Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM Banjarmasin ‘New Normal’: Wali Kota Tunggu Pusat , Pakar Tak Sepakat Puncak Covid-19 di Kalsel, Jutaan Warga Diprediksi Terjangkit Tambah Satu Lagi, Balita di Kotabaru Positif Covid-19




Home Gaya

Kamis, 21 Mei 2020 - 06:00 WIB

Data Pengguna Waze: Pengemudi Bandung Paling Taat PSBB

rifad - Apahabar.com

Ilustrasi Aplikasi Waze. Foto-Shutterstock

Ilustrasi Aplikasi Waze. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Kota Bandung, ibukota Jawa Barat, merupakan kota besar yang paling taat menjalankan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Sejak PSBB diberlakukan, aktivitas mengemudi kendaraan di Kota Bandung turun 82 persen dari jumlah rata-rata kilometer mengemudi sebelum PSBB, menurut data penyedia aplikasi navigasi perjalanan, Waze.

“Kami tidak dapat mengomentari perihal ini karena selain data mengenai kota, kami tidak dapat menjangkau secara lebih spesifik demi melindungi privasi pengguna kami. Namun, kami dapat berbagi data dengan Anda yang menunjukkan perubahan persentase mengemudi yang tercatat di jalan di beberapa wilayah utama di Indonesia sejak PSBB,” kata Waze Indonesia pada Antara, Selasa (19/05).

Baca juga :  Tiga Alasan Indonesia Belum Gunakan Jaringan 5G

Pengurangan terbesar kedua aktivitas mengemudi selama PSBB terjadi di Jakarta, dengan penurunan 76 persen, diikuti Surabaya (-75%), Tangerang (-74,%), dan Bekasi (-68%).

Menurut data Waze, Tangerang Selatan memiliki pengurangan lalu lintas terkecil sejak PSBB (pengguna Waze mengemudi 47% kilometer lebih sedikit dibandingkan dengan rata-rata harian pada bulan Februari untuk periode dua minggu–11-25 Februari 2020), dibanding lima kota di atas.

Untuk mengukur dampak dan perubahan lalu lintas di jalan selama pandemi Covid-19, Waze telah mengumpulkan data tentang jumlah mil/kilometer yang ditempuh sebagai pengganti metrik jumlah pengguna aktif yang biasa digunakan.

Baca juga :  3 Cara Jitu Mengajarkan Anak Berpuasa

Data Waze menunjukkan bahwa di seluruh dunia, sebagian besar negara telah berhenti mengemudi secara dramatis. Secara global, pengguna Waze mengemudi 60 persen kilometer lebih sedikit dibandingkan dengan rata-rata harian pada bulan Februari untuk periode dua minggu (11-25 Februari 2020).

Sejalan dengan tren global, dengan PSBB yang saat ini sedang diterapkan di beberapa daerah di Indonesia, pengguna Waze mengemudi 66 persen kilometer lebih sedikit dibandingkan dengan rata-rata harian pada bulan Februari untuk periode dua minggu (11-25 Februari 2020).(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

5 Makanan yang Bisa Meredakan Cegukan
apahabar.com

Gaya

Jajal New Honda CRF 150 L nan Fearless!
apahabar.com

Gaya

Akhirnya, WhatsApp Punya Fitur Dark Mode di Android dan iOS
apahabar.com

Gaya

8 Kondisi yang Bisa Merusak Otak, Jomblo di Antaranya
apahabar.com

Gaya

Jelang Tahun Baru, Hindari 5 Resolusi Makan yang Tak Sehat Ini
apahabar.com

Gaya

Tips Google agar Terhindar dari Penipuan Online
apahabar.com

Gaya

Resep Nastar Meleleh di Mulut Ala Farah Quinn
apahabar.com

Gaya

Keterlibatan Wanita Mencoblos di Pilpres 2019 Penting