Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas Siap-Siap! Hasnur Mau Lepas Saham Perusahaan Kapalnya ke Publik

Dianggap Zona Hijau, Banjarbaru Boleh Gelar Salat ID?

- Apahabar.com     Selasa, 19 Mei 2020 - 16:32 WITA

Dianggap Zona Hijau, Banjarbaru Boleh Gelar Salat ID?

Suasana salat id di Masjid Jami Banjarmasin tahun lalu. Foto sebagai ilustrasi: apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Indikator warna jadi penentu boleh tidaknya Salat Idulfitri digelar saat wabah Covid-19 melanda.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banjarbaru, Napiah Muhja telah menerima Fatwa MUI pusat. Termasuk surat sambungan dari MUI Kalsel.

Fatwa itu telah ia sampaikan ke Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Kita sudah memberitahukan kepada wali kota, jadi nanti akan dirapatkan soal ini.” ujarnya dihubungi apahabar.com, Selasa (19/5) siang.

Menurut informasi yang didapatnya dari Wali Kota Nadjmi Adhani, Banjarbaru diklaim tak lagi zona merah.

“Alhamdulillah kalau kata wali kota kita ini kuning dan hijau,” ungkapnya

Kategori warna itu dinilainya cukup penting. Dan nantinya akan dimuat dalam surat keputusan.

“Tetapi kita tunggu saja surat keputusan dari wali kota nanti,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, kata dia, akan diadakan rapat guna membahas hal tersebut pada Kamis (21/5) nanti.

Setelahnya, hasil rapat akan segera diumumkan ke masjid-masjid di wilayah Banjarbaru.

“Jadi pada intinya kita tunggu rapat Kamis nanti apa keputusannya. Termasuk soal wilayah mana yang boleh atau tidak,” pungkasnya.

MUI Banjarbaru sudah mengedarkan surat dari MUI pusat dan MUI provinsi kepada sebagian Masjid di Banjarbaru.

Namun itu hanya bersifat edaran. Nantinya akan dikuatkan lagi melalui surat dari wali kota.

Yang mana surat dari wali kota ini ialah hasil dari rapat pada Kamis nanti.

Sebagai informasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa pelaksanaan salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19.

Fatwa nomor 28 tahun 2020 itu berisi tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri Saat Pendemi Covid-19.

Di dalamnya tertulis prinsip pelaksanaan salat Idul Fitri masih bisa digelar. Akan tetapi pelaksanaan itu diperbolehkan kepada daerah yang dinyatakan oleh tim gugus tugas daerah aman terkendali.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pansus Penanganan Covid-19 Dibentuk di Banjarbaru
banjarbaru

Pemko Banjarbaru

Jelang Ramadan, Wawali Banjarbaru Sidak Ketersediaan Bapok
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Walikota Rayakan 10 Muharam Bersama Anak Yatim
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Walikota Hadiri HUT Ke-3 Kejogja Kalsel
kafe banjarbaru

Pemko Banjarbaru

Pengusaha Bersyukur Banjarbaru PPKM hingga 8 Februari
PPKM

Pemko Banjarbaru

Tindaklanjuti Seruan Gubernur Kalsel, Pemkot Banjarbaru Bahas Penerapan PPKM
Banjarbaru

Pemko Banjarbaru

Cuti Wawali Banjarbaru Selesai, Lonjakan Kasus Covid-19 di Pilkada Jadi Atensi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com