Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi Cuaca Kalsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan Teten Masduki Sebut Pengembangan Produk Kriya Perlu Libatkan Agregator IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk
agustus

Eks Kades di Batola Edarkan Upal di Kapuas

- Apahabar.com     Jumat, 1 Mei 2020 - 11:09 WITA

Eks Kades di Batola Edarkan Upal di Kapuas

R, mantan kepala desa yang diduga mengedarkan uang palsu di Kapuas. Foto-Polres Kapuas for Antara

apahabar.com, KAPUAS – Seorang mantan kepala desa (kades) ditangkap karena dilaporkan mengedarkan uang palsu (upal) di Kota Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

“Terlapor warga Barito Kuala, dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan uang,” kata Kapolres Kapuas AKBP Esa Estu Utama diwakili Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Tri Wibowo, di Kuala Kapuas, Jumat (1/5).

Kejadian berawal di sebuah warung di kawasan Jalan Jepang atau lintas Trans Kalimantan, Kota Kuala Kapuas. Saat itu, mantan kepala desa berinisial R itu datang ke sebuah warung milik Eva Ayu yang merupakan korban.

Tersangka memesan minuman dan menikmatinya. Setelah beberapa saat kemudian, pelaku melakukan pembayaran dengan uang sebesar Rp100 ribu, namun korban curiga dengan uang tersebut dan meminta untuk menukar dengan uang lainnya.

“Setelah merasa dicurigai oleh korban, pelaku ini langsung pergi dari warung dan meninggalkan uang yang diduga palsu tersebut. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Kapuas,” kata Tri.

Hasil pemeriksaan sementara, untuk di Kapuas pelaku sudah mengedarkan uang palsu di tiga lokasi tersebut, dengan modus berpura-pura membeli sesuatu.

Lokasi pelaku menjalankan aksinya, yaitu di Bundaran Besar Jalan Pemuda, daerah Sei Baras Jalan Trans Kalimantan, dan terakhir di Jalan Jepang di sebuah warung.

Uang palsu didapat pelaku dari Surabaya sebanyak Rp10 juta ditukar dengan uang asli sebesar Rp3 juta, dan kemudian diedarkannya di beberapa tempat di Banjarmasin dan Kabupaten Kapuas.

“Kami telah mengamankan pelaku dan barang bukti satu lembar uang palsu Rp100 ribu. Saat ini, pelaku masih dalam proses pengembangan lebih lanjut atas perbuatannya tersebut,” ujarnya pula.

Tri menambahkan atas perbuatannya tersebut tersangka akan dijerat dengan Pasal 36 ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang setiap orang dan atau mengedarkan rupiah yang diketahui merupakan rupiah palsu, dan terancam kurungan 15 tahun penjara. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Petugas saat melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah pelaku. Foto - Istimewa.

Tak Berkategori

Simpan Sabu di Seragam Sekolah, Pemuda di Amuntai Ditangkap Polisi

Tak Berkategori

Terpilih Secara Aklamasi, Nado Pimpin Koperasi Jasa An Noor Saradang
apahabar.com

Tak Berkategori

Pelajar SMP di Banjarmasin Siap-Siap, Senin UNBK Dimulai
Bupati HSS Persilakan Audit

Tak Berkategori

Proyek Islamic Center Tak Bermasalah, Bupati HSS Persilakan Audit
apahabar.com

Tak Berkategori

Cekcok, Suami di Tapin Bunuh-Bakar Istri Usai Berhubungan Intim
apahabar.com

Tak Berkategori

Pelaku Penggelapan Motor Diringkus
apahabar.com

Tak Berkategori

Selasa Pagi, Kabut Asap di Pontianak Semakin Pekat
apahabar.com

Tak Berkategori

Tersandung Asusila, Gusti Makmur Diberhentikan KPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com