Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Dibayangi Covid-19, VC Gantikan Kunjungan ke Rutan Marabahan

- Apahabar.com Sabtu, 23 Mei 2020 - 20:37 WIB

Dibayangi Covid-19, VC Gantikan Kunjungan ke Rutan Marabahan

Masih dibayangi pandemi, silaturahmi warga binaan Rutan Marabahan hanya terhubung melalui video call. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Kendati tak dapat bertatap muka, keluarga warga binaan (WBP) Rutan Kelas IIB Marabahan masih bisa terhubung dengan video call (VC).

Rutan Marabahan sudah meniadakan jam kunjungan keluarga, sejak 23 Maret 2020 atau berbarengan dengan pandemi Covid-19 yang mulai merajalela

Lantas sebagai pengganti, disediakan video call yang menghubungkan keluarga dengan warga binaan.

Mengingat pandemi belum juga berakhir, layanan kunjungan idulfitri tetap ditiadakan. Namun keluarga maupun warga tak perlu khawatir, karena video call masih tersedia.

“Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan No. PAS-18.OT.02.02 TAHUN 2020, layanan kunjungan diganti dengan layanan video call,” jelas Kepala Rutan Marabahan, Andi Gunawan, Sabtu (23/5).

“Kami benar-benar menghindari kontak langsung. Kalau satu saja warga binaan yang terpapar, cepat sekali menular kepada warga binaan lain,” sambungnya.

Pun keluarga yang ingin menitipkan barang atau makanan, diwajibkan menggunakan masker dan masuk bilik sterilisasi.

Rutan Marabahan sendiri menyediakan dua unit Personal Computer (PC) yang dilengkapi webcam. Melalui PC itu, warga binaan dan keluarga dapat berkomunikasi melalui video call Whatsapp ke nomor 085654030875 dan 082149310340.

Sementara untuk keluarga yang tidak memiliki Whatsapp, Rutan Marabahan menyediakan dua unit telepon seluler.

“Layanan video call ini dibuka untuk semua warga binaan mulai pukul 09.00 hingga 11.30 dan 15.00 hingga 16.00,” beber Andi.

Namun tidak semua warga binaan dapat menggunakan video call. Seiring remisi yang diusulkan Rutan Marabahan, mereka bisa saja dapat langsung pulang dan berkumpul bersama keluarga.

“Kami mengusulkan sekitar 200 warga binaan. Namun kemungkinan tidak semuanya, karena beberapa di antaranya sudah mendapat manfaat program asimilasi,” tandas Andi.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Angkasa Pura Syamsudin Noor, Sunat Ratusan Anak Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pihak Keluarga Tegaskan Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul Bukan Sarana Politik
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat
apahabar.com

Ekbis

BRI KC Marabahan Umumkan Pemenang Panen Hadiah Simpedes Periode II
Aziz

Kalsel

Periksa Komisioner KPU, Polda Kalsel Minta Belasan Sampel Tanda Tangan
Pasien Covid-19

Kalsel

Pasien Covid-19 asal Simpang Empat Tutup Usia, Total 85 Orang di Tanbu
Pjs Bupati Kotabaru

Kalsel

Hari Ini Ratusan PNS Baru Disumpah, Simak Pesan Pjs Bupati Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Rumah Kosong di Gatot Subroto Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com