3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Dibayangi Sentimen Negatif Global, Rupiah Terkoreksi Dekati Rp15.000

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 11:14 WIB

Dibayangi Sentimen Negatif Global, Rupiah Terkoreksi Dekati Rp15.000

Ilustrasi seorang pegawai bank tengah menghitung penukaran uang rupiah dengan dolar AS. Foto: Bisnis.com

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (04/05) pagi terkoreksi mendekati Rp15.000 per dolar AS dibayangi sentimen negatif global.

Pada pukul 9.39 WIB, rupiah melemah 113 poin atau 0,76 persen menjadi Rp14.995 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.882 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, mengatakan, sentimen negatif kelihatannya membayangi pergerakan pasar keuangan hari ini.

“Pasar khawatir dengan pelonggaran karantina wilayah di beberapa negara akan menimbulkan kasus Corona gelombang kedua,” ujar Ariston, Senin.

Selain itu, pasar juga mengkhawatirkan ketegangan hubungan antara AS dan China belakangan ini, karena provokasi AS akan memicu perang dagang lagi antar kedua negara.

Pasar juga mengantisipasi buruknya data-data ekonomi di AS dan di negara-negara pandemi lainnya yang akan dirilis pekan ini, seperti data tenaga kerja, data indeks aktivitas sektor jasa dan manufaktur, neraca perdagangan, dan data lainnya.

“Rupiah mungkin bisa melemah mengikuti sentimen negatif tersebut,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan berpotensi tertekan menuju level Rp15.000 per dolar AS dan level dukungan di Rp14.800 per dolar AS.

Pada akhir pekan lalu (30/4), rupiah ditutup menguat signifikan 413 poin atau 2,7 persen menjadi Rp14.882 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.295 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bisnis Syariah Mesti Melek Teknologi Digital
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Rupiah Kembali Berpotensi Tertekan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Efek Stimulus Jumbo AS
apahabar.com

Ekbis

Kuliah Umum Adaro, Memperkuat Pertumbuhan Wirausaha di Balangan
apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Oh My Gig Hadirkan Girl Band KPop “GFriend”
apahabar.com

Ekbis

Sejumlah Kebutuhan Pokok di Singkawang Naik Jelang Tutup Tahun
apahabar.com

Ekbis

Huawei Siapkan Empat Skenario Menuju Implementasi 5G

Ekbis

Aktivitas Manufaktur Mulai Menggeliat, Rupiah Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com