Adaro-PAMA ‘Cerai’, Bagimana Nasib 4.850 Karyawannya? Tertular dari Istri, Mantan Wagub Kalsel Rudy Resnawan Positif Covid-19 Hari Ini, Giliran Perwira dan Prajurit Lanal Kotabaru Divaksin Covid-19 Sempat Lambat Panas, Dwigol Garuda Muda Gasak Tira Persikabo Terungkap, 8 DPC Demokrat Kalsel Membelot Ikuti KLB Sumut!

Di Bawah Guyuran Hujan, Jemaah Sambut Jasad Guru Zuhdi

- Apahabar.com Sabtu, 2 Mei 2020 - 18:21 WIB

Di Bawah Guyuran Hujan, Jemaah Sambut Jasad Guru Zuhdi

Ribuan pelayat menyambut kedatangan jasad Guru Zuhdi di Banjarmasin, Sabtu petang. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ratusan jemaah setia menyambut kedatangan jenazah KH Ahmad Zuhdianoor di kompleks perumahan Mesjid Jami, Kelurahan Surgi Mufti, Banjarmasin Utara, Sabtu (2/4) petang.

Pantuan apahabar.com, meski di bawah rintik hujan, mereka tetap bertahan menunggu ulama yang sangat mereka cintai itu sambil melantunkan syair selawat.

Tua, muda, laki-laki dan perempuan membaur menjadi satu hari itu. Beberapa orang nampak sesenggukan menahan air matanya.

Hingga akhirnya jenazah sang ulama kharismatik tiba di sana sekitar pukul 17.45.

Suara tangis pun tiba-tiba terdengar di mana-mana. Dari beberapa orang, bukan lagi selawat yang mereka syairkan melainkan hanya rintihan.

“Guru, Guru, Guru,” kata mereka dengan air mata yang berlinang di pipi.

Diwartakan sebelumnya, terjawab sudah di mana lokasi pemakaman almarhum KH Ahmad Zuhdiannoor atau akrab disapa Guru Zuhdi.

Sang ulama karismatik itu disebut bakal dimakamkan di alkah keluarga di belakang Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin.

Lokasi pemakaman telah disiapkan pihak keluarga. Masyarakat telah memadati kawasan sekitar Masjid Jami.

Diketahui jika sebelumnya juga sempat beredar kabar jika lokasi pemakaman di Kota Citra Graha di Jalan Ahmad Yani Km 17,5, Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Namun, pihak keluarga dari hasil rapat terakhir, meminta almarhum tetap dimakamkan di alkah keluarga dekat kediaman pribadi di belakang Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin.

Ketua Umum Majelis Ta’lim (Majta) Dedi menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak datang melayat karena pandemi.

“Kami sudah memasang spanduk seruan yang intinya meminta jemaah dan pencinta abah haji agar sama-sama mendoakan dan membaca yasin di rumah masing-masing saja,” ucap Dedi dilansir Antara,

Karangan bunga sebagai ucapan belasungkawa pun terus mengalir. Sejumlah tokoh daerah hingga nasional terlihat menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya ulama besar Kalimantan Selatan yang banyak mengisi sejumlah pengajian tersebut.

Sepanjang jalan di gang-gang sempit menuju kediaman almarhum Guru Zuhdi dipenuhi karangan bunga. Salah satunya dari Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri Irjen Pol Rachmat Mulyana yang merupakan mantan Kapolda Kalimantan Selatan.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lebaran, Pemeriksaan di Pos PSBB Kertak Hanyar Tak Mengendur
Masker

Banjarmasin

Tiga Jam Giat, 162 Warga Banjarmasin Terjaring Operasi Yustisi
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Baru, Bendera Terpanjang di Kalsel Berkibar di Aston Banua
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kalsel, Senator DPD RI Cek Kesiapan Pilkada Serentak
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari Membara, 42 Rumah Terbakar di Pekapuran
apahabar.com

Kalsel

Partisipasi Revolusi Mental; Sekretariat DPRD Kalsel Bersih-Bersih
MK

Kalsel

Pilkada Banjar, Rusli-Fadhlan Mulai Mengejar, Saidi-Habib Masih Teratas
apahabar.com

Kalsel

Berupaya Unggul dan Terkemuka, STIE Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Kampus di Luar Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com