ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Jumat, 29 Mei 2020 - 14:25 WIB

Bupati HST: Warga yang Reaktif Covid-19 Jangan Dikucilkan

Redaksi - apahabar.com

Bupati HST, HA Chairansyah mengajak Tim GTPP Covid-19 Kalsel ke Pasar Agrobisnis Tradisional Modern Barabai dalam rangka Monev ke Banua Anam, Senin (25/5). Foto-istimewa

Bupati HST, HA Chairansyah mengajak Tim GTPP Covid-19 Kalsel ke Pasar Agrobisnis Tradisional Modern Barabai dalam rangka Monev ke Banua Anam, Senin (25/5). Foto-istimewa

apahabar,com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) HA Chairansyah menegaskan, warganya yang dinyatakan reaktif Virus Corona atau Covid-19 agar tidak dikucilkan.

Hal itu ditekankan bupati bukan tanpa alasan. Sebab kata dia, untuk menentukan atau memastikan seseorang positif Corona bukan dari hasil rapid test.

“Untuk memastikan positif corona harus dilakukan test lanjutan yaitu, Swab/PCR. Untuk mereka yang positif reaktif janganlah dimusuhi atau dikucilkan, karena mereka adalah saudara kita juga, berikan semangat dan dukungan untuk sehat kembali,” pinta HA Chairansyah saat menyosialisasikan penggunaan masker dan bahaya pandemi Covid 19 di Pasar Agrobisnis Tradisional Modern Barabai, Kamis (28/5).

Baca juga :  Ratusan Orang Iringi Pemakaman Wali Kota Banjarbaru, Simak Pesan Terakhirnya

Diberitakan sebelumnya, dari 19 Puskesmas di HST, sembilan di antaranya ada Nakes yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Saat ini sebanyak 25 orang warga HST menjalani karantina atau isolasi pada rumah singgah di gedung eks Akper Murakata. Mereka diisolasi sejak Selasa (26/5).

“Dari 25 yang dikarantina, termasuk juga tenaga kesehatan (Nakes) yang dari hasil rapid tes menunjukkan reaktif,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 HST, dr Muhammad Asnal belum lama tadi.

Diterangkan Asnal, 25 orang dikarantina tadi ada 15 orang yang merupakan tenaga kesehatan. Empat orang lainnya yakni, keluarganya.

Baca juga :  Sambut HUT RI ke-75, Pemkab HSS Gelar Lomba Menyanyi #Dirumahsaja

“Saat rapid test kedua, ada yang menunjukkan reaktif dan ada juga yang non reaktif. Rapid test kedua ada sebanyak tujuh orang nakes yang reaktif,” terang dr Asnal.

Sisanya yang dikarantina, lanjut Asnal, merupakan pelaku perjalanan yang termasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Mereka akan dikarantina sampai hasil pemeriksaan Reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR) keluar,” ucap dokter Asnal.

Disamping itu, seluruh nakes baik yang reaktif maupun non reaktif tetap dilakukan tes Swab.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

IAKMI Kalsel Bakal Makin Gencar Dorong Kawasan Bebas Rokok
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Rokok, 2 Hektare Lahan di Banjarbaru Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin dan Pelaihari Diperkirakan Hujan Berpetir Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Satu Tim Bakal Pasangan Calon Pilwali Banjarmasin Diduga Berbuat Curang
apahabar.com

Kalsel

Momen Libur Lebaran, Pengunjung Wisata Susur Sungai di Banjarmasin Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Massa Padati Jalan Jafri Zam-zam, Arus Lalin Ditutup Sementara
apahabar.com

Kalsel

Ngantor ke DPRD Kalsel, Bang Dhin Naik Ojol Lokal
aapahabar.com

Kalsel

Pelayanan Kesehatan di HST Belum Maksimal, Dokter ‘Dikeluhkan’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com