selatan dan Batola baru saja melakukan rapid test masif di Alalak.

Selain Kompleks Persada Baru 2, rapid test juga dilakukan kepada warga Kompleks Anissa Desa Semangat Dalam dan Kompleks Papan Kemakmuran Kelurahan Handil Bakti.

Hasilnya hanya warga Kompleks Anissa yang berpotensi tidak terpapar Covid-19. Dari 82 warga, tidak seorang pun yang reaktif.

Sebaliknya 165 warga Persada Permai 2 yang diperiksa, 15 orang di antaranya reaktif.

Sedangkan hasil pemeriksaan 124 warga Papan Kemakmuran, 5 di antaranya juga reaktif.

Menyikapi situasi tersebut, GGTP Kalsel mengusulkan karantina wilayah lokal di Persada Permai Baru 2 guna menekan penyebaran.

“Terlebih dari kawasan yang sama, sudah terdapat 10 warga positif Covid-19,” papar Haris Makkie, Ketua Harian GGTP Kalsel.

Selain reaktif dan positif, hasil statistik epidemiologi menjelaskan kemungkinan muncul 500 kasus positif baru, seandainya Persada Permai Baru 2 dan 3 tidak melakukan karantina wilayah.

Direncanakan karantina wilayah dilakukan selama 14 hari sejak 19 Mei 2020. Selanjutnya warga diawasi 24 jam oleh personel keamanan gabungan dari Kodim 1005 Marabahan dan Polres Barito Kuala.

Lantas sebagai kompensasi, Pemprov Kalsel bersedia menjamin pendanaan, konsumsi masyarakat dan petugas jaga, hingga menyediakan petugas konseling.

Namun demikian, rencana tersebut ditunda dengan berbagai pertimbangan. Pasca rapat terbatas antara GGTP Kalsel dan Batola, diputuskan hanya dilakukan pembatasan akses keluar masuk.

“Sudah dibicarakan dan disepakati dengan GGTP Kalsel bahwa tidak dilakukan lockdown lokal di Persada Raya 2,” jelas Muhammad Sya’rawi, Camat Alalak.

“Sesuai arahan Bupati Batola, dilakukan pembatasan pintu masuk menjadi hanya satu jalur guna memantau pergerakan dan aktivitas warga dengan mengaktifkan Kamtibmas dari warga sendiri,” imbuhnya.

Tindakan berikutnya adalah melakukan rapid test lanjutan dengan metode acak di dua RT terdekat.

“Sambil menunggu hasil swab, 20 warga yang reaktif segera dikarantina di Mess KTM Batola di Marabahan,” tandas Sya’rawi.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini: 2 Kabupaten Diprediksi Hujan Ringan
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Belasan Hektare Lahan Warga Birayang HST Ludes Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Ke Luar Negeri, DPRD Kalsel Klaim Kantongi Restu Dua Kementerian

Kalsel

Hitungan Jam Jelang PSU Pilgub Kalsel, YN’S Center Gelar Salat Hajat
apahabar.com

Kalsel

KPU Banjarmasin Sosialisasikan Pemilu di Ponpes Nurul Jannah
apahabar.com

Kalsel

Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin, Kapolda Kalsel Tegaskan Putus Mata Rantai Covid-19

Kalsel

DPRD: Penonaktifan Sekda Tanah Bumbu Bentuk Kesewenangan Bupati Sudian Noor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com