Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin

Cek Arah Kiblat Saat Matahari Tepat di Atas Kakbah Besok, Simak Caranya

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 17:40 WIB

Cek Arah Kiblat Saat Matahari Tepat di Atas Kakbah Besok, Simak Caranya

Ilustrasi matahari tepat di atas Kakbah yang jadi arah kiblat umat muslim seluruh dunia. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Sudah benarkah arah kiblat untuk salat Anda saat ini. Jika ragu, maka Rabu (27/5) besok hingga Kamis (28/5) lusa adalah waktu yang pas mengukurnya.

Pasalnya, menurut Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Agus Salim mengatakan, dua hari itu posisi matahari akan kembali melintas tepat di atas Kakbah, Mekkah, Arab Saudi.

Sehingga menjadi waktu yang tepat bagi umat Islam untuk mengecek arah kiblat.

“Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 Wita. Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Kabah,” kata Agus, Selasa (26/5).

Dia menambahkan, fenomena alam itu berdasarkan data astronomi.

Peristiwa semacam itu dikenal sebagai Istiwa A’dham atau Rashdul Qiblah.

Maksudnya, waktu matahari di atas Kakbah dengan bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

Momentum itu, lanjut Agus, dapat digunakan bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya.
Caranya dengan menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah.

Dia mengatakan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat.

Pertama, kata dia, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus bisa menggunakan lot/bandul.

Kedua, kata Agus, permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata.

Ketiga, lanjut dia, jam pengukuran harus disesuaikan dengan standar BMKG, RRI atau Telkom.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Masjid Istiqlal Siarkan Langsung Tausiyah Selama Ramadan 2020
apahabar.com

Habar

Kantong Parkir Posko Ami B Siap Tampung 600 Unit Mobil
apahabar.com

Habar

Masjid di India Jadi Tempat Pernikahan Umat Hindu
apahabar.com

Religi

Sebelum Dikuasai Wahabi, Makkah Merayakan Maulid Nabi
apahabar.com

Habar

Peringatan Maulid DPRD Banjar; Ustadz Khairullah Zain Beberkan Keteladanan Rasul untuk Wakil Rakyat
apahabar.com

Habar

Ribuan Pengamal Tarekat Hadiri Pembukaan World Sufi Forum di Pekalongan
apahabar.com

Religi

Usai Bahas Teori Penciptaan, Ornella Dhita Yakin Jadi Mualaf
apahabar.com

Hikmah

Ini Alasan Kenapa Sayidina Umar bin Khattab Bisa Tidur Nyenyak di Atas Kerikil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com