Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Dijadikan Tempat Karantina, Operasional Kecamatan Alalak Pindah

- Apahabar.com Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:31 WIB

Dijadikan Tempat Karantina, Operasional Kecamatan Alalak Pindah

Kantor Kecamatan Alalak yang harus dikosongkan, sebelum dijadikan tempat karantina hasil rapid test massal. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Terhitung mulai 2 Juni 2020 nanti tu v, operasional Kecamatan Alalak tidak lagi di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 2,5.

Penyebabnya adalah kantor baru Kecamatan Alalak tersebut direncanakan menjadi tempat karantina hasil rapid test reaktif massal yang dilakukan, Sabtu (30/5).

Sesuai instruksi Bupati Barito Kuala (Batola), Alalak menjadi salah satu kecamatan yang diminta menyediakan tempat karantina sendiri.

Selain mengantisipasi potensi penambahan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), daya tampung Mess KTM di Marabahan cuma 30 tempat tidur.

“Setelah kawasan kantor dijadikan tempat karantina, untuk sementara operasional kecamatan bergabung dengan Kelurahan Handil Bakti,” jelas Muhammad Sya’rawi, Camat Alalak.

Dengan demikian, Kecamatan Alalak kembali ke kantor lama. Setelah pendirian kantor kecamatan baru, bangunan di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 7,8 tersebut diserahkan kepada Kelurahan Handil Bakti.

“Kami tidak bisa menentukan durasi penggabungan kantor ini. Semua bergantung kepada masa karantina,” beber Sya’rawi.

“Kendati kantor bergabung, situasi kerja tetap normal lantaran kecamatan hanya menggunakan aula atau satu ruangan saja,” sambungnya.

Direncanakan rapid test massal ini menyasar 472 warga Alalak dengan rincian 117 orang di Kompleks Kemuning RT 26, serta 80 warga Kompleks Basyir Azmi. Kesemuanya berlokasi di Handil Bakti.

Kemudian pemeriksaan dilakukan terhadap 100 warga Pulau Alalak, ditambah 75 orang lagi dari Kompleks Kebun Jeruk Kelurahan Berangas Timur.

Selain pemukiman warga, rapid test yang ditangani Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan dan Batola ini juga memeriksa 100 pedagang maupun pembeli di Pasar Berangas Barat.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berkas Lengkap, Bekas Dua Kadishub Banjarbaru Segera Diadili

Kalsel

Di Kalsel, Pengedar Pakai Wanita Jadi Gudang Sabu
apahabar.com

Kalsel

13 SMP Negeri di Banjarmasin Kekurangan Siswa, Ini Solusinya
apahabar.com

Kalsel

Satu Tim Bakal Pasangan Calon Pilwali Banjarmasin Diduga Berbuat Curang
apahabar.com

Kalsel

6 Hari Masa Kampanye, Bawaslu Tagih Jadwal Kampanye Paslon Pilbup Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Respons Rontoknya Sejumlah Laporan, Tim Denny Akan Gelar Aksi Teatrikal di Bawaslu Kalsel

Kalsel

VIDEO: Cafe Rumah The Panasdalam Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

TKD Jokowi-Ma’ruf Kalsel Nilai Keputusan Muhidin Tepat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com