Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

[CEK FAKTA] Tak Punya KTP Pelaihari Disuruh Pulang di Kayangan

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 16:04 WIB

[CEK FAKTA] Tak Punya KTP Pelaihari Disuruh Pulang di Kayangan

Siapapun yang tak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) asal Pelahari diminta putar balik dari kawasan Gunung Kayangan, Kabupaten Tanah Laut, Senin (18/5). Foto-apahabar.com/Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Siapapun yang tak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) asal Pelaihari diminta putar balik dari kawasan Gunung Kayangan, Kabupaten Tanah Laut, Senin (18/5).

Dari penyelisikan media ini, kabar yang beredar di media sosial itu tidak sepenuhnya benar.

Adapun razia gabungan dilakukan oleh jajaran Polres Tanah Laut. Menggandeng Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Tanah Laut.

Razia digalakkan untuk menjaring penyakit masyarakat. Khususnya mencegah masuknya copet, gepeng (gelandangan dan pengemis) minuman keras dan tertib administrasi bagi setiap angkutan orang.

“Sebab hari ini di Pelaihari ada pasar yang merupakan hari pasar terakhir menjelang Hari Raya Idulfitri, biasanya pengemis dan copet yang rombongan dari Banjarmasin datang ke Pelaihari maka dari itu dilakukan antisipasi dengan melakukan razia gabungan,” ucap Plt Kasatpol PP Muhammad Faried Widyatmoko dihubungi apahabar.com.

Selain razia copet dan gepeng juga dilaksanakan antisipasi penyebaran Covid-19 karena rata-rata copet dan gopeng itu datangnya dari Banjarmasin.

“Hari ini didapati 4 orang pengemis. Yaitu tiga orang dewasa dan satu orang anak-anak serta ada warga Kabupaten Tanah Laut yang kerja di Kalimantan Utara yang mudik yang saat ini diamankan di Mako Satpol PP sambil menunggu konfirmasi dari Satgas Covid-19 apabila diperlukan adanya rapid test,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada warga Tala jika bepergian ke pasar untuk selalu berhati-hati. Waspada adanya kemungkinan rombongan copet di pasar.

“Kami dari Satpol PP sudah menyiapkan anggota untuk berjaga di pasar,” jelas dia.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tala Gentri Yuliantono mengatakan razia tadi dilaksanakan juga untuk penerbitan surat-surat, KIR, ukuran kendaraan berlebih dan kelebihan muatan.

Jika ada yang melanggar akan ditilang di tempat serta karena hari ini prioritas untuk menghindari adanya pengemis dari Banjarmasin yang datang ke Pelaihari.

“Jika ada langsung kita kembalikan ke daerah asal,” jelas dia.

Dari puluhan kendaraan bermotor yang terjaring razia ada 20 yang ditilang dengan barang bukti sitaan STNK 12, SIM 7, dan Ranmor R4 1 unit.

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Buaya Penyerang Remaja Putri di Sebamban Ompong
Tebar Virus Membaca, Badut Kartun Ikut Mobil Pusling Sapa Anak di Kalsel

Kalsel

Tebar Virus Membaca, Badut Kartun Ikut Mobil Pusling Sapa Anak di Kalsel

Kalsel

Jual Sabu ke Polisi, Warga Amuntai Ditangkap Satresnarkoba HSU
apahabar.com

Kalsel

BMKG Ramal Hujan Ringan di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

KSOP Pastikan Terdapat Kapal Navigasi dan KPLP Secara Gratis
Banjarmasin

Kalsel

Terkuak! Korban Pembunuhan di Hotel Banjarmasin Ternyata Anak di Bawah Umur
apahabar.com

Kalsel

Prihatin Warga Terdampak Covid-19, 2 Agen LPG di Kotabaru Bagikan 200 Paket Beras
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Penerbangan Hanya Satu Kali Per Maskapai di Syamsuddin Noor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com