Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka

Covid-19 Kalsel Melonjak Drastis, Kluster Pasar Mendominasi

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 13:46 WIB

Covid-19 Kalsel Melonjak Drastis, Kluster Pasar Mendominasi

Gugus Tugas me-rapid test ribuan orang di sejumlah titik pasar Banjarmasin, kemarin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Upaya preventif terus dilakukan pemerintah Kalimantan Selatan dalam menekan angka penularan Covid-19.

Mulai dari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), deteksi cepat atau rapid test secara massal hingga penyemprotan disinfektan di ruang publik.

“Pendekatan atau strategi yang dilakukan Gugus Tugas provinsi bersama kabupaten/kota saat ini dalam upaya pencegahan kemudian meningkatkan promosi kesehatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan, HM Muslim dalam rilis terbarunya.

Tiga hari terakhir, kasus baru Covid-18 di Kalsel melonjak drastis khususnya di Banjarmasin.

Hasil tracking petugas surveilans pada kluster pasar tradisional di Banjarmasin, mendominasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel.

“Saat ini teman-teman surveilans sedang melakukan identifikasi lebih seksama, karena di beberapa pasar tersebut sudah teridentifikasi kasus positif yang dilaporkan beberapa waktu lalu,” terang Muslim

Berangkat dari situ, sasaran atau target yang teridentifikasi melalui rapid test selanjutnya akan dilakukan kembali pemeriksaan tes swabnya di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru.

Belum lama ini juga telah dibentuk tim komunikasi informasi edukasi (KIE) yang terdiri dari jajaran SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel sebagai upaya promotif terkait pencegahan Covid-19.

Mereka diturunkan ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membagikan alat pelindung diri berupa masker. Secara berkala, GTPP juga akan melakukan evaluasi terhadap program ini.

“Mudah-mudahan upaya ini dapat menghasilkan tingkat kesadaran masyarakat lebih tinggi, kemudian meningkatkan kemauan dan kemampuan mereka melakukan pencegahan pada dirinya sendiri,” lanjutnya.

Dari 13 kabupaten kota se-Kalsel, Banjarmasin adalah zona paling rawan terhadap penularan Covid-19. Meski begitu, upaya preventif penanganan virus ini juga akan diterapkan di wilayah lain, terutama daerah yang melaksanakan penerapan PSBB.

“Ini akan dilakukan upaya masif baik itu Rapid test maupun swabnya. Kemudian selanjutnya yang terseleksi berpotensi menularkan maka akan dilakukan karantina. Gugus tugas juga melakukan disinfeksi terhadap tempat-tempat yang ditemukan teridentifikasi,” pungkas Muslim

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tahun Ini, Banjarmasin Bakal Bangun Belasan Jembatan Lengkung
apahabar.com

Kalsel

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan
apahabar.com

Kalsel

Cerita Pilu Pejuang Demokrasi : Tumbang di Rumah Sakit, Biaya Jutaan Hingga Ditolak BPJS
apahabar.com

Kalsel

Bertemu H Zanie, Warga Sampaikan Masalah Lahan Tidur di HST
apahabar.com

Kalsel

Ajarkan Masyarakat Sungai Gampa Trik Hidup Sejahtera
apahabar.com

Kalsel

Reaksi Polres Banjar Heboh Hoaks Pembuatan SIM Tanpa Tes
apahabar.com

Kalsel

Kondisi Banjarmasin Pasca Supersemar (2); Tidak Ada Pembantaian, Berkat NU
apahabar.com

Kalsel

HST Berduka, Pemakaman Dokter Penyakit Dalam Ditayangkan Virtual
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com