Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Diamankan, Nelayan asal Sulsel Tak Tahu Pandemi Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 20 Mei 2020 - 10:58 WIB

Diamankan, Nelayan asal Sulsel Tak Tahu Pandemi Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong meminta keterangan dua nelayan tradisional asal Bitung, Selasa (19/5). Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Dua nelayan asal Bitung, Sulawesi Selatan, Rivo dan Darius tidak mengetahui ada pandemi virus Corona baru di daratan karena hampir setahun hidup di laut.

Sebelumnya, mereka berdua diamankan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di perairan Sorong, Selasa (19/5).

Karenanya, kedua nelayan tradisional itu juga tidak mengetahui ada pembatasan wilayah untuk mencegah penyebaran Covid-19 karena empat bahkan enam bulan sekali baru menginjak daratan.

“Kami berdua tinggal dan menjaga Bagan ikan yang terletak antara perairan Sorong dan Kabupaten Tambrauw. Empat kadang enam bulan sekali baru kami turun melihat daratan,” ujar Darius saat dimintai keterangan personel Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong di Kantor Wali Kota Sorong.

Dia bersama Rivo telah bekerja sebagai pemancing ikan dasar di Bagan, perairan Sorong dan Tambrauw sejak 2018. Mereka berdua menginjak daratan empat atau bahkan enam bulan sekali.

“Minggu lalu kami ke daratan Kota Sorong baru mendengar orang-orang sekitar sebut-sebut ada virus Corona. Saat menumpang kapal penampungan ikan kembali ke Bagan langsung diamankan petugas barulah kami tahu ada pembatasan aktivitas karena Corona,” ujarnya.

Fenty, petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong memberikan penjelasan kepada kedua nelayan tradisional tersebut, tentang pandemi Corona dan semua ketentuan penanganannya.

Ia mendata kedua nelayan tradisional tersebut dan membuat pernyataan untuk mereka agar karantina mandiri, serta tidak bepergian ke daerah lain selama masa pembatasan akses. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kejari Bandarlampung Siapkan 7 Jaksa dalam Perkara Penusukan Syekh Ali Jaber
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut 2 Orang di Indonesia Positif Virus Corona
apahabar.com

Nasional

KPK Segera Panggil Menpora Imam Nahrawi
apahabar.com

Nasional

Soal Netralitas di Pilkada, Tjahjo Kumolo: Banyak ASN Gagal Paham
apahabar.com

Nasional

Prabowo Kembali Beraktivitas
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Bersyukur Indonesia Naik Status
apahabar.com

Nasional

Jokowi: 105 Ribu APD untuk Tenaga Medis Segera Didistribusikan
apahabar.com

Nasional

Terbaring di Rumah Sakit, Begini Kondisi Terkini Ustaz Yusuf Mansur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com