3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Dianggap Zona Hijau, Banjarbaru Boleh Gelar Salat ID?

- Apahabar.com Selasa, 19 Mei 2020 - 16:32 WIB

Dianggap Zona Hijau, Banjarbaru Boleh Gelar Salat ID?

Suasana salat id di Masjid Jami Banjarmasin tahun lalu. Foto sebagai ilustrasi: apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Indikator warna jadi penentu boleh tidaknya Salat Idulfitri digelar saat wabah Covid-19 melanda.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banjarbaru, Napiah Muhja telah menerima Fatwa MUI pusat. Termasuk surat sambungan dari MUI Kalsel.

Fatwa itu telah ia sampaikan ke Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Kita sudah memberitahukan kepada wali kota, jadi nanti akan dirapatkan soal ini.” ujarnya dihubungi apahabar.com, Selasa (19/5) siang.

Menurut informasi yang didapatnya dari Wali Kota Nadjmi Adhani, Banjarbaru diklaim tak lagi zona merah.

“Alhamdulillah kalau kata wali kota kita ini kuning dan hijau,” ungkapnya

Kategori warna itu dinilainya cukup penting. Dan nantinya akan dimuat dalam surat keputusan.

“Tetapi kita tunggu saja surat keputusan dari wali kota nanti,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, kata dia, akan diadakan rapat guna membahas hal tersebut pada Kamis (21/5) nanti.

Setelahnya, hasil rapat akan segera diumumkan ke masjid-masjid di wilayah Banjarbaru.

“Jadi pada intinya kita tunggu rapat Kamis nanti apa keputusannya. Termasuk soal wilayah mana yang boleh atau tidak,” pungkasnya.

MUI Banjarbaru sudah mengedarkan surat dari MUI pusat dan MUI provinsi kepada sebagian Masjid di Banjarbaru.

Namun itu hanya bersifat edaran. Nantinya akan dikuatkan lagi melalui surat dari wali kota.

Yang mana surat dari wali kota ini ialah hasil dari rapat pada Kamis nanti.

Sebagai informasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa pelaksanaan salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19.

Fatwa nomor 28 tahun 2020 itu berisi tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri Saat Pendemi Covid-19.

Di dalamnya tertulis prinsip pelaksanaan salat Idul Fitri masih bisa digelar. Akan tetapi pelaksanaan itu diperbolehkan kepada daerah yang dinyatakan oleh tim gugus tugas daerah aman terkendali.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

27 Ribu KK di Banjarbaru Terima Bansos, Berikut Rinciannya
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Lewat FASI, Banjarbaru Kian Religius
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Kampanye Food Loss and Waste, Ini Pesan Ririn Nadjmi untuk Ibu Rumah Tangga
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Luar Biasa, PKK Banjarbaru Borong 11 Piala
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Nadjmi Buka MTQ ke XVII Kota Banjarbaru
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wali Kota Ingatkan Anggota DPRD Banjarbaru Jaga Keharmonisan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Darmawan Jaya Ingin Atlet Sumbang Medali di PON XX Papua
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Ikut Bersih-Bersih Bantaran Sungai Kemuning
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com