CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air KPK OTT Bupati Kutai Timur dan Istrinya di Jakarta




Home Kalsel

Kamis, 7 Mei 2020 - 11:18 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Apindo Kalsel Ingatkan Pengusaha Bayar THR

Redaksi - Apahabar.com

Ketua Apindo Kalsel Supriadi. Foto-Tribun

Ketua Apindo Kalsel Supriadi. Foto-Tribun

apahabar.com, BANJARMSIN – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ingatkan para pengusaha tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada karyawannya.

Meski surat edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) memberikan kelonggaran para pengusaha untuk menyicil, bahkan menunda THR. Apindo tetap menganjurkan pengusaha tetap membayar THR.

“Hal tersebut tentu dapat dilakukan dengan sebelumnya ada perundingan secara bipartite antara pengusaha dan pekerja dan dilandasi dengan laporan keuangan yang transfaran dan bisa dipertanggung jawabkan,” kata Ketua Apindo Kalsel Supriadi, Kamis (7/8).

Dia menjelaskan bagi para pengusaha yang mampu membayar, jangan memanfaatkan surat edaran itu sebagai alasan tak membayar THR.

Baca juga :  Pakai Strategi Khusus, Proyek Kutabamara Jalan Terus

Sesuai dengan Permenaker No 06 Tahun 2016, THR keagamaan wajib dibayarkan 7 hari sebelum lebaran.

Selain itu, berdasarkan ketentuan yang diatur dalam UU No 13 Tahun 2003 dan PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, setiap pengusaha wajib membayar THR 100% bagi pekerja yang memiliki masa kerja di atas 1 tahun.

Sebelumnya Apindo Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung kebijakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) melalui surat edarannya.

“Alhamdulillah, pengajuan rekomendasi DPP Apindo Kalsel melalui DPN Apindo tanggal 20 April lalu sudah disetujui presiden,” kata Ketua Apindo Kalsel Supriadi, Kamis (7/8).

Baca juga :  Kades Jirak Ditembak Mati, Tabalong Siapkan Pengganti

Dia menyebut permintaan usulan yang bersumber dari para pengusaha itu di jawab Presiden Jokowi, lewat Surat Edaran dari permenaker RI No M/6/HI.00.01/V/2020 mengenai tentang pemberian THR tahun 2020 dalam masa pendemi Covid-19.

Surat edaran menker Fauziyah tentang ketentuan Tunjangan Hari Raya (THR), sempat di tunggu-tunggu oleh para pengusaha maupun buruh.

Di Kalsel para buruh sempat menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menyuarakan pengusaha tetap mencairkan THR para buruh. Apalagi di tengah Pandemi virus Corona saat ini.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

21 Tahun Merawat Anaknya yang Lumpuh, Nenek Nurhasanah Tetap Tegar
apahabar.com

Kalsel

Perubahan Raperda Pajak dan Retribusi Umum Diharap Dapat Meningkatkan PAD Banjar
apahabar.com

Kalsel

Kans Denny Indrayana di Pilgub Kalsel, Pengamat: Jalan Terjal
apahabar.com

Kalsel

Minim Persiapan, Tari Lalakun Kati Sabet Juara II Pesona Budaya Banjar
apahabar.com

Kalsel

Polemik Pelabuhan Ikan di Kotabaru, Dewan Kalsel Khawatir PAD Stagnan
apahabar.com

Kalsel

OTT Komisioner KPU RI: ‘Lampu Kuning’ di Pilkada Serentak Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Torehan Sejarah (2); Kereta Api di Kalsel Dimiliki Perusahaan Tambang
apahabar.com

Kalsel

MTQ Nasional ke-51 Tingkat Kota, Juara Umum Tahfiz dan Tilawah Diraih Peserta Asal Banjarmasin Selatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com