Kesiapan MTQ Kalsel di Tanbu Capai 50 Persen Ditetapkan KPK Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bantah Terlibat Suap INNALILLAHI! Bocah 7 Tahun di Baharu Utara Kotabaru Tewas Dipatuk Kobra Jadi Tersangka Suap, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Miliar Rupiah Kebakaran Pelambuan, Puluhan Rumah Dekat Gudang Karet Ludes

Bupati HST: Warga yang Reaktif Covid-19 Jangan Dikucilkan

- Apahabar.com Jumat, 29 Mei 2020 - 14:25 WIB

Bupati HST: Warga yang Reaktif Covid-19 Jangan Dikucilkan

Bupati HST, HA Chairansyah mengajak Tim GTPP Covid-19 Kalsel ke Pasar Agrobisnis Tradisional Modern Barabai dalam rangka Monev ke Banua Anam, Senin (25/5). Foto-istimewa

apahabar,com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) HA Chairansyah menegaskan, warganya yang dinyatakan reaktif Virus Corona atau Covid-19 agar tidak dikucilkan.

Hal itu ditekankan bupati bukan tanpa alasan. Sebab kata dia, untuk menentukan atau memastikan seseorang positif Corona bukan dari hasil rapid test.

“Untuk memastikan positif corona harus dilakukan test lanjutan yaitu, Swab/PCR. Untuk mereka yang positif reaktif janganlah dimusuhi atau dikucilkan, karena mereka adalah saudara kita juga, berikan semangat dan dukungan untuk sehat kembali,” pinta HA Chairansyah saat menyosialisasikan penggunaan masker dan bahaya pandemi Covid 19 di Pasar Agrobisnis Tradisional Modern Barabai, Kamis (28/5).

Diberitakan sebelumnya, dari 19 Puskesmas di HST, sembilan di antaranya ada Nakes yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Saat ini sebanyak 25 orang warga HST menjalani karantina atau isolasi pada rumah singgah di gedung eks Akper Murakata. Mereka diisolasi sejak Selasa (26/5).

“Dari 25 yang dikarantina, termasuk juga tenaga kesehatan (Nakes) yang dari hasil rapid tes menunjukkan reaktif,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 HST, dr Muhammad Asnal belum lama tadi.

Diterangkan Asnal, 25 orang dikarantina tadi ada 15 orang yang merupakan tenaga kesehatan. Empat orang lainnya yakni, keluarganya.

“Saat rapid test kedua, ada yang menunjukkan reaktif dan ada juga yang non reaktif. Rapid test kedua ada sebanyak tujuh orang nakes yang reaktif,” terang dr Asnal.

Sisanya yang dikarantina, lanjut Asnal, merupakan pelaku perjalanan yang termasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Mereka akan dikarantina sampai hasil pemeriksaan Reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR) keluar,” ucap dokter Asnal.

Disamping itu, seluruh nakes baik yang reaktif maupun non reaktif tetap dilakukan tes Swab.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cerita Sukses Pemuda Kotabaru di Jepang dan Gaet Wanita Mualaf
apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Dandim 1008 Tanjung Warning Jajarannya
apahabar.com

Kalsel

Jelang Imsyak, Jasad Perempuan Tanpa Busana Gegerkan Warga S Parman
apahabar.com

Kalsel

Kemeriahan Hari Bhayangkara, Satlantas Polres Banjar Bagi Souvernir dan SIM Gratis
Usai Makan Ayam Habang, Puluhan Warga Keracunan di Aluh-Aluh

Kalsel

Usai Makan Ayam Masak Habang, Puluhan Warga Keracunan di Aluh-Aluh
apahabar.com

Kalsel

4 Kabupaten di Kalsel Diprakirakan Hujan Berpetir Hari Ini

Kalsel

Susuri Sungai, FJPI Kalsel Distribusikan Bantuan ke Desa Terisolir Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Selangkah Lagi BSF Masuk Event Nasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com