BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Dipicu Peringatan Gubernur The Fed, Rupiah Ditutup Melemah

- Apahabar.com Kamis, 14 Mei 2020 - 19:45 WIB

Dipicu Peringatan Gubernur The Fed, Rupiah Ditutup Melemah

Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Mandiri Syariah, Jakarta. Foto-Antara/Nova Wahyudi/aww.

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (14/05) sore melemah dipicu peringatan Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell dalam pidatonya Rabu (13/5) malam.

Rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14.885 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.865 per dolar AS.

“Sentimen utama pelemahan rupiah hari ini adalah peringatan Powell akan risiko besar yang masih dihadapi oleh perekonomian karena wabah COVID-19,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.

Powell mengatakan bahwa bank sentral AS akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk memerangi kejatuhan ekonomi yang parah akibat pandemi COVID-19, dalam acara webcast dengan Peterson Institute for International Ekonomi (PIIE).

Pernyataan itu muncul setelah berbagai data menunjukkan pandemi terus merusak perekonomian terbesar di dunia itu.

Amerika Serikat mencatat rekor kehilangan pekerjaan sebanyak 20,5 juta pada April, dan tingkat pengangguran naik menjadi 14,7 persen.

Lebih dari 1,38 juta kasus COVID-19 dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat pada Rabu (13/5) sore dengan lebih dari 83.000 kematian

Namun, Ariston menambahkan, tekanan terhadap rupiah tidak besar karena banyak investor masih yakin dengan perekonomian Indonesia terbukti dengan tingginya minat terhadap surat utang negara (SUN).

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.893 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.885 per dolar AS hingga Rp14.934 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.946 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.887 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Biji Plastik, Pertamina Resmikan OTS Kilang Polypropylene
apahabar.com

Ekbis

Aptrindo Jamin Angkutan Kebutuhan Pokok Hingga Lebaran Aman
apahabar.com

Ekbis

Peran BUMN Kembangkan Kawasan Industri Masih Minim
apahabar.com

Ekbis

Dari Banjarmasin, Giliran NAM Air Perkuat Bandara Samarinda
apahabar.com

Ekbis

Pupuk Indonesia Catatkan Pendapatan Rp 71,25 Triliun
apahabar.com

Ekbis

3 Hal yang Harus Anda Pahami tentang Volatilitas Perdagangan
apahabar.com

Ekbis

Negosiasi Perang Dagang, Xi Jinping Kontak Trump Via Telepon
apahabar.com

Ekbis

Erick Pastikan Jiwasraya Punya Modal untuk Restrukturisasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com