Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Dewan Banjarmasin: PSBB Tak Sekadar Tema

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 21:32 WIB

Dewan Banjarmasin: PSBB Tak Sekadar Tema

Anggota DPRD Banjarmasin Fraksi PKB, Zainal Hakim. Foto-apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejak diberlakukan tanggal 24 April 2020, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Banjarmasin seperti tidak ada bedanya dengan sebelum PSBB.

Ini disampaikan anggota DPRD Banjarmasin, Zainal Hakim agar PSBB benar-benar dilaksanakan, bukan cuma tema dalam pelaksanaan.

“Sejak awal diberlakukan, ini tidak ada beda sebelum PSBB. Bahwa hanya label PSBB dan ini jadi hanya sekedar tema saja. Realisasinya, faktanya kita lihat di lapangan bahwa secara efektifitas masih sangat tidak efektif,” kata Hakim kepada awak media, Senin (4/5).

Dikatakan Hakim, bahwa maksud dan tujuan PSBB itu melakukan pembatasan sosial dalam hal apapun untuk dibatasi, sampai ini terlihat tidak ada hal baru antara diberlakukan PSBB dan tidak PSBB.

“Kita lihat aktivitas masyarakat baik di pasar maupun di jalanan, terlihat secara kasat mata tidak ada perbedaan tidak ada pembatasan sebelum PSBB dan sesudah diberlakukan PSBB masih bebas seperti biasa di siang hari,” ujarnya.

Politisi dari PKB ini menilai, korelasi langsungnya adalah pada pergerakan pada penambahan pasien positif. Bahwa melihat dengan begitu bebasnya ruang gerak masyarakat, potensi warga terpapar covid-19 tentu semakin besar.

“Ini perlu menjadi evaluasi, kami meminta pemkot ada langkah-langkah cukup efektif, preventif. Sehingga tujuan dari PSBB itu dapat tercapai,” tekan Hakim.

Ia pun mengingatkan, dalam sisa waktu PSBB yang ada ini, satgas covid-19 Kota Banjarmasin bisa melakukan langkah-langkah yang lebih baik dalam menangani penyebaran virus. Bisa meminimalisir kasus wabah covid-19.

“Karena sampai hari inikan masih ada peningkatan kasus sehingga tujuan PSBB inikan belum tercapai,” sebutnya.

Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin ini mengatakan, apa yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 9 tahun 2020 tentang kebijakan PSBB tentunya harus bisa diterapkan di Kota Banjarmasin.

“Sehingga kita bisa mencontoh daerah lain yang ternyata setelah menerapkan PSBB mampu mengurangi jumlah kasus covid 19. Ini bukan hanya tema, judul, tapi benar-benar membatasi ruang gerak penyebaran virus tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sasar Tempat Ibadah, KNPI Bagi-Bagi Ribuan Antiseptik di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Latih Paskibraka, Aiptu Nanang Purnomo Tekankan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Saat Latihan
Covid-19

Kalsel

Hari Ini, Pasien Sembuh Covid-19 di Tanbu Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Tengahi Sengketa PT. BIB dan LMMD, Pemkab Tanbu Bentuk Tim Terpadu
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Peringatan Cuaca di Kalsel Siang Hari Ini!
apahabar.com

Kalsel

Penghuni Kolong Jembatan Antasari Kembali Beraktifitas
apahabar.com

Kalsel

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, dan Alasan Mengapa Guru Tak Diswab
Gowes ala Polres HSU: Semangatku Mengalahkan Lelahku

Kalsel

Gowes ala Polres HSU: Semangatku Mengalahkan Lelahku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com