Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Bursa Saham Asia Turun, IHSG Ikut Melemah

- Apahabar.com Selasa, 12 Mei 2020 - 11:10 WIB

Bursa Saham Asia Turun, IHSG Ikut Melemah

Ilustrasi - Pekerja mengambil gambar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan ponselnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/05). Foto-Antara/Muhammad Adimaja/hp.

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/05) pagi melemah seiring penurunan bursa saham Asia.

Pada pukul 09.31 WIB, IHSG melemah 3,83 poin atau 0,08 persen ke posisi 4.635,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,64 poin atau 0,24 persen menjadi 693,65.

“IHSG diperkirakan melemah terbatas pada perdagangan hari ini bersamaan dengan perkiraan potensi menurunnya saham Asia setelah saham AS ditutup melemah. Namun, tekanan IHSG sedikit dapat tertopang oleh stabilitas rupiah,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa.

Dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump mengonfirmasi kemungkinan pembubaran gugus tugas penanganan Covid-19 di tengah rencananya ingin membuka kembali kegiatan ekonomi. Pembubaran itu akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan.

Pihak lain berpendapat bahwa Trump mengorbankan kesehatan masyarakat Amerika dalam keinginannya untuk membuka kembali ekonomi AS menjelang pilpres pada November mendatang.

AS saat ini menjadi negara dengan jumlah kematian akibat Covid-19 terbanyak yakni 77.280 jiwa dengan total 1,3 juta kasus positif.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kabar pemulihan ekonomi secara bertahap yang beredar dalam bentuk infografis, masih bersifat kajian.

Infografis tersebut menggambarkan fase-fase pembukaan kegiatan bisnis dan industri yang dimulai pada 1 Juni hingga Juli 2020, dengan skenario tersebut dirinci menjadi lima fase.

Pemerintah saat ini terus melakukan kajian berbagai langkah-langkah yang bisa memfokuskan pada penanganan Covid-19, yakni meminimalkan penyebaran dan mencegah bertambahnya korban jiwa dan melihat kondisi sosial ekonomi pascapandemi ini berakhir.

Kebijakan pembatasan aktivitas sosial yang dilakukan banyak negara memang berdampak pada penurunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi terkontraksi selama pembatasan sosial dan penguncian (lockdown) diterapkan di beberapa negara.

Bursa saham regional Asia Selasa pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 41,5 poin atau 0,2 persen ke 20.349,2, indeks Hang Seng melemah 375,5 poin atau 1,53 persen menjadi 24.226,6, dan indeks Straits Times melemah 29,09 poin atau 1,11 persen ke 2.582,22.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Stok Sembako Kaltim Aman Sampai Hari Raya
apahabar.com

Ekbis

Penerbangan di Kalteng Alami Penurunan
Bukalapak Buka Jalur Khusus Petugas Medis Beli Alkes

Ekbis

Bukalapak Buka Jalur Khusus Petugas Medis Beli Alkes
apahabar.com

Ekbis

Harga Properti 2020 Diprediksi Naik 9 Persen
apahabar.com

Ekbis

Bersamaan Stimulus AS Belum Cair, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah Tipis
apahabar.com

Ekbis

Jika Bersalah, Erick Thohir Minta Karyawan Garuda Mundur
apahabar.com

Ekbis

Kurangi Impor, Pertamina Lirik Minyak Sawit
apahabar.com

Ekbis

Buka Kelas Difabel, Trio Motor Jembatani Akses Kerja di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com