Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Bukan Karantina Lokal, Jalur Masuk Persada Baru 2 Hanya Diperketat

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 20:17 WIB

Bukan Karantina Lokal, Jalur Masuk Persada Baru 2 Hanya Diperketat

Warga tiga kompleks di Kecamatan Alalak mengikuti rapid test. Hasilnya 20 warga reaktif dan harus dikarantina. Foto-Humpro Setda Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Menyikapi hasil rapid test yang dilakukan, Senin (18/5) pagi, jalur masuk Kompleks Persada Baru 2 Desa Handil Bakti di Kecamatan Alalak, Barito Kuala (Batola) pun diperketat.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Kalimantan Selatan dan Batola baru saja melakukan rapid test masif di Alalak.

Selain Kompleks Persada Baru 2, rapid test juga dilakukan kepada warga Kompleks Anissa Desa Semangat Dalam dan Kompleks Papan Kemakmuran Kelurahan Handil Bakti.

Hasilnya hanya warga Kompleks Anissa yang berpotensi tidak terpapar Covid-19. Dari 82 warga, tidak seorang pun yang reaktif.

Sebaliknya 165 warga Persada Permai 2 yang diperiksa, 15 orang di antaranya reaktif.

Sedangkan hasil pemeriksaan 124 warga Papan Kemakmuran, 5 di antaranya juga reaktif.

Menyikapi situasi tersebut, GGTP Kalsel mengusulkan karantina wilayah lokal di Persada Permai Baru 2 guna menekan penyebaran.

“Terlebih dari kawasan yang sama, sudah terdapat 10 warga positif Covid-19,” papar Haris Makkie, Ketua Harian GGTP Kalsel.

Selain reaktif dan positif, hasil statistik epidemiologi menjelaskan kemungkinan muncul 500 kasus positif baru, seandainya Persada Permai Baru 2 dan 3 tidak melakukan karantina wilayah.

Direncanakan karantina wilayah dilakukan selama 14 hari sejak 19 Mei 2020. Selanjutnya warga diawasi 24 jam oleh personel keamanan gabungan dari Kodim 1005 Marabahan dan Polres Barito Kuala.

Lantas sebagai kompensasi, Pemprov Kalsel bersedia menjamin pendanaan, konsumsi masyarakat dan petugas jaga, hingga menyediakan petugas konseling.

Namun demikian, rencana tersebut ditunda dengan berbagai pertimbangan. Pasca rapat terbatas antara GGTP Kalsel dan Batola, diputuskan hanya dilakukan pembatasan akses keluar masuk.

“Sudah dibicarakan dan disepakati dengan GGTP Kalsel bahwa tidak dilakukan lockdown lokal di Persada Raya 2,” jelas Muhammad Sya’rawi, Camat Alalak.

“Sesuai arahan Bupati Batola, dilakukan pembatasan pintu masuk menjadi hanya satu jalur guna memantau pergerakan dan aktivitas warga dengan mengaktifkan Kamtibmas dari warga sendiri,” imbuhnya.

Tindakan berikutnya adalah melakukan rapid test lanjutan dengan metode acak di dua RT terdekat.

“Sambil menunggu hasil swab, 20 warga yang reaktif segera dikarantina di Mess KTM Batola di Marabahan,” tandas Sya’rawi.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa Papua Minta Asrama, Rektor ULM: Kami Usahakan
apahabar.com

Kalsel

Kecewa, Pelancong Asal Bandung Tak Bisa Susur Sungai

Kalsel

Hari ini, Kasus Covid-19 Kotabaru Tetap di Angka 516
apahabar.com

Kalsel

Lonjakan Kasus Covid-19 Kalsel, Pakar ULM: Imbas New Normal
apahabar.com

Kalsel

Warga HSS Heboh Penemuan Mayat Perempuan Tertutup Karung
apahabar.com

Kalsel

Termasuk Kasat Polair, 64 Personel Polres Batola Naik Pangkat

Kalsel

Demi Dampingi Paman Birin, Bupati HSU Abdul Wahid Siap Mundur
apahabar.com

Kalsel

Dalam Sepekan Bertambah 24 Pasien DBD di Kabupaten Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com