Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Di Sini Rasulullah Salat Idul Fitri

- Apahabar.com Kamis, 21 Mei 2020 - 06:30 WIB

Di Sini Rasulullah Salat Idul Fitri

Di Tempat Ini, Rasulullah Melaksanakan Sholat Idul Fitri. Foto: Masjid Ghamamah di Madinah, Arab Saudi. Foto-Istimewa

apahabar.com, MADINAH – Islam mempunyai dua hari raya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Idul Fitri dilaksanakan setiap 1 Syawal setelah sebulan melaksanakan puasa di bulan Ramadan. Sedangkan, Idul Adha diperingati setiap 10 Dzulhijjah, yakni sehari setelah jamaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Idul Fitri merupakan hari kebahagiaan umat Islam sebagai hari raya atau hari kemenangan. Sebab, hari itu diraih setelah umat Islam mengerjakan puasa selama sebulan penuh.
Rasul SAW pernah bersabda yang artinya, “Kita baru saja kembali dari perang yang kecil. Sekarang, kita akan menuju perang yang lebih besar, yakni perang melawan (mengendalikan) hawa nafsu.”

Orang yang berhasil melewati atau mengendalikan diri dari hawa nafsu itulah yang memperoleh kemenangan. Rasul SAW mengumpamakan orang yang mampu mengendalikan dirinya dari godaan hawa nafsu sebagai orang yang suci, yakni fitrah. Dan, mereka yang mendapatkan kefitrahan inilah yang mendapatkan dirinya seperti bayi yang baru dilahirkan, seakan tak punya dosa.

Idul Adha diperingati sebagai bentuk kebahagiaan setelah dan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Dalam surah Al-Kautsar Allah berfirman, Sesungguhnya, Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Dirikanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya, orang yang membenci kamu adalah orang yang terputus. (QS Al-Kautsar [108]: 1-3).

Kedua shalat hari raya (Id) ini disunnahkan untuk dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid. Sebab, yang demikian itulah dilakukan Rasul SAW setiap tiba hari raya. Dan, salah satu tempat yang biasa digunakan oleh Rasulullah SAW mendirikan sholat Id adalah di lapangan yang terletak di kawasan al-Manakha.

Lokasi ini terletak sekitar 300 meter dari Masjid Nabawi. Sebagai bentuk penghormatan atas kebiasaan Rasul SAW mendirikan salat di tempat tersebut, didirikanlah sebuah masjid yang diberi nama Masjid Al-Mushalla, yakni masjid tempat salat.
Di Masjid inilah Rasul mendirikan salat Idul Fitri atau Idul Adha. Abu Hurairah berkata, Setiap kali Rasulullah melalui Al-Mushalla, Baginda akan menghadap ke arah kiblat dan berdoa.

Masjid Al-Musalla yang sekarang dikenal sebagai Masjid Al-Ghamamah terletak di sebelah timur Madinah, yaitu berhadapan dengan Pasar Tamar sekarang.
Letak masjid ini berdampingan dengan Masjid Nabawi di sebelah barat. Dari arah Babus Salam, bila kita melihat ke arah barat akan terlihat masjid yang memiliki kubah-kubah kecil. Warnanya kelabu dan berkubah putih.

Disebut dengan Al-Mushalla yang berarti tempat salat karena Rasulullah mengerjakan sholat hari raya di sekitar kawasan terbuka, yang menjadikan kawasan ini sebagai tempat khas shalat hari raya.
Konon, peristiwa itu terjadi pada tahun kedua Hijriyah. Karena itu, masjid ini memiliki sejarah penting dalam kehidupan umat Islam.

Menurut riwayat, Khalifah Umar bin Khattab adalah orang yang membangun masjid ini persis di tempat salat Nabi SAW. Adapun bangunan masjid yang ada sekarang ini adalah peninggalan pembangunan Sultan Abdul Majid al-Utsmani. Masjid ini pernah direnovasi kembali pada masa Raja Fahd (1411H). (rep)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Sayidina Husain Sempat Berpidato Sebelum Dibantai di Karbala
apahabar.com

Religi

Haul KH Anang Sya’rani Arif ke 51, Muhaddist yang Meninggal Tepat di Azan Subuh
apahabar.com

Habar

NU Kalsel Imbau Warga Nahdliyyin Rayakan Malam Nishfu Sya’ban di Rumah
apahabar.com

Habar

Lika-liku Mualaf Istri Uya Kuya, Simak Selengkapnya
apahabar.com

Habar

Jelang Haul ke 15 Guru Sekumpul, Lapangan Murjani Disulap Jadi Tempat Parkir dan Salat
apahabar.com

Habar

Penyelenggaraan Haji Belum Diputuskan, Kemenag: Detil Skenario Masih Dikaji
apahabar.com

Ceramah

Batalkan Haji Padahal Sudah Diniatkan, Berdosakah?
apahabar.com

Habar

Masjidil Haram Dibersihkan 6 kali Sehari, 3.500 Pekerja Dilibatkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com