7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan

Dinkes Tanbu Rapid Tes Puluhan Pedagang Pasar di Pagatan

- Apahabar.com Jumat, 1 Mei 2020 - 16:15 WIB

Dinkes Tanbu Rapid Tes Puluhan Pedagang Pasar di Pagatan

Pedagang di Pasar Raya Bumi Pangeran, Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir mengikuti rapid tes. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Sebanyak 80 pedagang di Pasar Raya Bumi Pangeran, Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir mengikuti rapid tes, Jumat (1/5).

Rapid tes yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Tanah Bumbu dalam upaya melaksanakan instruksi Bupati Sudian Noor sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

Rapid tes adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yaitu IgM dan IgS yang di produksi oleh tubuh untuk melawan virus corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan Covid-19.

“Rapid tes ini kita laksanakan untuk mencegah penularan Covid-19, utamanya ke pedagang di pasar-pasar tradisional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk pedagang sayur dan ikan keliling,” terang Sudian Noor.

Selain pedagang, rapid tes juga akan dilakukan kepada masyarakat yang masih melaksanakan ibadah di masjid.

Meskipun sudah ada imbauan pemerintah untuk melaksanakan ibadah di rumah untuk menghindari berkumpulnya banyak orang.

“Untuk mencegah penularan Covid-19 rapid tes kita lakukan, karena jika tidak dicegah maka tidak hanya berdampak pada kesehatan saja, namun juga berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat,” beber Bupati.

Sudian Noor mengimbau kepada masyarakat agar disiplin untuk melaksanakan upaya pencegahan penularan Covid-19 ini dengan mentaati segala anjuran dari pemerintah.

“Jalankan apa yang sudah diinstruksikan pemerintah seperti memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak atau physical distancing, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, serta tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang penting dan mendesak,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Sudian Noor juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak ada rencana untuk menutup pasar. Namun hanya mengatur jam operasionalnya saja.

Selain itu, untuk menghindari penularan virus corona ini pula, para pedagang hanya diperbolehkan berjualan di domisili tempat tinggalnya masing-masing.

Kemudian setiap pengelola pasar wajib menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun dan wajib menjaga kebersihan lingkungan pasar, melaksanakan penyemprotan disinfektan secara rutin, menjaga jarak, serta diharuskan menggunakan masker bagi pedagang dan pembeli.

Reporter: Syahriadi
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Besarnya Antusiasme Peserta Khataman Al-Qur’an di Tanah Bumbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

5 Jam Lebih, Excavator Belum Berhasil Robohkan Tunggul Ulin ‘Keramat’
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pendaftaran CPNS Tanbu Resmi Dibuka Hari Ini, Cek Kuotanya di Sini
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

KPM PKH di Tanbu Terima Bantuan Rp300 Ribu perbulan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Dua Puskesmas Ini Direncanakan Jadi Puskesmas Ramah Anak
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ingin Menulis Novel? Gol A Gong Sarankan Kuasai Ilmu Ini
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ada Pungli di Tanbu? Segera Laporkan!
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Tiba-tiba Bersihkan Sampah, Aksi Komunitas Sepeda Bikin Kaget Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com