Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Edukasi Calon Pengantin, BKKBN Luncurkan Website Siap Nikah

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 05:30 WIB

Edukasi Calon Pengantin, BKKBN Luncurkan Website Siap Nikah

ILUSTRASI: Pengantin baru. Foto-Istimewa

Terbit Selasa (5/5) Pagi

 

apahabar.com, JAKARTA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan website Siap Nikah.

Website itu ditujukan untuk mengawal kesiapan nikah pasangan generasi muda, terutama milenial.

“Bahwa (dengan gerakan ini) kita harus siap mengawal calon-calon pasangan usia subur, baik dari sisi reproduksi, sisi biologi, pun dari sisi ekonomi,” kata Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo dalam acara peluncuran web siapnikah.org yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Senin (4/5).

Ia mengatakan seiring dengan transformasi industrialisasi 4.0, perilaku manusia, terutama generasi milenial yang saat ini berada di usia produktif, juga menjadi sangat berbeda.

Sehingga membutuhkan pendekatan berbeda pula dalam memberikan edukasi.

Oleh karena itu, BKKBN meluncurkan siapnikah.org sebagai sebuah gerakan baru yang diharapkan dapat mudah dipahami oleh generasi milenial.

Melalui web tersebut, BKKBN, kata Hasto, ingin memberikan pemahaman kepada generasi milenial tentang pentingnya mempersiapkan pernikahan agar menghasilkan generasi yang unggul.

“Karena kita ingin lebih memperhatikan generasi-generasi baru yang mau menjadi pasangan di usia subur,” katanya.

Web yang diluncurkan bersama Rumah Perubahan tersebut, kata dia, berisi tentang berbagai macam informasi dan edukasi yang perlu diketahui generasi muda saat mempersiapkan pernikahan.

Sehingga keluarga yang mereka bentuk menjadi keluarga yang berkualitas.

Melalui web tersebut, BKKBN ingin mengedukasi generasi muda tentang pentingnya mengetahui risiko kesehatan yang dihadapi calon ibu jika menikah di bawah usia 20 tahun.

“Bahwa kalau hubungan seks pada usia 16 tahun itu ternyata mulut rahimnya (perempuan) masih terbuka, daerah yang mau menjadi kanker masih di luar, tapi ternyata setelah usia 20 tahun mulut rahimnya sudah sangat berbeda,” katanya.

Melalui web tersebut, BKKBN ingin juga mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda yang akan menikah.

Yang ditekankan adalah dalam mempersiapkan pernikahan bukanlah pada persiapan acara nikahnya, tetapi bagaimana mempersiapkan calon pasangan baik dari sisi kesehatan, biologis maupun kesiapan ekonominya, sehingga menghasilkan generasi baru yang unggul.

“Bahwa yang perlu dipersiapkan sebelum menikah itu bukan prewedding yang menghabiskan puluhan bahkan ratusan juta rupiah, tetapi bagaimana menyiapkan sperma (calon) suami yang butuh 75 hari untuk membuat sperma yang sehat. Sehingga yang diperlukan adalah dengan minum zinc, asam folat atau vitamin C (yang bermanfaat untuk kesehatan janin),” katanya.

BKKBN berharap dengan peluncuran web edukasi tersebut, masyarakat, terutama milenial, dapat teredukasi sehingga mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum menikah.

Gerakan tersebut juga diharapkan dapat mengubah pola pikir sehingga masyarakat memiliki kesadaran tentang pentingnya untuk tidak menikah di bawah usia 20 tahun.(Ant)

EditorAhmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Diduga Ada Penumpang Positif Covid-19, KM Kelud Akan Dikarantina
apahabar.com

Kalsel

22 Juli, Pendaftaran Seleksi Calon Guru Penggerak Ditutup
apahabar.com

Nasional

Ketika Sisa Makanan Ditukar dengan Rupiah
apahabar.com

Nasional

Gempa 2,9 SR Guncang Konawe
apahabar.com

Nasional

Viral, Dokter ‘Cantik’ Rupanya Gadungan
apahabar.com

Nasional

TNI AL Kirim Kapal Perang ke Perbatasan, Ada Apa?
apahabar.com

Nasional

Doa PDIP Untuk Jokowi: Tak Dapat Menteri Bertopeng Pencari Jabatan  
apahabar.com

Nasional

Peringatan Satu Dasawarsa Erupsi Merapi, Momentum Penyadaran Kolektif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com