Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang Breaking News: PDP Kabur di Banjarbaru Akhirnya Ditemukan! Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh




Home Hikmah Religi

Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:15 WIB

Cerita Angel Lelga yang Diterima Keluarga Setelah 10 Tahun Mualaf

Aam - Apahabar.com

Angel Lelga. Foto-liputan6.com

Angel Lelga. Foto-liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Menjadi mualaf sejak 19 tahun yang lalu bukan perkara mudah bagi Angel Lelga. Apalagi ia terlahir menjadi seorang nasrani dan berada di keluarga yang taat dengan agamanya terdahulu.

Diakui Angel, ia sempat mendapat penolakan saat awal-awal memeluk Islam. “Di keluarga saya awalnya nggak mudah, karena sebagai keluarga saya ada yang pendeta,” ujar Angel Lelga.

Bahkan ia baru bisa diterima keluarga saat sudah 10 tahun menjadi mualaf. Terutama saat sudah memiliki seorang anak.

“Kurang lebih 10 tahun saya baru bisa komunikasi baik dengan keluarga. Karena bagaimanapun kan saya harus menghargai dengan perbedaan saya dan keluarga yang sudah melahirkan saya, buat mereka menerima bukan hal yang gampang,” tuturnya.

Baca juga :  Seorang Kristen di Korsel yang Menjadi Penasihat Masjid

Selama 10 tahun itu, Angel terus mencoba memberikan pandangan yang baik soal Islam kepada keluarganya. Angel ingin agama yang dipeluk saat ini bisa dilihat baik oleh keluarganya.
Tunjukkan Islam Itu Indah

“Saya menunjukkan kepada keluarga saya di Islam itu indah loh, Islam itu damai loh. Walau saya agak sedikit sulit diterima di keluarga, tapi saya menujukan dan memperlihatkan Islam itu ya legowo, damai,” katanya.

Baca juga :  Jelang Haul Datuk Abdusshamad Bakumpai, Penyeru Islam Di Pesisir Sungai Barito

Dengan perjuangannya yang cukup sulit, kini Angel bahagia. Ia mengaku kini keluarganya bahkan ikut merayakan lebaran dengan mendatangi kediamannya.

Bahkan kata Angel, sang ibu juga ikut repot mempersiapkan lebaran. Meski tidak merayakannya.

“Kini saya mendapatkan hasilnya, kalau lebaran mamah ku yang ‘mau masak apa, mama beliin ya, mau bikin apa’. Trus kakak aku yang suaminya pendeta mereka justru toleransi buatin aku kue, kakak dari Bogor dateng bantuin semua,” ungkapnya. (lip6)

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

Hikmah

Bertugas Malam Lebaran, Captain Maherda Bertakbir di Kesunyian Langit
apahabar.com

Habar

PCNU Kabupaten Banjar Bentuk “Gerakan Sedekah Tolak Bala”, Ketua: Demi Kemanfaatan Bersama
apahabar.com

Hikmah

Ada 5 Keutamaan Membayar Zakat
apahabar.com

Religi

Tajamnya Pandangan Guru Seman Mulya; Mengetahui Muridnya yang Datang Mengaji tanpa Izin Suami
apahabar.com

Religi

Cerita Kedekatan Mardani H. Maming dengan Ustaz Das’ad Latif
apahabar.com

Hikmah

3 Alasan Mengapa Rasulullah SAW Melarang Aksi Adu Domba
apahabar.com

Religi

Awal Tuan Guru Zainal Ilmi Menundukkan Kepala
apahabar.com

Hikmah

Kisah Manusia Pertama Pelantun Ayat Suci Alquran