Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

[CEK FAKTA] Tak Punya KTP Pelaihari Disuruh Pulang di Kayangan

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 16:04 WIB

[CEK FAKTA] Tak Punya KTP Pelaihari Disuruh Pulang di Kayangan

Siapapun yang tak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) asal Pelahari diminta putar balik dari kawasan Gunung Kayangan, Kabupaten Tanah Laut, Senin (18/5). Foto-apahabar.com/Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Siapapun yang tak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) asal Pelaihari diminta putar balik dari kawasan Gunung Kayangan, Kabupaten Tanah Laut, Senin (18/5).

Dari penyelisikan media ini, kabar yang beredar di media sosial itu tidak sepenuhnya benar.

Adapun razia gabungan dilakukan oleh jajaran Polres Tanah Laut. Menggandeng Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Tanah Laut.

Razia digalakkan untuk menjaring penyakit masyarakat. Khususnya mencegah masuknya copet, gepeng (gelandangan dan pengemis) minuman keras dan tertib administrasi bagi setiap angkutan orang.

“Sebab hari ini di Pelaihari ada pasar yang merupakan hari pasar terakhir menjelang Hari Raya Idulfitri, biasanya pengemis dan copet yang rombongan dari Banjarmasin datang ke Pelaihari maka dari itu dilakukan antisipasi dengan melakukan razia gabungan,” ucap Plt Kasatpol PP Muhammad Faried Widyatmoko dihubungi apahabar.com.

Selain razia copet dan gepeng juga dilaksanakan antisipasi penyebaran Covid-19 karena rata-rata copet dan gopeng itu datangnya dari Banjarmasin.

“Hari ini didapati 4 orang pengemis. Yaitu tiga orang dewasa dan satu orang anak-anak serta ada warga Kabupaten Tanah Laut yang kerja di Kalimantan Utara yang mudik yang saat ini diamankan di Mako Satpol PP sambil menunggu konfirmasi dari Satgas Covid-19 apabila diperlukan adanya rapid test,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada warga Tala jika bepergian ke pasar untuk selalu berhati-hati. Waspada adanya kemungkinan rombongan copet di pasar.

“Kami dari Satpol PP sudah menyiapkan anggota untuk berjaga di pasar,” jelas dia.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tala Gentri Yuliantono mengatakan razia tadi dilaksanakan juga untuk penerbitan surat-surat, KIR, ukuran kendaraan berlebih dan kelebihan muatan.

Jika ada yang melanggar akan ditilang di tempat serta karena hari ini prioritas untuk menghindari adanya pengemis dari Banjarmasin yang datang ke Pelaihari.

“Jika ada langsung kita kembalikan ke daerah asal,” jelas dia.

Dari puluhan kendaraan bermotor yang terjaring razia ada 20 yang ditilang dengan barang bukti sitaan STNK 12, SIM 7, dan Ranmor R4 1 unit.

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Dugaan Pelanggaran Pidana Pilgub Kalsel Versi Pelapor
apahabar.com

Kalsel

Konvoi ‘Begarakan Sahur’, 3 Kelompok Pemuda Diamankan di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

ICMI Kalsel Sepakat Tolak Pernikahan Beda Agama
apahabar.com

Kalsel

Tim Kesehatan Pakai Jas Hujan, Ibnu Sina: APD Sudah Dipesan
apahabar.com

Kalsel

Rencana Pembangunan RSUD Datu Sanggul, Didesain Ramah Lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Ingin Makin Mandiri, Intip Langkah RSJ Sambang Lihum
apahabar.com

Kalsel

Pelaku UMKM Kalsel Dukung Mardani H Maming sebagai Ketua BPP HIPMI
apahabar.com

Kalsel

Habib Banua Sebut Tanbu Beruntung Punya Cuncung, Begini Alasannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com