Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan

Cegat Warga di Pos PSBB, Dandim Martapura Kaget Dijawab Mau Silaturrahmi ke Keluarga

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 23:19 WIB

Cegat Warga di Pos PSBB, Dandim Martapura Kaget Dijawab Mau Silaturrahmi ke Keluarga

Dandim 1006/Martapura, Letko Arm Siswo Budiarto saat ikut memeriksa pengendara di Kecamatan Sungai Tabuk, Senin (18/5). Foto-istimewa.

 

apahabar.com, MARTAPURA – Memasuki hari ketiga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, Dandim 1006/Martapura, Letko Arm Sis

apahabar.com

Dandim 1006/Martapura, Letko Arm Siswo Budiarto saat ikut memeriksa pengendara di Kecamatan Sungai Tabuk, Senin (18/5). Foto-istimewa. 

wo Budiarto kembali terjun ke lapangan.

Dandim menyisir sejumlah pos cek poin dan ikut langsung melakukan pemeriksaan kepada warga yang hendak melintasi perbatasan antara Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin.

Menurut Dandim, saat menyisir ke perbatasan di Kecamatan Kertak Hanyar dan Sungai Tabuk, fakta di lapangan masih banyak warga yang kurang mengerti bagaimana aturan PSBB, dan terkesan meremehkan Covid-19.

“Ketika tanya maksud dan tujuan hendak bepergian, jawabanya simpel, hendak ke tempat keluarga ataupun silahturahmi, tidak tau apa yang hendak mereka lakukan. Padahal wabah semakin merebak
terutama di Banjarmasin,” kata Dandim.

Dandim menilai, sosialisasi PSBB kurang diperhatikan oleh warga.

Padahal ungkapnya, sosialisasi sudah dilakukan di mana-mana, baik di media cetak, elektronik, online, radio bahkan banyak baleho-spanduk.

Ia kemudian diminta kepada petugas pengamanan PSBB di lapangan, agar pro aktif memperhatikan standar prosedur yang akan dilakukan terutama cek identitas dan keperluan.

“PSBB di dua pos cek poin Sungai Tabuk dan Kertak Hanyar, Danramil dan perwira staf kami libatkan turun langsung ke lapangan, guna membantu mengefektifkan pelaksanaan pengecekan warga yang melintasi perbatasan,” terangnya.

Dandim mengevaluasi, meski ada kesadaran warga memproteksi diri memakai masker, namun anjuran untuk tidak keluar rumah masih banyak tidak disiplin.

“Di Dikertak Hanyar kami langsung turun ke lapangan, para pengendara seperti air bah tumpah begitu banyak dari arah Banjarmasin menuju Kabupaten Banjar dan arah Banjarbaru 75 persen, petugas kewalahan,” tutur Dandim

“Nah di sini kurang maksimal, karena kalau di Banjarmasin ada pembatasan dan disiplin warganya, secara otomatis orang mau ke Kabupaten Banjar berkurang, tapi nyatanya tidak demikian,” sambungnya.

Secara umum, tambahnya, kesadaran warga sudah mulai terlihat terutama menggunakan masker dan kepatuhan. “Diharapkan dukungan semua pihak dapat membantu kami pelaksanaan PSBB dapat berjalan dengan baik. Sabar dulu 14 hari, tidak lama,” tutup Dandim.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ratusan Orang di Pelaihari Di-Rapid Test, Belasan Reaktif!
apahabar.com

Kalsel

Total 150 Penderita di Kalsel, HSU Masih Nol Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Tepat di Hari Anak, 19 Andikpas LPKA Martapura Dapat Remisi
apahabar.com

Kalsel

Diisukan Corona, Mahasiswa China asal Tapin Buka Suara

Kalsel

Minyak Dunia Merosot, Pertamax Cs Kembali Turun!
apahabar.com

Kalsel

Dirjen KLHK Sebut Kalsel Percontohan Rehabilitasi DAS
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Ajak Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

HKSN 2019 di Kalsel, 2 Rekor MURI Terpecahkan Sekaligus!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com