Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Bupati HST: Warga yang Reaktif Covid-19 Jangan Dikucilkan

- Apahabar.com Jumat, 29 Mei 2020 - 14:25 WIB

Bupati HST: Warga yang Reaktif Covid-19 Jangan Dikucilkan

Bupati HST, HA Chairansyah mengajak Tim GTPP Covid-19 Kalsel ke Pasar Agrobisnis Tradisional Modern Barabai dalam rangka Monev ke Banua Anam, Senin (25/5). Foto-istimewa

apahabar,com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) HA Chairansyah menegaskan, warganya yang dinyatakan reaktif Virus Corona atau Covid-19 agar tidak dikucilkan.

Hal itu ditekankan bupati bukan tanpa alasan. Sebab kata dia, untuk menentukan atau memastikan seseorang positif Corona bukan dari hasil rapid test.

“Untuk memastikan positif corona harus dilakukan test lanjutan yaitu, Swab/PCR. Untuk mereka yang positif reaktif janganlah dimusuhi atau dikucilkan, karena mereka adalah saudara kita juga, berikan semangat dan dukungan untuk sehat kembali,” pinta HA Chairansyah saat menyosialisasikan penggunaan masker dan bahaya pandemi Covid 19 di Pasar Agrobisnis Tradisional Modern Barabai, Kamis (28/5).

Diberitakan sebelumnya, dari 19 Puskesmas di HST, sembilan di antaranya ada Nakes yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Saat ini sebanyak 25 orang warga HST menjalani karantina atau isolasi pada rumah singgah di gedung eks Akper Murakata. Mereka diisolasi sejak Selasa (26/5).

“Dari 25 yang dikarantina, termasuk juga tenaga kesehatan (Nakes) yang dari hasil rapid tes menunjukkan reaktif,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 HST, dr Muhammad Asnal belum lama tadi.

Diterangkan Asnal, 25 orang dikarantina tadi ada 15 orang yang merupakan tenaga kesehatan. Empat orang lainnya yakni, keluarganya.

“Saat rapid test kedua, ada yang menunjukkan reaktif dan ada juga yang non reaktif. Rapid test kedua ada sebanyak tujuh orang nakes yang reaktif,” terang dr Asnal.

Sisanya yang dikarantina, lanjut Asnal, merupakan pelaku perjalanan yang termasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Mereka akan dikarantina sampai hasil pemeriksaan Reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR) keluar,” ucap dokter Asnal.

Disamping itu, seluruh nakes baik yang reaktif maupun non reaktif tetap dilakukan tes Swab.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Heboh di Bincau Martapura, Perempuan Muda Ditemukan Tewas Tergantung
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 16 Agustus: Tambah 99, Positif Jadi 7.152 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Tantang Paman Birin, Gerindra Kalsel Inginkan Julak Abidin
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kota Tak Dilibatkan Bahas PSBB
apahabar.com

Kalsel

Pemenang Lomba Keluarga Sejahtera Diberi Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Cegah Sebaran Corona, Ratusan Tahanan di Banjarmasin Dirumahkan
apahabar.com

Kalsel

Tak Keluarkan Peringatan Dini, BMKG Prakirakan Sebagian Kalsel Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Bakal Sidak Bandara dan Pelabuhan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com