Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes BREAKING NEWS! Kepala Bappeda Tanbu Meninggal Dunia

Disetujui Kemenkes, Palangka Raya Segera Terapkan PSBB

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 22:47 WIB

Disetujui Kemenkes, Palangka Raya Segera Terapkan PSBB

Usulan Kota Palangka Raya untuk menerapkan PSBB sebagai upaya memutus rantai Covid-19 telah disetujui Kemenkes. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (7/5).

Persetujuan PSBB tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor HK.01.O7/MENKES/294/2O2O tentang penetapan PSBB di wilayah Kota Palangka Raya, dalam rangka percepatan penanganan Corona virus disease atau Covid-19. Di tandangani oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Ada pun pertimbangan Kemenkes menyetujui penerpan PSBB di Palangka Raya, karena adanya peningkatan kasus penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan dan cepat serta diiringi dengan kejadian transmisi lokal.

Lantas, berdasarkan hasil kajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lainnya, maka perlu dilaksanakan PSBB, untuk menekan penyebaran Covid-19 semakin meluas di sana.

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng dr Suyuti Syamsul membenarkan perihal persetujuan PSBB Kota Palangka Raya oleh Kemenkes.

“Barusan tadi saya dapat pemberitahuannya, tetapi kapan berlakunya silahkan tanya ke kota ya,” kata Suyuti, Kamis (7/5).

Namun Suyuti menekankan, jika sudah diterapkan PSBB, hendaknya masyarakat tetap disiplin, agar cepat memutuskan mata rantai penyebaran Covid -19.

Sebab, menurutnya, berkaca dari daerah yang sudah terlebih dulu menerapkan PSBB, ternyata masih banyak masyarakat yang “bandel”.

Sementara itu Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, kendati persetujuan PSBB sudah diketahui, namun tidak otomatis langsung diberlakukan.

“Kalau sudah diterima resmi, kita pelajari dirumuskan baru diterapkan. Itu tahapannya. Jadi kalau sekarang masih belum,” ujarnya.

Menurut Fairid penerapan Pembatasan Sosial Kelurahan Humanis (PSKH) yang telah dilakukan di Kota Palangka Raya, tidak jauh berbeda dengan PSBB.

Hanya saja, ada item-item dalam PSBB lebih dipertegas, seperti larangan tidak boleh sama sekali masuk keluar daerah.

“PSKH, kita sudah lakukan pos per rt mulai jalan, bantuan juga berjalan dan data yang belum terima masuk terus. Kalau masalah pembatasan kami malah duluan melakukan,” imbuhnya.

Reporter: Ahc23
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Curhat Masriani, Pria di Banjar yang Keliling Indonesia demi Anak
apahabar.com

Kalteng

Hasil Rapid Test ABK KM Pancar Mas, 1 Dinyatakan Reaktif
apahabar.com

Kalteng

Program SIMPUN Disdukcapil Kapuas Menuju Top 45 KIPP
apahabar.com

Kalteng

Datun-Mustafa Siap Bersaing Rebut Ketua KNPI Barut
apahabar.com

Kalteng

Gunung Timang Kini Punya Cagar Budaya Rumah Singa Ngenuh

Kalteng

Pemuda di Pangkalan Bun Ngamuk, Kekasihnya Dijemput Pria Lain
apahabar.com

Kalteng

Dipastikan, Golkar-Nasdem Usung Petahana Sugianto-Edy Pratowo di Pilgub Kalteng 2020
apahabar.com

Kalteng

53 Pedagang Pasar Pendopo Muara Teweh Mulai Pindah ke Lapangan Hijau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com